| 01 Mei 2006 - 09:08 | |||
| Munculnya Awan Bertuliskan Allah Dan Muhammad Mungkin Kita Banyak Lalai Laksanakan Perintah | |||
| Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Sumatera Utara Drs H ZA Nurdin, SH dan Ketua Bidang Fatwa MUI Sumut Dr Lahmuddin Nasution sependapat, jika benar kumpulan awan bertuliskan Allah dan Muhammad dalam tulisan dan bahasa Arab, itu berarti Allah SWT telah menunjukkan kebesaran dan kekuasaannya. "Allah SWT sebagai al khaliq (pencipta) bisa berkehendak apa saja," kata Nurdin secara terpisah kepada Waspada di Medan Selasa (25/4). Ratusan pelajar dan guru SMA Negeri 3 Jl Budi Kemasyarakatan, Yos Sudarso Medan, heboh dengan munculnya gumpalan awan berbentuk tulisan Allah dan Muhammad dalam huruf Arab di angkasa pada Senin (24/4) sekira pukul 08:15. Katanya, fenomena itu membuktikan besarnya kekuasaan Allah SWT sedang manusia sebagai hamba sama sekali tidak ada artinya terkecuali bagi mereka yang beriman. "Saya tidak tahu ada apa di balik peristiwa itu," katanya. Namun, Nurdin berharap fenomena itu jangan dihubungkan dengan hal-hal yang bermuara pada kemungkaran. Akan tetapi, fenomena alam itu harus dilihat sebagai besarnya kekuasaan Allah SWT dan mampu semakin menambah ketaqwaan kepada-Nya. Sebagai hamba, tegasnya, jangan meminta perlindungan kepada siapapun kecuali Allah sebagai yang maha kuasa dan menentukan terhadap segala sesuatunya. Justru, apapun yang terjadi dalam hidup dan kehidupan ini kita harus tetap ingat dan mengingat Allah sebagai al khaliq alam semesta. Menurutnya, jika Allah sudah berkehendak semua bisa terjadi dan siapapun tidak akan bisa menghalanginya. Itu semua merupakan kebesaran dan kita wajib untuk patuh dan taat kepadanya kapan dan di manapun juga tanpa kecuali. Justru, kalau meminta pertolongan dan apapun bentuknya harus kepada Allah bukan kepada yang lain. "Jangan meminta kenaikan pangkat atau jabatan ke dukun," katanya. Kebenaran Menurut Nasution, fenomena alam itu harus ditanggapi dengan sadar bahwa sebagai orang yang beriman itu adalah untuk membangun kesadaran diri sejauh mana sudah menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhkan larangannya. Fenomena alam di mana kumpulan awan bertuliskan Allah dan Muhammad dalam tulisan Arab, tidak dapat ditukang-tukangi atau direkayasa melainkan merupakan kehendak Allah sebagai al khaliq. Sedang Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Sumut Drs. Syakira Zandi menyebutkan, sebagai umat Muhammad SAW harus melihat fenomena alam sebagai suatu kebesaran Allah dalam mengatur alam beserta isinya. Allah SWT menciptakan alam dan isinya untuk memperkuat manusia beriman kepadanya. "Fenomena alam itu juga menjadi ayat yang harus dibaca oleh manusia bukan hanya Al Quran," tegasnya. Manusia harus rajin dan lebih banyak membaca ayat-ayat Allah, sehingga mengetahui betul apa sebenarnya hakikat dari hidup dan kehidupan ini. Jika kita rajin membaca ayat-ayat Allah, maka akan semakin bertambah pula keimanan terhadap kekuasaan dan kebesaran Allah, lanjut Sakira. Back to Quran
Sumber : WASPADA Online | |||
Saturday, March 3, 2007
KEAJAIBAN ALLAH SWT
MUSLIMAH
| Bidadari itu : "Perempuan Shaleh" |
| oleh : Jalaludin Rakhmat |
| "Benarkah hadis yang mengatakan bahwa kebanyakan penghuni neraka itu perempuan ?" tanya seorang murid kepada Imam Ja'far. Fakih besar abad kedua hijrah itu tersenyum. "Tidakkah anda membaca ayat Al-Qur'an - Sesungguhnya Kami menciptakan mereka sebenar-benarnya ; Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh cinta dan berusia sebaya (QS 56:36- 37) -. Ayat ini berkenaandengan para bidadari, yang Allah ciptakan dari perempuan yang saleh. Di surga lebih banyak bidadari daripada laki-laki mukmin." Secara tidak langsung, Imam Ja'far menunjukkan bahwa hadis itu tidak benar, bahwa kebanyakan penghuni surga justru perempuan. Hadis yang 'mendiskreditkan' perempuan ternyata sudah masyhur sejak abad kedua hijrah. Tetapi sejak itu juga sudah ada ahli agama yang menolaknya. Dari Imam Ja'far inilah berkembang mazhab Ja'fari, yang menetapkan bahwa akikah harus sama baik buat laki-laki maupun perempuan. Pada mazhab-mazhab yang lain, untuk anak laki-laki disembelih dua ekor domba, untuk anak perempuan seekor saja. Mengingat sejarahnya, mazhab Ja'fari lebih tua, karena itu lebih dekat dengan masa Nabi daripada mazhab lainnya. Boleh jadi, hadis- hadis yang memojokkan perempuan itu baru muncul kemudian : sebagai produk budaya yang sangat maskulin ? Karena banyak ayat turun membela perempuan, pada zaman Nabi para sahabat memperlakukan istri mereka dengan sangat sopan. Mereka takut, kata Abdullah, wahyu turun mengecam mereka. Barulah setelah Nabi meninggal, mereka mulai bebas berbicara dengan istri mereka (Bukhari). Umar, ayah Abdullah, menceritakan bagaimana perempuan sangat bebas berbicara kepada suaminya pada zaman Nabi. Ketika Umar membentak karena istrinya membantahnya dengan perkataan yang keras istrinya berkata : Kenapa kamu terkejut karena aku membantahmu ? Istri-istri Nabi pun sering membantah Nabi dan sebagian malah membiarkan Nabi marah sejak siang sampai malam. Ucapan itu mengejutkan Umar : Celakalah orang yang berbuat seperti itu. Ia segera menemui Hafsah, salah seorang istri Nabi : Betulkah sebagian di antara kalian membuat Nabi marah sampai malam hari ? Betul, jawab Hafsah (Bukhari). Menurut riwayat lain, sejak itu Umar diam setiap kali istrinya memarahinya. Aku membiarkannya, kata Umar, karena istriku memasak, mencuci, mengurus anak-anak, padahal semua itu bukan kewajiban dia. Anehnya, sekarang, di dunia Islam, pekerjaan itu dianggap kewajiban istri. Ketika umat Islam memasuki masyarakat industri, berlipat gandalah pekerjaan mereka. Berlipat juga beban dan derita mereka. Untuk menghibur mereka para mubalig ( juga mubalighat ) bercerita tentang pahala buat wanita saleh yang mengabdi (atau menderita) untuk suaminya : Sekiranya manusia boleh sujud kepada manusia lain, aku akan memerintahkan istri untuk sujud kepada suaminya (hadis 1). Bila seorang perempuan menyakiti suaminya, Allah tidak akan menerima salatnya dan semua kebaikan amalnya sampai dia membuat suaminya senang (hadis 2). Siapa yang sabar menanggung penderitaan karena perbuatan suaminya yang jelek, ia diberi pahala seperti pahala Asiyah binti Mazahim (hadis 3). Setelah hadis-hadis ini, para khatib pun menambahkan cerita-cerita dramatis. Konon, Fathimah mendengar Rasul menyebut seorang perempuan yang pertama kali masuk surga. Ia ingin tahu apa yang membuatnya semulia itu. Ternyata, ia sangat menaati suaminya begitu rupa, sehingga ia sediakan cambuk setiap kali ia berkhidmat kepada suaminya. Ia tawarkan tubuhnya untuk dicambuk kapan saja suaminya mengira service-nya kurang baik. Cerita ini memang dibuat-buat saja. Tidak jelas asal-usulnya. Tetapi hadis-hadis itu memang termaktub dalam kitab-kitab hadis. Hadis 1 diriwayatkan dalam Sunan Abu Dawud. Tetapi Bukhari (yang lebih tinggi kedudukannya dari Abu Dawud) dan Ahmad meriwayatkan hadis sebagai berikut : Ketika Aisyah ditanya apa yang dilakukan Rasulullah di rumahnya, ia berkata: "Nabi melayani keperluan istrinya menyapu rumah, menjahit baju, memperbaiki sandal, dan memerah susu." Anehnya, hadis ini jarang disebut oleh para mubalig. Karena bertentangan dengan 'kepentingan laki-laki' ? Hadis-hadis lainnya ternyata dipotong pada bagian yang merugikan laki- laki. Setelah hadis 2, Nabi berkata,"Begitu pula laki-laki menanggung dosa yang sama seperti itu bila ia menyakiti dan berbuat zalim kepada istrinya." Dan sebelum hadis 3, Nabi berkat, "Barang siapa yang bersabar (menanggung penderitaan) karena perbuatan istrinya yang buruk, Allah akan memberikan untuk setiap kesabaran yang dilakukannya pahala seperti yang diberikan kepada Nabi Ayyub." Tetapi, begitulah, kelengkapan hadis ini jarang keluar dari khotbah mubalig ( yang umumnya laki-laki ). Maka sepeninggal Nabi, perempuan disuruh berkhidmat kepada laki-laki, sedangkan laki-laki tidak diajari berkhidmat kepada perempuan. Fikih yang semuanya dirumuskan laki-laki menempatkan perempuan pada posisi kedua. Beberapa gerakan Islam yang dipimpin laki-laki menampilkan ajaran Islam yang 'memanjakan' laki-laki. Ketika sebagian perempuan muslimat menghujat fikih yang mapan, banyak laki-laki saleh itu berang. Mereka dituduh agen feminisme Barat, budak kaum kuffar. Mereka dianggap merusak sunnah Nabi. Nabi saw berkata, "Samakanlah ketiak kamu memberi anak-anakmu. Bila ada kelebihan, berikan kelebihan itu kepada anak perempuan." Ketika ada sahabat yang mengeluh karena semua anaknya perempuan, Nabi berkata, "Jika ada yang mempunyai anak perempuan saja, kemudian ia memeliharanya dengan sebaik-baiknya, anak perempuan itu akan menjadi pengahalang baginya dari api neraka (Muslim). Pendeknya, dahulukan perempuan, kata Nabi dahulu. Pokoknya utamakan laki-laki, teriak kita sekarang. Disalin tanpa ijin dari buku: |
About..........NIKAH
| Proposal Nikah |
| KADO BUAT YANG MAU DAN SIAP MENIKAH..BARAKALLAHU !! (By : 4121X13) |
| Latar Belakang Ibunda dan Ayahanda yang sangat saya hormati, saya cintai dan sayangi, semoga Allah selalu memberkahi langkah-langkah kita dan tidak putus-putus memberikan nikmatNya kepada kita. Amin Ibunda dan Ayahanda yang sangat saya hormati..sebagai hamba Allah, saya telah diberi berbagai nikmat. Maha Benar Allah yang telah berfirman : "Kami akan perlihatkan tanda-tanda kebesaran kami di ufuk-ufuk dan dalam diri mereka, sehingga mereka dapat mengetahui dengan jelas bahwa Allah itu benar dan Maha Melihat segala sesuatu". Nikmat tersebut diantaranya ialah fitrah kebutuhan biologis, saling membutuhkan terhadap lawan jenis.. yaitu: Menikah ! Fitrah pemberian Allah yang telah lekat pada kehidupan manusia, dan jika manusia melanggar fitrah pemberian Allah, hanyalah kehancuran yang didapatkannya..Na'udzubillah ! Dan Allah telah berfirman : "Janganlah kalian mendekati zina, karena zina adalah perbuatan yang buruk lagi kotor" (Qs. Al Israa' : 32). Ibunda dan Ayahanda tercinta..melihat pergaulan anak muda dewasa itu sungguh amat memprihatinkan, mereka seolah tanpa sadar melakukan perbuatan-perbuatan maksiat kepada Allah. Seolah-olah, dikepala mereka yang ada hanya pikiran-pikiran yang mengarah kepada kebahagiaan semu dan sesaat. Belum lagi kalau ditanyakan kepada mereka tentang menikah. "Saya nggak sempat mikirin kawin, sibuk kerja, lagipula saya masih ngumpulin barang dulu," ataupun Kerja belum mapan , belum cukup siap untuk berumah tangga��, begitu kata mereka, padahal kurang apa sih mereka. Mudah-mudahan saya bisa bertahan dan bersabar agar tak berbuat maksiat. Wallahu a'lam. Ibunda dan Ayahanda tersayang..bercerita tentang pergaulan anak muda yang cenderung bebas pada umumnya, rasanya tidak cukup tinta ini untuk saya torehkan. Setiap saya menulis peristiwa anak muda di� majalah Islam, pada saat yang sama terjadi pula peristiwa baru yang menuntut perhatian kita..Astaghfirullah.. Ibunda dan Ayahanda..inilah antara lain yang melatar belakangi saya ingin menyegerakan menikah. Dasar Pemikiran Dari Al Qur��an dan Al Hadits :
Tujuan Pernikahan
Kesiapan Pribadi
Akibat Menunda atau Mempersulit Pernikahan
Namun, umumnya yang terjadi di masyarakat di seputar pernikahan adalah sebagai berikut ini :
Memperbaiki Niat : Innamal a'malu binniyat....... Niat adalah kebangkitan jiwa dan kecenderungan pada apa-apa yang muncul padanya berupa tujuan yang dituntut yang penting baginya, baik secara segera maupun ditangguhkan. Niat Ketika Memilih Pendamping Rasulullah bersabda "Barangsiapa yang menikahkan (putrinya) karena silau akan kekayaan lelaki meskipun buruk agama dan akhlaknya, maka tidak akan pernah pernikahan itu dibarakahi-Nya, Siapa yang menikahi seorang wanita karena kedudukannya, Allah akan menambahkan kehinaan kepadanya, Siapa yang menikahinya karena kekayaan, Allah hanya akan memberinya kemiskinan, Siapa yang menikahi wanita karena bagus nasabnya, Allah akan menambahkan kerendahan padanya, Namun siapa yang menikah hanya karena ingin menjaga pandangan dan nafsunya atau karena ingin mempererat kasih sayang, Allah senantiasa memberi barakah dan menambah kebarakahan itu padanya."(HR. Thabrani). "Janganlah kamu menikahi wanita karena kecantikannya, mungkin saja kecantikan itu membuatmu hina. Jangan kamu menikahi wanita karena harta / tahtanya mungkin saja harta / tahtanya membuatmu melampaui batas. Akan tetapi nikahilah wanita karena agamanya. Sebab, seorang budak wanita yang shaleh, meskipun buruk wajahnya adalah lebih utama". (HR. Ibnu Majah). Nabi SAW. bersabda : Janganlah kalian menikahi kerabat dekat, sebab (akibatnya) dapat melahirkan anak yang lemah (baik akal dan fisiknya) (Al Hadits). Dari Jabir r.a., Sesungguhnya Nabi SAW. telah bersabda, ��Sesungguhnya perempuan itu dinikahi orang karena agamanya, kedudukan, hartanya, dan kecantikannya ; maka pilihlah yang beragama." (HR. Muslim dan Tirmidzi). Niat dalam Proses Pernikahan Masalah niat tak berhenti sampai memilih pendamping. Niat masih terus menyertai berbagai urusan yang berkenaan dengan terjadinya pernikahan. Mulai dari memberi mahar, menebar undangan walimah, menyelenggarakan walimah. Walimah lebih dari dua hari lebih dekat pada mudharat, sedang walimah hari ketiga termasuk riya'. "Berikanlah mahar (mas kawin) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan."(Qs. An Nisaa (4) : 4). Rasulullah SAW bersabda : "Wanita yang paling agung barakahnya, adalah yang paling ringan maharnya" (HR. Ahmad, Al Hakim, Al Baihaqi dengan sanad yang shahih). Dari Aisyah, bahwasanya Rasulullah SAW. telah bersabda, "Sesungguhnya berkah nikah yang besar ialah yang sederhana belanjanya (maharnya)" (HR. Ahmad). Nabi SAW pernah berjanji : "Jangan mempermahal nilai mahar. Sesungguhnya kalau lelaki itu mulia di dunia dan takwa di sisi Allah, maka Rasulullah sendiri yang akan menjadi wali pernikahannya." (HR. Ashhabus Sunan). Dari Anas, dia berkata : " Abu Thalhah menikahi Ummu Sulaim dengan mahar berupa keIslamannya" (Ditakhrij dari An Nasa'i)..Subhanallah.. Proses pernikahan mempengaruhi niat. Proses pernikahan yang sederhana dan mudah insya Allah akan mendekatkan kepada bersihnya niat, memudahkan proses pernikahan bisa menjernihkan niat. Sedangkan mempersulit proses pernikahan akan mengkotori niat. "Adakanlah perayaan sekalipun hanya memotong seekor kambing." (HR. Bukhari dan Muslim) Pernikahan haruslah memenuhi kriteria Lillah, Billah, dan Ilallah. Yang dimaksud Lillah, ialah niat nikah itu harus karena Allah. Proses dan caranya harus Billah, sesuai dengan ketentuan dari Allah.. Termasuk didalamnya dalam pemilihan calon, dan proses menuju jenjang pernikahan (bersih dari pacaran / nafsu atau tidak). Terakhir Ilallah, tujuannya dalam rangka menggapai keridhoan Allah. Sehingga dalam penyelenggaraan nikah tidak bermaksiat pada Allah ; misalnya : adanya pemisahan antara tamu lelaki dan wanita, tidak berlebih-lebihan, tidak makan sambil berdiri (adab makanan dimasyarakat biasanya standing party-ini yang harus di hindari, padahal tidak dicontohkan oleh Rasulullah SAW yang demikian), Pengantin tidak disandingkan, adab mendo'akan pengantin dengan do'a : Barokallahu laka wa baroka 'alaikum wa jama'a baynakuma fii khoir.. (Semoga Allah membarakahi kalian dan melimpahkan barakah kepada kalian), tidak bersalaman dengan lawan jenis, Tidak berhias secara berlebihan ("Dan janganlah bertabarruj (berhias) seperti tabarrujnya jahiliyah yang pertama" - Qs. Al Ahzab (33), Meraih Pernikahan Ruhani Jika seseorang sudah dipenuhi dengan kecintaan dan kerinduan pada Allah, maka ia akan berusaha mencari seseorang yang sama dengannya. Secara psikologis, seseorang akan merasa tenang dan tentram jika berdampingan dengan orang yang sama dengannya, baik dalam perasaan, pandangan hidup dan lain sebagainya. Karena itu, berbahagialah seseorang yang dapat merasakan cinta Allah dari pasangan hidupnya, yakni orang yang dalam hatinya Allah hadir secara penuh. Mereka saling mencintai bukan atas nama diri mereka, melainkan atas nama Allah dan untuk Allah. Betapa indahnya pertemuan dua insan yang saling mencintai dan merindukan Allah. Pernikahan mereka bukanlah semata-mata pertemuan dua insan yang berlainan jenis, melainkan pertemuan dua ruhani yang sedang meniti perjalanan menuju Allah, kekasih yang mereka cintai. Itulah yang dimaksud dengan pernikahan ruhani. KALO KITA BERKUALITAS DI SISI ALLAH, PASTI YANG AKAN DATANG JUGA SEORANG (JODOH UNTUK KITA) YANG BERKUALITAS� PULA (Al Izzah 18 / Th. 2) Penutup "Hai, orang-orang beriman !! Janganlah kamu mengharamkan apa yang dihalalkan oleh Allah kepada kamu dan jangan kamu melampaui batas, karena Allah tidak suka kepada orang-orang yang melampaui batas." (Qs. Al Maidaah (5) : 87). Karena sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan. Dan sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan (Qs. Alam Nasyrah (94) : 5- 6 ). Ibunda dan Ayahanda yang sangat saya hormati, saya sayangi dan saya cintai atas nama Allah.. demikanlah proposal ini (secara fitrah) saya tuliskan. Saya sangat berharap Ibunda dan Ayahanda.. memahami keinginan saya. Atas restu dan doa dari Ibunda serta Ayahanda..saya ucapkan "Jazakumullah Khairan katsiira". "Ya Allah, jadikanlah aku ridho terhadap apa-apa yang Engkau tetapkan dan jadikan barokah apa-apa yang telah Engkau takdirkan, sehingga tidak ingin aku menyegerakan apa-apa yang engkau tunda dan menunda apa-apa yang Engkau segerakan.. YA ALLAH BERILAH PAHALA DALAM MUSIBAHKU KALI INI DAN GANTIKAN UNTUKKU YANG LEBIH BAIK DARINYA.. Amiin" ==================================== Maraji / Referensi :
|
Kurindu Undangan-Mu,bertatap dengan-Mu
Masjidil Nabawi & Masjidil Haram
| post a comment |
| Azimin Bin Abdul Hamid | | 16-Oct-2006 05:36 |
| Rabia Ahmed | | 07-Jan-2006 20:53 |
| SUBHAAN ALLAH.ALHAMDULILLAH i and my family performed umrah this year and i am very proud to say that there are no such places like Musjidil Haram and Musjide Nabwi.And i pray to Allah may every muslim get this dream come true in his or her life atleast once. Aamin | ||
Gerakan Kultural Membantu Upaya Perbaikan Kondisi Bangsa |
| Arsip Profil profil |
Salah satu jamuan Allah terhadap hambaNya adalah Sholat malam atau Tahajud, Allah menjamin ahli tahajud dengan ampunan dan pertolongan. Tanpa pertolongan Allah laksana layang-layang yang putus talinya, tanpa arah dan ketenangan. Shalat Tahajud ini dilakukan pada malam hari setelah shalat Isya dan disyaratkan tidur terlebih dahulu. Pelaksanaan Tahajud itu sendiri dikaitkan dengan waktu yang utama, yaitu sepertiga malam terakhir. Keutamaan Ahli Tahajud 2. Adab Shalat Tahajud 3. Waktu dan Cara Shalat Tahajud 4. Pengaruh Shalat Tahajud dalam Kehidupan Sumber : |
Thursday, March 1, 2007
Indahnya Silaturahim
Pun dengan saling bersentuhan tangan seperti yang biasa kita lakukan dihari fitri,jika hanya sebatas aktifitas bersentuhan,bagaimana dengan orang yang diberi batsan dengan tidak memiliki tangan.oleh karena itu perlu kita sadari bahwa silaturahim tidak hanya sebatas rekayasa gerak gerik tubuh tapi pelibatan hati.Dengan kombinasi bahasa hati dan tubuh ini yang akan menjadi kekuatan untuk berbuat lebih baik dan lebih bermutu. Dari sini terlihat jelas betapa pentingnya menyambungkan tali silaturahim betapa tidak,!dengan silaturahim akan terjalin rasa kasih sayang sesama manusia bahkan dengan mahluk Alloh lainnya,bila ini terjadi maka rahmat dan kasih sayang Alloh pun akan turun dan menaungi hidup kita.Tapi sebaliknya rahmat dan kasih sayang Alloh akan menjauh bila tali silaturahim terputus.Rasulullah bersabda"sesungguhnya rahmat Alloh tidak akan turun yang didalamnya ada orang yang memutuskan tali persaudaraan". Dengan tersambungnya tali silaturahim,maka ukhuwah islamiyah akan terjalin dengan baik,pintu rahmat dab pertolongan Alloh pun akan terbuka lebar.Semoga Alloh memberikan kelayakan bagi kita untuk mendapatkan rahmat-Nya atas silaturahim yang kita jaga,Wallahu'alam bishowab.
Tuesday, February 27, 2007
Sukses Dunia Akhirat
Dalam Islam kesuksesan tidak diukur dari sisi duniawi semata,melainkan harus berorientasi pula pada akhirat.Kesuksesan hakiki hanya dimiliki oleh orang yang sungguh-sungguh berupaya mengenal Alloh,taat kepada aturan-Nya,menjauhi larangan-Nya serta terus berupaya memperbaiki diri. Rahasia kesuksesan itu ada dalam rumusan yang kita kenal dengan"tujuh Be",pertama yaitu beribadah dengan benar dan istiqomah,ibadah menjadi pondasi bagi kita untuk mencapai kemuliaan Alloh.jika shalat ,tilawah sedekahnya terbengkalai,itu berarti sudah merobohkan pondasi bangunan sendiri.setelah memperbaiki ibadah,berakhlak terpuji,akhlak adalah respon spontan terhadap kejadian,bila akhlak kita baik maka kita akan merespon setiap kejdian apapun dengan sikap terbaik kita,ia dijamin memiliki akhlak terpuji dalam pandangan Alloh dan dibuat terpuji dalam pandangan orang yang beriman.Be yang ketiga belajar dan berlatih tiada henti,jangan ada hari tanpa nambah ilmu,sehari tanpa uang itu takkan rugi tapi sehari tanpa ilmu itu mudah tertipu,setelah punya ilmu,saatnya bekerja keras dengan cerdas,namun itu tidak cukup tanpa disertai dengan iklas ,tuntas dan berkwalitas.Banyak kita temui orang yang bekerja keras,peras keringat namun tidak cerdas sehingga hasil yan didapat tidak sesuai dengan usaha.Be yang kelima bersahaja dalam hidup sesudah kita peroleh dengan kerja keras maka kita mulai latih hidup untuk handal ,propesional jangan besar pasak dari pada tiang. Be yang keenam bantu sesama,ini rahasia kekayaan sejati harga yang kita lelaki,aman ,harta yang kita muliki akan ber lalu begitu saja tanpa adanya kepeduliann ita untuk membantu yang kekurangan,Semua ibarat angin yang tak berbebas,yang ketujuh bersihkan hati selalu.semua yang dilakukan berepotensi unuk mengotori hati,namun semua akan menjadi nilai ibadah jika kebersihan hati terjaga.ketujuh kunci kesuksessan tersebut,hanya akan menjadi slogan jika tidak ada keingingn untuk merealisassikan.Wallahu A'lam bi Shawab
Merasakan Nikmatnya Ibadah

Monday, February 26, 2007
Panduan Z I S W A

Rasulullah bersabda:"harta benda tidak akan berkurang karena disedekahkan".
Sebaliknya bagi mereka yang enggan untuk menafkahkan hartanya dijalan Alloh,maka Alloh akan menjadikan harta ereka sebagai fasilitas siksa didalam kehidupan duia dan mati dalam status "kafir",(QS:AL Taubah/9:54-55).
II.Pengertian ZISWA
A.Zakat
Zakat menurut etimologi berati berkat,bersih, berkembang dan baik,Menurut istilah adalah jumlah tertentu yang diabil dari harta tertentu untk didistribusikan kepada orang tertetu adalah zakat karena,dapat mengembangkan dan menjauhkan harta yang telah diambil zakatnya dari bahaya,menurut Ibnu Taimiah,hati dan harta orang yang membayar zakat tersebut menjadi suci dan bersih serta berkembang secara maknawi.
B.Infak
Perumusan infak dalam rumusan Al-Jurjani adalah menggnakan harta untuk enutupi suatu keperluan atau belanja dijalan Alloh,sebagia ulama fiqh engatakan bahwa shadaqah sunnah dinamakan infak sebagian lain mengatakan,infak wajib dikatakan zakat,sedangkan infak sunnah dinamakan shadaqah.
C.Wakaf
Menurut istilah,wakaf adalah enahan dzat suatu benda dan mengabil manfaat benda tersebut untuk kepentingan islam.
III.DASAR HUKUM
A.ZAKAT
1.AL QURAN
a.Hai orang -orang yang beriman,nafkahkanlah dijalan Alloh sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang kami keluarkan dari bumi untuk kamu,dan janganlah kamu memilih yang buruk buruk lalu kamu menafkahkan daripadananya,padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya elainkan dengan memicingkan mata terhadapnya.Dan ketahuilah bahwa Alloh maha kaya lagi maha terpuji."(AL Baqarah/02:267).
b.Pungut zakat dari kekayaan mereka,berarti kau membersihkan dan mensucikan mereka dengan zakat itu,keudian doakanlah mereka,doamu itu sungguh memberikan kedamaian buat mereka .Alloh Maha Mendengar,Maha Mengetahui."(QS:At Taubah/09:103)
2.AL HADITS
"Islam dibangun diatas lima pondasi,mengaku bahwa tidak ada tuhan selain Alloh dan bahwa
Muhammad adalah Rasulullah,melaksanaka sholat,membayar zakat,melaksanakan ibadah haji kebaitullah bagi orang yang mampu serta berpuasa pada bulan Ramadhan."(H.R. Bukhari dan Muslim).


Sunday, February 25, 2007
KIAT SEHAT ALA RASULULLAH
- SELALU BANGUN SEBELUM SUBUH ,Rasul selalu mengajak ummatnya untuk bangun sebelum subuh,melaksanakan sholat sunnah dan sholat fardhu,sholat subuh berjamaah.
- AKTIF MENJAGA KEBERSIHAN,Rasul selalu senantiasa rapi & bersih,tiap hari kamis dan jumaat beliau mencuci rambut-rambut halus dipipi,selalu memotong kuku,bersisir dan berminyak wangi.
- GEMAR BERJALAN KAKI,Rasul selalu berjalan kaki ke masjid,pasar,mengunjungi rumah sahabat,dan sebagainya.Dengan berjalan kaki,keringat akan mengalir,pori-pori terbuka dan peredaran darah akan lancar.
- TIDAK PEMARAH,Nasihat Rasulullah:"JANGAN MARAH"diulangi sampai 3 kali.ini menunjukan hakekat kesehatan dan kekuatan muslim bukanlah terletak pada jasadiyah belaka,tetapi lebih jauh yaitu dilandasi oleh kebersihan dan kesehatan jiwa.
- OPTIMIS DAN TIDAK PUTUS ASA,Sikap optimis akan memberikan dampak psikologis yang mendalam bagi kelapangan jiwa sehingga tetap sabar,istiqomah dan bekerja keras,serta tawakal kepada ALLOH SWT.
- TAK PERNAH IRI HATI,Untuk menjaga stabilitas hati & kesehatan jiwa,mentalitas maka menjauhi iri hati merupakan tindakan preventif yang sangat tepat.
Saturday, February 24, 2007
Kiat Aa
Memiliki pribadi unggul adalah dambaan setiap orang,namun tidak semua orang dapat mengetahui dan memahami jalan menuju kesana.Kadangkala kita merasa unggul menurut penilaian kita,tanpa amal nyata,padahal sebenarnya pribadi unggul hanyalah dimiliki oleh seseorang yang berprestasi,yang mampu menorehkan karya nyata. Pribadi unggul sudah ada di diri uswah kita,Rasulullah SAW,Ia unggul karena telah menorehkan prestai yang begitu jelas melalui risalah,akhlak dan etos kerjanya. Seharusnya kitapun sanggup untuk mencontohnya dalam setiap ucap,gerak dan langkah kita.namun mersa diri cukup dengan apa yangtelah diperbuatlah,menjadikan kita terjebak akan kepuasan yang semu,yang sebenarnya masih jauh dari keunggulan .Untuk itu ada tiga aspek yang bisa mengantarkan seseorang mewujudkannya.
Pertama,kemampuan mengoreksi sikap mental,disini diperlukan sikap ulet untuk terus mengoreksi kesalahan memperbaikinya,dan mencoba untuk terus memningkatkan kemampuan.Setiap kesalahan berusaha untuk terus memperbaikinya.Kedua,berada dalam lingkungan yang kondusif,hal ini disebabkan karena faktor lingkungan sangat berpengaruh pada pribadi seseorang.Pilihlah lingkungan yang sekiranya bisa memacu kita untuk terus melakukan kebaikan,dan tinggalkan lingkungan yang sekiranya bisa menjebak kita dalam kelalaian.Ketiga,perbanyak silaturahim,silaturahi akan menjadi cermin diri,Betapa banyak manfaat yang akan didapat selain memanjangkan umur,meningkatkan ukhuwah,juga mendatangkan rezeki,dan yang terpenting mendatangkan ilmu,dengan bertegur sapa,menjadi jpeluang bagi kita untuk mendapatkan asupan ilmu.Mudah-mudahan dengan ketiga potensi luar biasa ini,kita diberikan kemampuan untuk menjadi pribadi ungggul,pribadi yang mampu berprestasi,yang siap menghadapi setiap tantangan dalam proses menuju keunggulan hakiki,Insya Alloh.
Tuesday, February 20, 2007
Kiat Aa
Monday, February 19, 2007
KEWAJIBAN Qt PADA_NYA
- Tahhajud.......ddddd........n'....alhamdulillah sudah
- Subuh......Alhamdulillah......dah...tuh
- Dhuha.....nya......ya Alhamdulillah dah juga
- Dzuhur......mmmhhh...dah.....juga...
- Ashar........tadi dah......palagi ya....
- Maghrib.......ya Alloh .......
- Isya........smoga aja ga ketinggalan dah waktunya nih...
- ingat saat sholat......jangan dilalaikan......
About imam Ali Bin Abi Thalib as
KISAH-2 IMAM ALI BIN ABI THALIB AS
Munajat Malam


