ikatlah ilmu dengan menuliskannya"sanitomichie"

Wednesday, April 18, 2007

Untuk Calon Istriku,....

"Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu kebahagiaan yg lain akan terbuka. tetapi acapkali kita hanya terpaku terutama pada pintu yg tertutup sehingga kita tidak melihat pintu lain yg dibukakan untuk kita".(Anonymous)

Melangkah dalam satu tujuan menuju ridho illahi.


Untuk Calon Istriku
Oleh : Cucuk Hariyanto

Assalammu'alaikum Wr... Wb...

Apa kabar calon istriku? Hope u well and do take care...
Allah selalu bersama kita

Ukhtiku...
Masihkah menungguku...?

Hm... menunggu, menanti atau whatever-lah yang sejenis dengan itu kata orang membosankan. Benarkah?!
Menunggu...
Hanya sedikit orang yang menganggapnya sebagai hal yang 'istimewa'
Dan bagiku, menunggu adalah hal istimewa
Karena banyak manfaat yang bisa dikerjakan dan yang diperoleh dari menunggu
Membaca, menulis, diskusi ringan, atau hal lain yang bermanfaat

Menunggu bisa juga dimanfaatkan untuk mengagungkan-Nya,
melihat fenomena kehidupan di sekitar tempat menunggu,
atau sekadar merenungi kembali hal yang telah terlewati
Eits, bukan berarti melamun sampai angong alias ngayal dengan pikiran kosong
Karena itu justru berbahaya, bisa mengundang makhluk dari 'dunia lain' masuk ke jiwa

Banyak hal lain yang bisa kau lakukan saat menunggu
Percayalah bahwa tak selamanya sendiri itu perih
Ngejomblo itu nikmat, jenderal!
Ups, itu judul tulisanku beberapa waktu lalu

Bahwa di masa penantian, kita sebenarnya bisa lebih produktif
Mumpung waktu kita masih banyak luang
Belum tersita dengan kehidupan rumah tangga
Jadi waktu kita untuk mencerahkan ummat lebih banyak
Karena permasalahan ummat saat ini pun makin banyak

Karenanya wahai bidadari dunia...
Maklumilah bila sampai saat ini aku belum datang
Bukan ku tak ingin, bukan ku tak mau, bukan ku menunda
Tapi persoalan yang mendera bangsa ini kian banyak dan kian rumit
Begitu banyak anak tak berdosa yang harus menderita karena busung lapar, kurang gizi, lumpuh layuh hingga muntaber
Belum lagi satu per satu kasus korupsi tingkat tinggi yang membuktikan bahwa negeri ini 'sarang tikus'
Ditambah lagi bencana demi bencana yang melanda negeri ini
Meski saat ini hidup untuk diri sendiri pun rasanya masih sulit
Namun seperti seorang ustadz pernah mengatakan bahwa hidup untuk orang lain adalah sebuah kemuliaan Memberi di saat kita sedang sangat kesusahan adalah pemberian terbaik
Bahwa kita belumlah hidup jika kita hanya hidup untuk diri sendiri

Ukhtiku...
Di mana pun engkau sekarang, janganlah gundah, janganlah gelisah
Telah kulihat wajahmu dan aku mengerti,
betapa merindunya dirimu akan hadirnya diriku di dalam hari-harimu
Percayalah padaku aku pun rindu akan hadirmu
Aku akan datang, tapi mungkin tidak sekarang
Karena jalan ini masih panjang
Banyak hal yang menghadang
Hatiku pun melagu dalam nada angan
Seolah sedetik tiada tersisakan
Resah hati tak mampu kuhindarkan
Tentang sekelebat bayang, tentang sepenggal masa depan
Karang asaku tiada 'kan terkikis dari panjang jalan perjuangan, hanya karena sebuah kegelisahan
Lebih baik mempersiapkan diri sebelum mengambil keputusan
Keputusan besar untuk datang kepadamu

Ukhtiku...
Jangan menangis, jangan bersedih, hapus keraguan di dalam hatimu
Percayalah pada-Nya, Yang Maha Pemberi Cinta,
bahwa ini hanya likuan hidup yang pasti berakhir
Yakinlah...saat itu pasti 'kan tiba
Tak usah kau risau karena makin memudarnya kecantikanmu
Karena kecantikan hati dan iman yang dicari
Tak usah kau resah karena makin hilangnya aura keindahan luarmu
Karena aura keimananlah yang utama
Itulah auramu yang memancarkan cahaya syurga,
merasuk dan menembus relung jiwa

Wahai perhiasan terindah...
Hidupmu jangan kau pertaruhkan, hanya karena kau lelah menunggu. Apalagi hanya demi sebuah pernikahan. Karena pernikahan tak dibangun dalam sesaat, tapi ia bisa hancur dalam sedetik. Seperti Kota Iraq yang dibangun berpuluh tahun, tapi bisa hancur dalam waktu sekian hari.

Jangan pernah merasa, hidup ini tak adil
Kita tak akan pernah bisa mendapatkan semua yang kita inginkan dalam hidup
Pasrahkan inginmu sedalam qalbu, pada tahajjud malammu
Bariskan harapmu sepenuh rindumu, pada istikharah di shalat malammu
Pulanglah pada-Nya, ke dalam pelukan-Nya
Jika memang kau tak sempat bertemu diriku,
sungguh...itu karena dirimu begitu mulia, begitu suci
Dan kau terpilih menjadi Ainul Mardhiyah di jannah-Nya

Ukhtiku...
Skenario Allah adalah skenario terbaik
Dan itu pula yang telah Ia skenariokan untuk kita
Karena Ia sedang mempersiapkan kita untuk lebih matang,
merenda hari esok seperti yang kita harapkan nantinya
Untuk membangun kembali peradaban ideal seperti cita kita

Ukhtiku...
Ku tahu kau merinduiku, bersabarlah saat indah 'kan menjelang jua
Saat kita akan disatukan dalam ikatan indah pernikahan
Apa kabarkah kau disana?
Lelahkah kau menungguku berkelana?
Lelahkah menungguku kau disana?
Bisa bertahankah kau disana?
Tetap bertahanlah kau disana...
Aku akan segera datang, sambutlah dengan senyum manismu
Bila waktu itu telah tiba,
kenakanlah mahkota itu,
kenakanlah gaun indah itu...
Masih banyak yang harus kucari, 'tuk bahagiakan hidup kita nanti...

Ukhtiku...
Malam ini terasa panjang dengan air mata yang mengalir
Hatiku terasa kelu dengan derita yang mendera,
kutahan derita malam ini sambil menghitung bintang
Cinta membuat hati terasa terpotong-potong
Jika di sana ada bintang yang menghilang,
mataku berpendar mencari bintang yang datang
Kalau memang kau pilihkan aku, tunggu sampai aku datang...

Ku awali hariku dengan tasbih, tahmid dan shalawat
Dan mendo'akanmu agar kau selalu sehat, bahagia,
dan mendapat yang terbaik dari-Nya
Aku tak pernah berharap, kau 'kan merindukan keberadaanku yang menyedihkan ini
Hanya dengan rasa rinduku padamu, kupertahankan hidup
Maka hanya dengan mengikuti jejak-jejak hatimu, ada arti kutelusuri hidup ini
Mungkin kau tak pernah sadar betapa mudahnya kau 'tuk dikagumi
Akulah orang yang 'kan selalu mengagumi, mengawasi, menjaga dan mencintaimu

Ukhtiku...
Saat ini ku hanya bisa mengagumimu,
hanya bisa merindukanmu
Dan tetaplah berharap, terus berharap
Berharap aku 'kan segera datang
Jangan pernah berhenti berharap,
Karena harapan-harapanlah yang membuat kita tetap hidup

Bila kau jadi istriku kelak,
jangan pernah berhenti memilikiku
dan mencintaiku hingga ujung waktu
Tunjukkan padaku kau 'kan selalu mencintaiku
Hanya engkau yang aku harap
Telah lama kuharap hadirmu di sini
Meski sulit, harus kudapatkan
Jika tidak kudapat di dunia...
'kan kukejar sang Ainul Mardhiyah yang menanti di surga

Ku akui cintaku tak hanya hinggap di satu tempat,
aku takut mungkin diriku terlalu liar bagimu
Namun sejujurnya, semua itu hanyalah persinggahan egoku,
pelarian perasaanku
dan sikapmu telah meluluhkan jiwaku
Waktu pun terus berlalu dan aku kian mengerti...
Apa yang akan ku hadapi
Dan apa yang harus kucari dalam hidup

Kurangkai sebuah tulisan sederhana ini,
untuk dirimu yang selalu bijaksana
Aku goreskan syair sederhana ini,
untuk dirimu yang selalu mempesona
Memahamiku dan mencintaiku apa adanya
Semoga Allah kekalkan nikmat ini bagiku dan bagimu
Semoga...

Kau terindah di antara bunga yang pernah aku miliki dahulu
Kau teranggun di antara dewi yang pernah aku temui dahulu
Kau berikan tanda penuh arti yang tak bisa aku mengerti
Kau bentangkan jalan penuh duri yang tak bisa aku lewati
Begitu indah kau tercipta bagi Adam
Begitu anggun kau terlahir sebagai Hawa
Kau terindah yang pernah kukagumi meski tak bisa aku miliki
Kau teranggun yang pernah kutemui meski tak bisa aku miliki
......

(Dewi Khayalan - Daun Band)

Ya Allah...
ringankanlah kerinduan yang mendera
kupanjatkan sepotong doa setiap waktu,
karena keinginan yang menyeruak di dalam diriku

Ya Allah...
ampuni segala kekhilafan hamba yang hina ini
ringankan langkah kami
beri kami kekuatan dan kemampuan
tuk melengkapkan setengah dien ini,
mengikuti sunnah RasulMu
jangan biarkan hati-hati kami
terus berkelana tak perpenghujung
yang hanya sia-sia dengan waktu dan kesempatan
yang telah Engkau berikan
Aamiin...

Wassalamu'alaikum Wr... Wb...

Penuh Cinta Selalu Untuk Selamanya, Fillah(cuplikan : Dudung.net )

Perjalanan Cinta,...

Melangkah dalam satu tujuan menuju ridho illahi.

Tentang Cacar & Sabar

Aku sedang sakit cacar, juga batuk. Aku dapat banyak sekali obat dari dokter. Lima macam! Ditambah salep dan bedak. Salepnya sehari bisa habis satu tube kecil.

Sakit cacar ini rasanya gatal sekali. Tapi tidak boleh digaruk karena kata dokter bisa bopeng. Setiap hari ayah dan bunda bergantian merawatku, juga memakaikan salep dan bedak. Senang deh. Padahal aku sudah besar ya. Tapi tetap saja bagian belakang badan tidak bisa kujangkau dengan tanganku, jadi dibantu ayah bunda.

Sebenarnya aku ingin menangis saking gatal, panas dan perihnya. Tapi setiap lihat senyum ayah dan bunda semua sakit jadi hilang. Aku pun ingin menjadi anak yang sabar dan bersyukur saja. Ini anggap saja ujian kecil yang insya Allah bisa aku atasi. Amiin.

Aku ingat apa yang dikatakan ayah bunda dan guru-guru matahari-ku di sekolah. Sabar itu tak ada batasnya. Kata bunda batas sabar adalah usia. Kata ayah, dalam sabar ada usaha. Allah mengajarkan dalam Al Quran untuk bersabar dengan sabar yang indah....

Kalau ingat itu semua, juga apa yang terjadi di sekitar kita dan dunia, alhamdulillah aku belum mengalami hal yang menuntut kesabaran banyak. Jadi stok sabarku masih penuh sekali.

"Apa? Stok sabar?" Bunda tertawa mendengar perkataanku. "Sabar itu tumbuh bersama diri yang selalu bersyukur."

Kata Ayah: "Tidak perlu distok karena sabar itu tak akan pernah habis dari diri seorang hamba yang bersyukur. Sabar itu buah takwa."

Ah, itu sangat keren, Bunda! Sangat keren, Ayah. Terimakasih sudah mengajarkanku lagi tentang sabar. Tapi ajaran yang paling keren adalah menyaksikan kesabaran ayah bunda padaku pada setiap detik dalam hidupku. Mmmmmuuuuah

Perjalanan Cinta
Bismillaahirrahmanirrahiim…
Ya Allah…kami mulai langkah-langkah kami waktu itu
dengan penuh harap memohon pada-Mu
menunjukkan dan menuntun kami kepada ridho-Mu

Bismillaahirrahmanirrahiim…
Ya Allah…kembali kami bermunajat pada-Mu
Ketika telah Engkau tunjukkan kami jalan-Mu
Dan akan kami langkahkan kaki kami menuju kesana

Ya Allah Ya Raab…
Ijinkan kami memohon
Tuntunan dan bimbingan disetiap langkah kami
Ijinkan kami meminta
Rahmat dan hidayah disepanjang perjalanan kami

Ya Allah Ya Raab…
Kami berharap untuk dapat memenuhi perjalanan kami
dengan segenap cinta karena cinta-Mu
dengan kasih sayang karena ibadah kepada-Mu
dengan kesabaran hati karena rasa syukur pada-Mu

Ya Allah…Ya Raab…
Perkenankan kami…
Dengan perjalanan ini kembali pada-Mu

Ketika kami telah bersatu, maka…
Dalam setiap tarikan napas kami…
Dalam setiap sujud kami…
Dalam setiap langkah kami…
Semoga kami tak lupa bersyukur pada-Mu Ya Allah
Semoga kami tak lalai bertawadhu pada-Mu Ya Raab
Dan menjadikannya penjaga cinta kami pada-Mu. Amien.(intanmpp.blogspot.com)


puisi "Pertanyaan Tentang Cinta "

Pertanyaan tentang cinta

cinta itu memberi

bukan menerima
apalagi meminta
seperti seorang wanita yang
rela menggadaikan hidupnya demi
melahirkan kita
seperti Rabiah yang
tak membutuhkan apaapa
kecuali cinta
untuk mencintai-Nya

Melangkah dalam satu tujuan menuju ridho illahi.

rindu yang berdenyut di nadi
rela dan maaf di sanubari,
uluran tangan tanpa pamrih
kurasa itu cinta

dan ketika kau memutuskan
untuk memeluk Tuhan
di sepanjang jalan berliku
kurasa itu paling cinta

PERTANYAAN TENTANG CINTA



Apakah cinta

selalu menyediakan airmata?


Apakah cinta

selalu menyediakan harapan?


rindu yang berdenyut di nadi

rela dan maaf di sanubari,

uluran tangan tanpa pamrih

kurasa itu cinta


dan ketika kau memutuskan

untuk memeluk Tuhan

di sepanjang jalan berliku

kurasa itu paling cinta



hikmah

Utsman bin Affan r.a. berkata, "Barang siapa hidupnya dalam keseimbangan dunia dan akhirat, dia disenangi Allah; barangsiapa meninggalkan perbuatan dosa, dia disenangi oleh para malaikat; dan barang siapa meninggalkan keserakahan terhadap kaum muslimin, dia dicintai mereka."










Tuesday, April 17, 2007

hadits tentang sabar

"Ketahuilah bahwa sabar, jika dipandang dalam permasalahan seseorang adalah ibarat kepala dari suatu tubuh. Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk. Sama halnya, jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan akan rusak".(Ali bin Abi Thalib)

Monday, April 16, 2007

hikmah,....& Sikap Besar Hati

"Malaikat Jibril datang kepada Nabi Saw, lalu berkata, "Hai Muhammad, hiduplah sesukamu namun engkau pasti mati. Berbuatlah sesukamu namun engkau pasti akan diganjar, dan cintailah siapa yang engkau sukai namun pasti engkau akan berpisah dengannya. Ketahuilah, kemuliaan seorang mukmin tergantung shalat malamnya dan kehormatannya tergantung dari ketidakbutuhannya kepada orang lain." (HR. Ath-Thabrani)


Enam - Tujuh Bulan Yang Lalu

sumpah mati padamu kujatuh hati
sumpah mati padamu ku jatuh cinta
namun sayang ku tak sempat berkenalan denganmu
dari hati kehati, lalu bicara cinta berdua

-Oh Ya oleh K3S-

Dulu suasanya berbeda, meski ditulis di waktu yang sama. Tepat di minggu pagi, setelah sebelumnya tidak tidur semalaman. Merangkum semua hal dari tujuh hari berlari dari kenyataan. Menatap bayangan coklat yang memudar di anak tangga. Berlindungkan kejauhan yang tertutup suasana senja sore itu.

Pernah satu kali, berjalan seaman jarak yang bunyi langkahnya tak terdengar. Tapi memaksa mendengar pembicaraan orang yang dibuat jaraknya itu. Di sebuah belokan di ujung jalan, saat dirinya makin menjauh, kemudian berhenti dibawah lampu jalan, kamu berdiri terpaku, bertingkah yang tak perlu. Tak lama berselang, Ia pergi bersama asap knalpot yang berbaur dengan bau rumput yang baru saja disiram air hujan. Dan dirimu tetap bertingkah yang tak perlu.

Pelajaran pertama tentang mencintai seharusnya adalah sikap besar hati untuk menerima kehilangan. Kemudian yang kedua, adalah sikap teguh hati untuk senantiasa memperjuangkan isi hatinya.

Cukuplah kiranya enam-tujuh bulan kemudian, kamu duduk, lalu menulis makna dari dua hal yang kamu pelajari tersebut. Tulis baik-baik, simpan dalam hati. Dia yang pernah pergi, pasti akan pergi lagi. Selama waktu itu belum datang, dekap Ia jauh di dasar hati, di bagian hati yang bertugas untuk menyayangi. Ingatkan bahwa, kita tidak pernah merasa kehilangan, sampai Ia benar-benar hilang.(inversi.wordpress.com)

Love........& Do'a


Apakah??????
Cinta hanya membutuhkan kejujuran, kesetiaan dan pengorbanan.
Cinta tidak membutuhkan yang lainnya.


Ya Allah......
Aku datang kembali pada-Mu, dengan segala kerendahan hati dan kehinaan.
Aku umat-Mu yang kecil yang penuh dengan kekurangan,
mengharapkan cinta & kasih-Mu.
Alangkah tak berartinya aku dihadapan semua kekuasaan-Mu,
kerajaan-Mu yang meliputi Langit dan bumi.
Jamahlah hatiku ini dengan sentuhan hidayah-Mu.
Bukti kerdilnya aku, untuk menjaga keimananku aku meminta pada-Mu,
Jagalah hatiku untuk selalu dipenuhi berkah-Mu

Ya Rabbi.....
Hanya pada-Mu aku berlindung dari rasa resah dan gelisah.
Hanya pada-Mu aku memohon kemudahan dari himpitan hidup dan segala kesulitan.
Hanya pada-Mu aku menyandarkan dari segala masalah yang menimpaku.
Jadikanlah aku mahluk-Mu yang pandai bersyukur.
Jadikanlah aku mahluk-Mu yang taat.
Jadikanlah aku mahluk-Mu yang masuk ke dalam golongan orang-orang yang baik dimata-MU.

Ya Izzati.....
Jagalah ibadahku agar tak masuk dalam ruang kealfaan.
Jauhkanlah aku dari golongan orang-orang yang fasik.
Berikanlah aku kekuatan iman untuk selalu mentaati setiap perintah-Mu.

Ya Alloh....
Engkau Maha Kuasa dari segala yang ada di muka bumi ini.
Kabulkanlah semua permohonan aku
Amiieeennnn....( Purwaqilardhie.blogspot.com)




Ya Allah.......
Berilah aku kekuatan dalam menjalani hari-hari ini.
Engkau maha tahu dari apa yang tidak aku ketahui.
Engkau juga maha kuasa dari apa yang tidak aku kuasai.
Engkau tahu apa yang bergejolak dihatiku.
Engkau mengerti apa yang aku harapkan.
Aku mendambakan N-ku,
lindungilah dia Ya Allah.....
berikan selalu kemudahan padanya.
Jagalah hatinya dari niat yang tidak baik.
Engkau maha tahu dari apa yang tidak aku ketahui.(Purwaqilardhie.blogspot.com)




KangenBand

mai fess Kangen Band - Cinta Yang Sempurna


Bagai bintang dilangit
Begitu cinta kita
Tak kan pernah binasa
Meski terhapus masa

Terima kasih tuhan
Kautelah sempurnakan
Telah engkau ciptakan
Dia untuk diriku

Aku bukan pujangga
Yang pandai rangkai kata
Yang ku punya hanyalah
Hanya segenggam cinta

Saat kita melaju diatas dua roda
Pegang erat pundakku saat meninggalkan ku

Lupakan aku bila itu terbaik untuk mu
Jangan pernah kau tanyakan cinta yang tersisa
Yang kau pun tak punya
Biarlah

Aku akan pergi
Tinggalkan semua
Cinta ini selamanya

Patahkanlah sayapku
Saat ku mencoba
Berpaling dari kasih dan sayangmu
Maka bunuhlah aku bila aku mencoba berpaling dan mencari penggantimu

Bagai bintang dilangit
Begitu cinta kita
Tak kan pernah ternoda
Meski terhapus masa


mai fess Kangen Band - Usai Sudah


Selayakkah engkau tahu
Betapa ku mencintaimu
Kau terangkanku dari mimpi burukku

Selayakkah kau mengerti
Betapa engkau kukagumi
Kau telah tinggal dalam palung hati

Betapa hancur hatiku
Melihat engkau bersamanya
Namun ku mencoba tegar menghadapinya

Jangan kau menangis lagi
Tak sanggup aku melihatnya
Sekarang kau pilih diriku atau dirinya

Reffrain:
Kau tuliskan cerita
Tentang engkau dan dia
Membuat hatiku smakin terluka

Sudah usai sudah
Cerita engkau dan aku
Pulanglah sebagai bingkisan kalbu

bck.vocal ce.
Kutulis cerita tentang aku dan dia
Sehingga membuatmu terluka
Sudah usai sudah jangan menangis lagi
Kurasa sabarlah disini… kasih


mai fess Kangen Band - Penantian Yang Tertunda


kumohon kau mengerti cobalah kau tabahkan hati
mungkin di saat ini cinta kita sedang diuji

tegarkanlah hatimu oleh siksa orang tuamu
kuyakin kita mampu bila kita saling menunggu
saat kita melangkah dandani sayap cinta yang patah
kuyakin engkau setia untuk selama lamanya

kuyakin engkau bidadari dalam tidurku
kuyakin engkau yang pantas aku tunggu
kuyakin engkau hadir dalam mimpi indahku
kau yang terbaik bagiku dan nomor satu

reffrain:
ku kan slalu tetap menunggu
walau sebagai simpananmu
ku kan slalu tegar menanti
walau engkau takkan kumiliki
ku kan slalu tetap menunggu
walau hanya kekasih gelapmu
ku kan slalu tegar menanti
hingga saat nafasku terhenti

Kangen Band - Selingkuh


The following search terms have been highlighted: kangen band

Saturday, April 14, 2007

... Cinta Itu

... Cinta Itu
puisi kiriman dari Rani

Pernahkah kamu merasakan,
bahwa kamu mencintai seseorang,
meski kamu tahu ia tak sendiri lagi, dan
meski kamu tahu cintamu mungkin tak berbalas,
tapi kamu tetap mencintainya,

Pernahkah kamu merasakan,
bahwa kamu sanggup melakukan apa saja demi seseorang yang kamu cintai,
meski kamu tahu ia takkan pernah peduli ataupun
ia peduli dan mengerti, tapi ia tetap pergi.

Pernahkah kamu merasakan hebatnya cinta,
tersenyum kala terluka,
menangis kala bahagia,
bersedih kala bersama,
tertawa kala berpisah,

Aku pernah .........

Aku pernah tersenyum meski kuterluka !
karena kuyakin Tuhan tak menjadikannya untukku,
Aku pernah menangis kala bahagia,
karena kutakut kebahagiaan cinta ini akan sirna begitu saja,

Aku pernah bersedih kala bersamanya,
karena kutakut aku kan kehilangan dia suatu saat nanti, dan......

Aku juga pernah tertawa saat berpisah dengannya,
karena sekali lagi, cinta tak harus memiliki, dan
Tuhan pasti telah menyiapkan cinta yang lain untukku.

Aku tetap bisa mencintainya,
meski ia tak dapat kurengkuh dalam pelukanku,
karena memang cinta ada dalam jiwa, dan bukan ada dalam raga.

Semua orang pasti pernah merasakan cinta..
baik dari orang tua... sahabat.. kekasih dan
akhirnya pasangan hidupnya.

Buat temenku yg sedang jatuh cinta.. selamat yah..
karena cinta itu sangat indah.
Semoga kalian selalu berbahagia.

Buat temanku yg sedang terluka karena cinta...
Hidup itu bagaikan roda yang terus berputar,
satu saat akan berada di bawah dan hidup terasa begitu sulit,
tetapi keadaan itu tidak untuk selamanya,
bersabarlah dan berdoalah karena cinta yang lain
akan datang dan menghampirimu.

Buat temanku yang tidak percaya akan cinta... buka hatimu ...
jangan menutup mata akan keindahan yang ada di dunia
maka cinta membuat hidupmu menjadi bahagia.

Buat temanku yang mendambakan cinta.. bersabarlah..
karena cinta yang indah tidak terjadi dalam sekejab..
Tuhan sedang mempersiapkan segala yang terbaik bagimu.


~ No one

As Saff ayat 4


Drkadir.blogspot.com

Early Warning dari Allah

Eko P Pratomo
Early Warning dari Allah

Apapun yang datang dari Allah SWT, baik kebahagiaan maupun musibah, adalah karunia, sehingga selali baik adanya. Keyakinan itu tertanam kuat dalam diri Eko P Pratomo, presiden direktur PT Fortis Investments. Namun untuk sampai pada keyakinan tersebut, alumnus Teknik Mesin Penerbangan ITB ini mengaku melalui jalan yang tak mudah.

Suami dari Dian Syarief ini mengungkapkan, ujian yang dialami istri tercintanya menjadi sebuah titik balik dalam hidupnya. Pada 1999, Dian Syarief yang mantan public relation Bank Bali itu dinyatakan mengidap lupus, penyakit yang hingga kini belum ditemukan penyebab dan obatnya.

Sejak itu, kehidupan pasangan ini pun berubah. Dian harus keluar masuk rumah sakit, tak cuma di Tanah Air tetapi juga ke mancanegara. Bahkan, Dian harus kehilangan 95 persen penglihatannya.

''Waktu itu sempat bertanya, mengapa kami yang mengalaminya. Tapi seiring perjalanan waktu, kami menyadari bahwa itu adalah yang terbaik yang diberikan Allah,'' katanya kepada Republika, pekan lalu.

Eko mengungkapkan, sebelum istrinya sakit, ia terlebih dulu mengalami suatu masalah dalam pekerjaan. Kala itu, alumnus jurusan Aeronautical Engineering, Delft University, Belanda ini mengaku mengalami kebosanan yang luar biasa dalam bekerja. ''Bagi saya, kalau saya bangun pagi dan saya merasa berat untuk bekerja, itu suatu masalah,'' ujarnya. Yang kemudian memberikan dukungan, membesarkan hati dan mendorongnya untuk bangkit adalah istrinya.

Saat itu pula, Eko dipertemukan dengan beberapa orang yang membuatnya merasa harus semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Bahkan, dokter yang menangani kasusnya mengatakan bahwa ia tak mengalami masalah apapun dalam pekerjaan. ''Menurut dokter itu, masalahnya adalah keimanan, jiwa ini kosong,'' tuturnya.

Ketika kemudian istrinya sakit, Eko pun baru paham bahwa tampaknya Allah mempersiapkan dirinya untuk menghadapi ujian yang lebih besar lagi. ''Waktu itu, Dian bertanya, mengapa dia harus mendapat ujian seperti ini, ia merasa tak pernah menyakiti orang lain, tak punya musuh. Itu menjadi sebuah awal bagi kami untuk mencari tahu dan bertanya, akhirnya menemukan jawaban,'' kata penulis beberapa judul buku ini.

Jawaban yang diperolehnya adalah bahwa apapun yang diberikan Allah kepada hamba-Nya pasti baik. Karena tanpa musibah yang dialaminya dan istrinya, Eko mengaku tak akan pernah sampai dalam kondisi yang sekarang. Yakni, meyakini kebenaran Alquran secara mendalam dan merasakan banyak 'keajaiban' dalam hidupnya. ''Pertolongan Allah datang dari tempat yang tidak diduga,'' ujarnya.

Eko pun kemudian menganggap bahwa ujian yang diberikan kepadanya dan istrinya saat ini adalah bentuk early warning dari Allah untuk meluruskan langkah. ''Kita bersyukurlah, kita sempat diberi early warning. Allah masih memberikan kita kesempatan untuk berikhtiar.''

Kini, kehidupan dijalaninya dengan lebih tenang. Salah satu bekal yang dilakukan untuk kehidupan di akherat kelak adalah mendirikan Yayasan Syamsi Dhuha yang diketuai istrinya. Yayasan ini bergerak dalam banyak bidang termasuk edukasi dan pendampingan bagi para odapus dan sahabat low vision. ''Kita ingin berbagi pengalaman, sebagai pendamping odapus dan low vision. Kita ingin berbuat sesuatu untuk orang lain,'' katanya.

Eko P Pratomo
Nama Istri : Dian Syarief
Pekerjaan : Presiden Direktur PR Fortis Investments, 2004 - sekarang
Pendidikan :
* Teknik Mesin Penerbangan ITB, 1982 - 1988
* Aeronautical Engineering, Delft University Netherlands, 1987 - 1988
* MBA Program, Institut Pengembangan Manajemen Indonesia, 1991
* Chartered Financial Consultant (ChFC), Chartered Life Underwriter (CLU), Singapore College of Insurance, 2003
Buku yang ditulis :
* Reksa Dana Solusi Perencanaan Investasi di Era Modern, bersama Ubaidillah Nugraha, Gramedia, 2000
* Berwisata ke Dunia Reksa Dana, Gramedia, 2004
* Cara Mudah Mengelola Keuangan Keluarga secara Islami, Hijrah Institute, 2005
* Agenda Keuangan Keluarga, Hijrah Institute, 2005

( aan Republika.co.id)

Surat Sayang Dari ALLAH SWT


Jan 16, '07 9:46 PM
for everyone

Surat Sayang Dari ALLAH SWT


Saat kau bangun pagi hari, AKU memandangmu dan berharap engkau akan berbicara kepada KU, walaupun hanya sepatah kata meminta pendapatKU atau bersyukur kepada-KU atas sesuatu hal yang indah yang terjadi dalam hidupmu hari ini atau kemarin ......


Tetapi AKU melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan diri untuk pergi bekerja .......
AKU kembali menanti saat engkau sedang bersiap, AKU tahu akan ada sedikit waktu bagimu untuk berhenti dan menyapa-KU, tetapi engkau terlalu sibuk..........


Disatu tempat, engkau duduk disebuah kursi selama lima belas menit tanpa melakukan apapun. Kemudian AKU Melihat engkau menggerakkan kakimu. AKU berfikir engkau akan berbicara kepada-KU tetapi engkau berlari ke telephone dan menghubungi seorang teman untuk mendengarkan kabar terbaru.


AKU melihatmu ketika engkau pergi bekerja dan AKU menanti dengan sabar sepanjang hari. Dengan semua kegiatanmu AKU berfikir engkau terlalu sibuk mengucapkan sesuatu kepadaKU.


Sebelum makan siang AKU melihatmu memandang sekeliling, mungkin engkau merasa malu untuk berbicara kepada-KU, itulah sebabnya mengapa engkau tidak menundukkan kepalamu. Engkau memandang tiga atau empat meja sekitarmu dan melihat beberapa temanmu berbicara dan menyebut namaKU dengan lembut sebelum menyantap rizki yang AKU berikan, tetapi engkau tidak melakukannya .......


Masih ada waktu yang tersisa dan AKU berharap engkau akan berbicara kepadaKU, meskipun saat engkau pulang ke rumah kelihatannya seakan-akan banyak hal yang harus kau kerjakan.
Setelah tugasmu selesai, engkau menyalakan TV, engkau menghabiskan banyak waktu setiap hari didepannya, tanpa memikirkan apapun dan hanya menikmati acara yg ditampilkan. Kembali AKU menanti dengan sabar saat engkau menontonTV dan menikmati makananmu tetapi kembali kau tidak berbicara kepadaKU..........


Saat tidur, KU pikir kau merasa terlalu lelah. Setelah mengucapkan selamat malam kepada keluargamu, kau melompat ke tempat tidur dan tertidur tanpa sepatahpun nama-KU, kau sebut ...... Engkau menyadari bahwa AKU selalu hadir untukmu.


AKU telah bersabar lebih lama dari yang kau sadari. AKU bahkan ingin mengajarkan bagaimana bersabar terhadap orang lain. AKU sangat menyayangimu, setiap hari AKU menantikan sepatah kata, do'a, pikiran atau syukur dari hatimu.


Keesokan harinya ...... engkau bangun kembali dan kembali AKU menanti dengan penuh kasih bahwa hari ini kau akan memberi sedikit waktu untuk menyapa-KU ........
Tapi yang KU tunggu ........ tak kunjung tiba ...... tak juga kau menyapaKU.

Subuh ........Dzuhur .......Ashyar ..........Magrib .........Isya dan Subuh kembali, kau masih mengacuhkan AKU .....tak ada sepatah kata, tak ada seucap do'a, dan tak ada rasa, tak ada harapan dan keinginan untuk bersujud kepada-KU..........


Apa salah-KU padamu ...... wahai Ummat-KU?????Rizki yang KU limpahkan, kesehatan yang KU-berikan, harta yang KU-relakan,makanan yang KU-hidangkan, anak-anak yang KU-rahmatkan, apakah hal itu tidak membuatmu ingat kepada-KU ............!!!!!!!


Percayalah AKU selalu mengasihimu .....dan AKU tetap berharap suatu saat engkau akan menyapa-KU .....memohon perlindungan-KU .....bersujud menghadap-KU ......Yang selalu menyertaimu setiap saat ........

Note: apakah kita memiliki cukup waktu untuk mengirimkan surat ini kepada orang - orang yang kita sayangi??? Untuk mengingatkan mereka bahwa segala apapun yang kita terima hingga saat ini, datangnya hanya dari ALLAH SWT...... semata.

Tahajudku & Dhuhurku

Tahajudku & Dhuhurku

Allah Tuhanku
Kadang Aku Berpikir
Apa Beda Shalat Tahajudku Dan Dhuhaku
Apa Pula Beda Shalat Isya & Dhuhurku

Aku Memulai Keduanya
Dengan Takbir Membesarkan Asmamu
Aku Membaca Al Fatihah
Untuk Memuji Dan Mohon Petunjukmu
Aku Ruku Dan Sujud
Mengagungkan & Meninggikan Mu
Aku Berselawat Kepada Rasulmu
Muhammad Yang Mulia
& Ibrahim Kesayanganmu
Dan Akhirnya Aku Mengucapkan Doa Dan Salam
Kepada Seluruh Saudara-Saudaraku
Di Penghujung Pertemuanku Denganmu

Allah, Sang Penguasa Waktu
Seringkali Aku Terpekur Merenungi
Apa Bedanya Siang Dan Malam
Saat Aku Shalat Isya Disini
Saudaraku Di Afrika Shalat Dhuhur
Saudaraku Di Amerika Shalat Shubuh
Saudaraku Di Arab Saudi Shalat Dhuha
Saudaraku Di Hawai Shalat Tahajud
Dan Saudaraku Astronot Sedang Kebingungan Shalat Apa
Karena Ia Tidak Menemui Siang Dan Malam

Tuhan Sang Maha Agung
Aku Tahu Persis
Engkau Tidak Memerlukan Ruang Dan Waktu
Engkau Hanya Ingin Menguji
Ketaatan Hamba Mu
Apakah Dia Masih Tetep Shalat Ketika Di Indonesia
Apakah Dia Masih Tetep Beribadat Ketika Di Amerika
Apakah Dia Masih Tetep Menghadap Mu Ketika Di Afrika
Apakah Dia Masih Tetep Menemui Mu Ketika Di Kutub
Bahkan Di Luar Angkasa Sekalipun



Kekasihku
Bagiku Tak Ada Beda Ruang Dan Waktu
Saat Ingin Bertemu Dengan Mu
Engkau Selalu Hadir
Di Pagiku, Siangku, Malamku
Engkau Selalu Ada Dimanapun
Di Penjuru Bumi Kupijakkan Kakiku
Wajah Mu Yang Maha Luas
Menguasai Seluruh Ufuk Barat Dan Timur
Dzat Mu Yang Maha Agung
Meliputi Seluruh Penjuru Alam Semesta
7 Petala Langit Dan Bumi
Eksistensimu Yang Lembut Telah Menyatu
Dalam Kehidupan Kami
Lebih Dekat Dari Urat Leher Diri Kami Sendiri
Maka
Jangan Biarkan Kami Terjebak Dalam Semu Pesona Dunia Ini Ya Allah
Aku Ingin Selalu Bersama Mu Dalam Seluruh Ruang Dan Waktuku
Dalam Segala Keterbatasanku
Dalam Segala Kelemahanku
Dalam Segala kebodohanku
Dalam Segala Pengabdianku
Untuk Membuktikan Syahadatku Bahwa Seluruh Realitas Ini
Hanyalah Bayang-Bayang Semu Dari Keberadaan Mu

Seluruh Isi Jagad Semesta Sedang Bertasbih
Memuji Keagungan Mu
Dalam Shalat & Zikir Yang Tak Kumengerti
Seluruh Aliran Darahku Berdesir
Mengagungkan Kebesaran Mu
Seluruh Nafasku Menggelora
Memuji-Muji Kekuasaan Mu
Pusaran Energi Di Miliaran Bio Elektronku
Memancar Dan Menyemburkan
Tasbih Yang Tiada Henti-Hentinya

Kami Semua Bersaksi Ya Rabb
Engkau Dzat Maha Dahsyat
Yang Menggenggam Hidup Mati Kami
Diiringi Deburan Ombak Yang Bertasbih
Diikuti Desau Angin Yang Bertasbih
Disirami Cahaya Matahari Yang Bertasbih
Disaksikan Berjuta-Juta Malaikat Yang Terus Bertasbih,
Bahkan Para Setan Iblis Dan Gelegak Api Neraka Takut Kepada Engkau
Dan Kemudian Bertasbih
Seluruh Makhluk Memuji Dan Mengagungkan Engkau
Allah Azza Wa Jalla

Perkenankan aku mencintaimu semampuku


PERKENANKAN AKU MENCINTAIMU SEMAMPUKUJan 30, '07 11:33 PM
for everyone

Perkenankan aku mencintaimu semampuku

Tuhanku,
Aku masih ingat, saat pertama dulu aku belajar mencintai-Mu.

Kajian demi kajian tarbiyah kupelajari, untai demi untai kata para ustadz kuresapi.
Tentang cinta para nabi, tentang kasih para sahabat, tentang muhabbah orang shalih, tentang kerinduan para syuhada. Lalu kutanam di jiwa dalam-dalam, kutumbuhkan dalam mimpi idealisme yang mengawang di awan.

Tapi Rabbi…
Berbilang hari demi hari dan kemudian tahun berlalu, tapi aku masih juga tak menemukan cinta tertinggi untuk-Mu, aku makin merasakan gelisahku memadai dalam cita yang mengawang, sedang kakiku mengambang. Hingga aku terhempas dalam jurang dan kegelapan.

Allahu Rahiim, Illahi Rabbii,

perkenankanlah aku mencintai-Mu semampuku….
Perkenankanlah aku mencintai-Mu, sebisaku. Dengan segala kelemahanku.

Ilaahi aku tak sanggup mencintai-Mu dengan kesabaran menanggung derita.
Umpama Nabi Ayyub, Musa, Isa hingga Al-Mustafa. Karena itu ijinkan aku mencintai-Mu melalui keluh kesah pengaduanku pada-Mu, atas derita batin dan jasadku, atas sakit dan ketakutanku.

Rabbii,

aku tak sanggup mencintai-Mu seperti Abu Bakar, yang menyedekahkan seluruh hartanya dan hanya meninggalkan Engkau dan Rasul-Mu bagi diri dan keluarganya. Atau layaknya Umar yang menyerahkan separo hartanya demi jihad. Atau Ustman yang menyerahkan 1000 ekor kuda untuk syiarkan Dien-Mu.

Ijinkan aku mencintai-Mu, melalui 100-500 perak yang terulur pada tangan-tangan kecil di perempatan jalan, pada wanita-wanita tua yang menadahkan tangan di pojok-pojok jembatan. Pada makanan-makanan yang terkirim ke handai taulan.

Illahi,

aku tak sanggup mencintai-Mu dengan khusyuknya shalat salah seorang sahabat nabi-Mu, hingga tiada terasa anak panah musuh terhujam di kakinya. Karena itu Ya Allah, perkenankanlah aku tertatih menggapai cinta-Mu, dalam shalat yang coba kudirikan dengan terbata-bata, meski ingatan kadang melayang ke berbagai permasalahan dunia.

Rabbii,

aku tak dapat beribadah ala orang-orang shalih atau bagai para al hafidz dan hafidzah yang membaktikan seluruh malamnya untuk bercinta dengan-Mu dalam satu putaran malam. Perkenankanlah aku mencintai-Mu, melalui satu - dua rakaat sholat lailku, atau sekedar sunnah nafilahku, selembar dua lembar tilawah harianku. Lewat lantunan seayat dua ayat hafalanku.

Yaa Rahiim,

aku tak sanggup mencintai-Mu semisal para syuhada, yang menjual dirinya dalam jihad bagi-Mu. Maka perkenankanlah aku mencintai-Mu dengan mempersembahkan sedikit bakti dan pengorbanan untuk dakwah-Mu, dengan sedikit pengajaran bagi tumbuhnya generasi baru.

Allahu Kariim,

aku tak sanggup mencintai-Mu di atas segalanya, ijinkan aku mencintai-Mu dengan mencintai keluargaku, membawa mereka pada nikmatnya hidayah dalam naungan Islam, manisnya iman dan ketabahan. Dengan mencintai sahabat-sahabatku, mengajak mereka untuk lebih mengenal-Mu, dengan mencintai manusia dan alam semesta.

Perkenankanlah aku mencintaiMu semampuku, Yaa Allah. Agar cinta itu mengalun dalam jiwa. Agar cinta ini mengalir di sepanjang nadiku

Surat Dari Setan

SURAT DARI SETAN Jan 30, '07 11:34 PM
for everyone

SURAT DARI SETAN UNTUK MU

Aku melihatmu kemarin, saat engkau memulai aktifitas harianmu.
Kau bangun tanpa sujud mengerjakan subuhmu
Bahkan kemudian, kau juga tidak mengucapkan “Bismillah” sebelum memulai santapanmu, juga tidak sempat mengerjakan shalat Isha sebelum berangkat ke tempat tidurmu.
Kau benar2 orang yang bersyukur, aku menyukainya.

Aku tak dapat mengungkapkan betapa senangnya aku melihatmu tidak mengubah cara hidupmu.
Hai Bodoh, Kamu millikku.
Ingat, kau dan aku sudah bertahun-tahun bersama, dan aku masih belum bisa benar2 mencintaimu .
Malah aku masih membencimu, karena aku benci Allah.
Aku hanya menggunakanmu untuk membalas dendamku kepada Allah.

DIA sudah mencampakkan aku dari surga, dan aku akan tetap memanfaatkanmu sepanjang masa untuk membalaskannya

Kau lihat, ALLAH MENYAYANGIMU dan dia masih memiliki rencana-rencana untukmu di hari depan.

Tapi kau sudah menyerahkan hidupmu padaku, dan aku akan membuat kehidupanmu seperti neraka.
Sehingga kita bisa bersama dua kali dan ini akan menyakiti hati ALLAH.

Aku benar-benar berterimakasih padamu, karena aku sudah menunjukkan kepada NYA siapa yang menjadi pengatur dalam hidupmu dalam masa2 yang kita jalani.

Kita nonton film porno bersama, memaki orang, mencuri, berbohong, munafik, makan sekenyang-kenyangya, guyon2an jorok, >http://tausyiah275.blogsome.com/2005/12/11/ngerumpi-dan-menggosip-adalah-ghibah/">bergosip, manghakimi orang, menghujam orang dari belakang, tidak hormat pada orang tua, tidak menghargai masjid, berperilaku buruk.

TENTUNYA kau tak ingin meninggalkan ini begitu saja.
Ayolah, Hai Bodoh, kita terbakar bersama, selamanya.
Aku masih memiliki rencana2 hangat untuk kita.
Ini hanya merupakan surat penghargaanku untuk mu.

Aku ingin mengucapkan ‘TERIMAKASIH’ karena sudah mengizinkanku memanfaatkan hampir semua masa hidupmu.

Kamu memang sangat mudah dibodohi, aku menertawakanmu.
Saat kau tergoda berbuat dosa kamu menghadiahkan tawa.
Dosa sudah mulai mewarnai hidupmu.
Kamu sudah 20 tahun lebih tua, dan sekarang aku perlu darah muda.

Jadi, pergi dan lanjutkanlah mengajarkan orang-orang muda bagaimana berbuat dosa.
Yang perlu kau lakukan adalah merokok, mabuk-mabukan, berbohong, berjudi, bergosip, dan hiduplah se-egois mungkin.

Lakukan semua ini di depan anak-anak dan mereka akan menirunya.
Begitulah anak-anak .
Baiklah, aku persilakan kau bergerak sekarang.
Aku akan kembali beberapa detik lagi untuk menggoda mu lagi.
Jika kau cukup cerdas, kau akan lari sembunyi, dan bertaubat atas dosa-dosamu.
Dan hidup untuk Allah dengan sisa umurmu yang tinggal sedikit.

Memperingati orang bukan tabiatku, tapi di usiamu sekarang dan tetap melakukan dosa, sepertinya memang agak aneh.
Jangan salah sangka, aku masih tetap membencimu.
Hanya saja kau harus menjadi orang tolol yang lebih baik di mata ALLAH.


Sumber Abiridha.multiply.com

Hikmah

"Keuntungan hakiki adalah keuntungan yang tidak hanya menguntungkan diri pribadi, tapi juga menguntungkan sebanyak mungkin hamba-hamba Allah lainnya. Usahakanlah apa yang menjadi nikmat tidak menjadi musibah bagi orang lain." (Aa Gym)








Belajar Dari Buku Kematian


Jumat, 09 Maret 2007
Meidiana Hutomo
'Belajar dari Buku Kematian'

Ada pernyataan bijak yang sering diungkap pada pemakaman seseorang; kafaa bil mauti 'ibratan (cukuplah kematian itu mejadi pelajaran). Namun bukan dari peristiwa kematian hidayah datang pada presenter yang juga bintang sinetron Meidiana Hutomo. Ia menjadi sosok yang berubah setelah membaca sebuah buku mengenai perjalanan kematian.

''Ketika saya baca buku itu, sangat menyentuh sekali. Begitu saya menamatkan buku itu saya ngeri sekali kalau saya mati hari ini juga belum membawa apa-apa,'' ungkap ibu dari Talullah Adjani (13) dan Belinda Nur Fadilla (6) kepada Republika, Senin (5/3).

Usai membaca buku tersebut, istri dari Gunadi Soekemi ini hatinya gamang. Shalat saya belum sempurna, puasa juga. Itu baru ibadah wajibnya, belum terpikir soal jilbab,” ujarnya.

Ia pun berdoa sungguh-sungguh pada Allah agar dibimbing agar hidupnya selamat dunia akhirat. Dia mulai membenahi shalatnya. Dari yang tadinya bolong-bolong, menjadi lengkap. Dari semula sering ngaret kalau shalat, menjadi tepat waktu. “Dulu shalat saya sering ujar mantan reporter sebuah stasiun televisi ini mengibaratkan.

Wanita kelahiran 15 Mei 1966 ini juga mulai memperhatikan puasanya, terutama puasa Ramadhan. “Dulu kalau ada utang puasa, tak pernah saya bayar di hari lain,” akunya.

Kedekatannya pada Allah dengan mengawal penuh ibadah wajibnya, membuahkan ketenteraman di hatinya. Ia sering membincangkan agama dengan rekan-rekannya sesama artis. Juga ketika terlibat dalam sinetron Asmara Banyak Canda di akhir 1990-an, ia senang menghabiskan waktu di sela-sela syuting dengan diskusi agama bersama komedian Tenny.

Hingga suatu saat, Tenny datang dengan busana Muslimah. Lawan mainnya ini mantap dengan pilihannya menutup aurat. Walau sempat meneriaki rekannya itu ketika berubah penampilan, namun ia penasaran dengan pilihan hidup Tenny. ia pun makin rajin bertanya.Saya disuruh membaca Alquran tentang kewajiban seorang muslimah menutup auratnya. Ketika saya membaca Alquran ternyata benar, memakai jilbab hukumnya wajib.''

Akhirnya atas kesadarannya sendiri, ia pun berhijrah penampilan dengan berjilbab. “Ya, Allah, kalau memang menutup aurat ini salah satu bentuk dari ketaatan saya sebagai seorang muslimah, tolong ya Allah permudah urusan saya,'' ungkapnya. Prosesnya waktu itu hanya dua minggu setelah memahami ayat Alquran yang mewajibkan berjilbab.

Ia beruntung, sang suami mendukung penuh keputuannya itu. Ganjalannya hanya satu, ia masih terikat kontrak tiga sinetron. Dan, dalam sinetron itu dia memerankan peran antagonis. Lagi-lagi Allah bersama-Nya. “Dalam kebingungan itu ternyata saya boleh memakai jilbab, dan akhirnya jalan ceritanya diubah.

Sejak berjilbab, ia juga menghijab hatinya dan menyeleksi teman-teman dan lingkungan pergaulannya. Iseng-iseng ia mengirimkan pesan singkat kepada Inneke Koesherawati, padahal sebelumnya mereka tidak saling kenal. Akhirnya, setelah pertemuannya dengan bintang sinetron itu di sebuah televisi swasta, mereka menjadi teman dekat. Juga dengan beberapa rekan artis lainnya.

Namun bukan berarti dia tidak mau berteman dengan yang lain. Hubungannya dengan teman-teman lamanya masih terjalin. Juga dengan sahabtnya yang non-Muslim. Namun seperti lagu Tombo Ati saya juga harus sering berkumpul dengan orang-orang shaleh,ujarnya.

Kini empat tahun sudah metamorfosis Mediana. Dia merasakan banyak manfaatnya. Hatinya selalu tenang, tidak kemrungsung. “Apa sih yang orang cari, selain kedamaian batin?” ujarnya, yang tiap minggu tak pernah absen mengikuti majelis taklim.

Meidiana Hutomo
Tanggal lahir : Jakarta 15 Mei 1966
Suami : Gunadi Soekemi
Anak-anak : Tallullah Adjani (13)
Belinda Nur Fadilla (6)
Ibu : Irewati Madiani
Bapak : Hutomo (alm)
Pendidikan : S1 Fisip UI Jurusan Komunikasi
Organisasi : Bendahara PARSI
Pengalaman : Penyiaran Radio Prambors (1989-1990)
Penyiar Continuity RCTI (1989-1992)
Reporter Sindo News RCTI (1994-1996)
Penyiar Radio Tri Jaya FM (1990-1992)
Sinetron : Bunga Sutra, Anak Ajaib, Istri Pilihan,
Kehormatan, Asmara Banyak Canda, Bulan Bintang
Rahasia Ilahi, Sinema Hidayah dan Legenda

( dam ) Republika.co.id

Tentang Sholat Khusyu,....

Jumat, 30 Maret 2007
Ansufri Idrus Sambo
Makna Shalat Khusyuk

Mengapa banyak orang yang rajin shalat masih tetap korupsi? Mengapa banyak orang yang gemar shalat masih suka melakukan kemaksiatan? Mengapa banyak orang yang terbiasa shalat tapi sakit-sakitan?

Bila hal itu ditanyakan kepada Ustadz Ansufri Idrus Sambo, niscaya ia akan menjawab, ''Sebab shalat orang itu belum khusyuk.'' Menurut lelaki kelahiran Medan, Sumatera Utara, 20 November 1970, kekhusyukan dalam shalat merupakan kunci agar shalat itu benar-benar membekas seperti penegasan Allah dalam Alquran, ''Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan munkar.''

Lalu, mengapa banyak orang yang belum khusyuk shalatnya? Hal itu, kata alumnus Jurusan Matematika, FMIPA Institut Pertanian Bogor itu, karena mereka belum memahami tatacara shalat yang khusyuk. ''Betapa banyak orang yang setiap hari mengerjakan shalat, namun mereka tidak mengetahui cara mencapai shalat yang khusyu,'' ujarnya.

Hal itu pun pernah dialami oleh lelaki yang pernah nyantri di Pesantren Ulul Albab, Bogor itu. Bertahun-tahun ia mencoba memahami arti khusyuk dan mencari cara untuk menggapai shalat yang khusyu'. Namun ia tidak juga menemukannya. ''Saya bertanya kepada banyak ustadz. Namun jawaban yang saya peroleh tidak memuaskan saya. Karena itu saya terus mencarinya,'' papar ayah empat anak itu.

Lelaki yang akrab dipanggil Ustadz Sambo itu melakukan berbagai cara untuk mencari dan menemukan makna khusyu' dalam shalat. Selain bertanya kepada para ustadz, ia pun rajin membaca berbagai macam buku. Cara lainnya yang rutin ia lakukan adalah melakukan i'tikaf pada 10 hari terakhir Ramadhan. Ia melakukannya di Masjid Ulul Albab, setiap tahun sejak tahun 1993.

Ketika tahun 1999 ia berkesempatan menunaikan umrah Ramadhan, maka ia pun memanfaatkan waktu tersebut untuk melakukan i'tikaf. ''Setelah mencari selama 13 tahun, Alhamdulillah, akhirnya pada tahun 2005, sewaktu iktikaf Ramadhan, saya menemukan makna dan cara menggapai khusyuk dalam shalat,'' kata lelaki yang pernah belajar Ilmu Bahasa Arab dan Ilmu Tafsir selama satu tahun di Jordan.

Selama ini, kata lelaki yang tengah menyelesaikan program magister di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, khusyuk itu terlalu abstrak, padahal sebetulnya tidak. Nabi sewaktu jadi imam, mendengar anak menangis. Lain waktu, ia shalat sambil menggendong cucunya. ''Khusyuk itu adalah kenikmatan berdialog dengan Tuhan. Jadi, bukan berarti tidak ingat apa-apa, tapi hal-hal lain kalah dengan nikmat dialog itu,'' tegasnya.

Sambo lalu memberikan rahasia singkat cara mencapai shalat khusyuk. Misalnya, tidak terburu-buru, tidak dalam keadaan perut lapar, tidak menahan buang angin ataupun buang air kecil, mengenakan pakaian terbaik, matikan ponsel, serta memahami bacaan shalat. Selain itu, bacaan shalat hendaknya perlahan-lahan, jangan terburu-buru. ''Lakukanlah shalat dengan bacaan yang menghiba, memelas, merintih kepada Allah. Sebab, Nabi mengatakan, 'Allah senang mendengarkan hamba-Nya merintih','' papar Sambo.

Setelah shalat ditunaikan dengan sebaik-baiknya, maka shalat itu harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, yakni meninggalkan maksiat. ''Inilah salah satu hikmah terpenting shalat,'' tuturnya.

Di tengah kesibukannya sebagai juru dakwah, ustadz yang hobi bulutangkis itu telah memformulasikan langkah praktis yang teruji untuk mencapai kekhusyukan dalam melaksanakan shalat, yang dikenal luas dengan nama Manajemen Sholat menuju Khusyu' dan Nikmat (MSKN). ''Insya Allah formula ini apabila diamalkan dengan benar dapat membangkitkan kesehatan dan kekuatan diri, dan pada akhirnya dapat memperoleh kesuksesan hidup dunia dan akhirat,'' paparnya.

Ia telah memberikan pelatihan manajemen shalat khusyuk kepada ribuan orang. Baik karyawan perusahaan-perusahaan besar maupun jamaah majelis ta'lim. ''Kami tengah menyiapkan acara gerakan nasional shalat untuk menyelamatkan bangsa, yang insya Allah akan digelar pada Mei 2007,'' ujarnya.

Dengan memadukan logika matematika dan pemahaman terhadap dalil (Alquran dan hadis), Sambo mengembangkan berbagai program yang sampai sekarang terus digelutinya. Ia misalnya, membuat model pemberdayaan masyarakat miskin secara terpadu melalui Yayasan HILAL yang dipimpinnya. Selain itu juga mengembangkan metode yang disebutnya “Buraq”, sebuah cara praktis untuk menterjemahkan Alquran secara mudah sistem 16 jam).

Kini Sambo berencana membuat Pesantren Imam Masjid. ''Saya berharap pesantren tersebut akan menghasilkan imam-imam masjid yang benar pemahaman agamanya dan khusyuk dalam shalatnya,'' ujarnya. Semoga terlaksana dan barokah.

Ir Ansufri Idrus Sambo Tempat tanggal lahir: Medan, 20 November 1970
Pendidikan: Jurusan Matematika, Fakultas MIPA, IPB
Istri: Rani Sinta Kusumawangi
Jumlah anak: empat orang
Jabatan: Pimpinan Yayasan Hilal

( ika Republika.co.id)

Tahajud atasi depresi

dr Sulistyo M Agustini SpPK
Tahajud Atasi Depresi

Depresi akrab dengan kehidupan dr Sulistyo M Agustini SpPK, pembina Korps Sukarelawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang, Jawa Timur. Ia gampang cemas dan panik. Ia pun kerap merasa tertekan batinnya.

Gangguan ini dialami Agustini sejak kecil. Tepatnya, sejak ditinggal sang ibu, almarhumah S Hermiani, ketika usianya baru menginjak 12 tahun. “Sejak ibu meninggal, saya sakit-sakitan, sampai berkeluarga saya juga sering sakit-sakitan, tapi saya tidak mengerti itu dampak dari depresi yang lama karena saya tidak pernah merasakan itu menjadi suatu gejala atau gangguan psikologis,” ujarnya.

Ia melewati semuanya sendirian. Jatuh bangun sendirian, begitu dia mengistilahkan. “Setiap saya mengalamai sakit tak ada bimbingan sehingga persoalan-persoalan hidup tidak bisa teratasi sendiri,'' ujar Agustini.

Beruntung, kemudian ia kenal dengan Prof Dr Moh Sholeh Mpd PNI, ahli terapi shalat tahajud yang juga Guru Besar IAIN Surabaya. Dengannya, ia mengaku banyak belajar bagaimana shalat khusyuk dan shalat tahajud. Ia pun mempraktikkannya secara rutin. Makin hari, ia terasa makin terikat batinnya dengan Sang Khalik. “Batin menjadi tenteram dan tidak merasa sendiri lagi,” ujarnya tentang manfaat tahajud.

Di tengah malam ia selalu bermohon kepada Allah. Ya Allah hari ini saya banyak persoalan, saya hanya manusia lemah, saya mohon kekuatan-Mu. ”Ternyata itu yang membuat saya makin tenang menjalani berbagai persoalan. Saya bisa lebih sabar, emosi saya bisa dikendalikan,'' ujarnya kepada Republika Senin (26/3).

Menurut dokter yang dosen Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang jurusan Patologi Klinik ini, sudah beberapa tahun ini ia men-dawam-kan shalat tahajud. Ia juga tak segan untuk meresepkan tahajud kepada pasien-pasiennya. “Jadi apapun sakitnya sebaiknya dibantu dengan shalat tahajud, dengan memohon kesembuhan pada Allah. Meminum obat itu hanya satu sarana untuk menyembuhkan.

Ia mengaku kini makin hari hidupnya makin tenang. ''Alhamdulillah, dengan shalat tahajud rasanya hidup ini tidak ada sulitnya. Pasti ada solusinya yang langsung diberi oleh Allah SWT,'' ungkap ibu tiga anak ini.

Kebesaran Allah SWT kembali terbukti saat ia melaksanakan ibadah haji tahun 2002. Sejak berangkat dari Tanah Air, mantan kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Malang ini merasa saat puncak pelaksanaan ibadah haji, kemungkinan besar dirinya sedang datang bulan. Apalagi dia adalah tipe wanita yang sikus haidnya selalu tepat.

Namun diluar dugaannya, ampai selesai wukuf di Padang Arafah, ia belum datang bulan. Padahal, ia tidak mengonsumsi obat-obatan apapun. “Alhamdulillah saya diberikan kemudahan, saya di sana tidak hidup dengan siklus yang sebenarnya. Bagi saya itu menjadi suatu keanehan yang luar biasa,” ujarnya. Maka seluruh sunah dan rukun haji dilaksanakannya tanpa hambatan.

Kejadian di Masjid Nabawi juga menambah keimanannya. Saat itu, dia jatuh sakit sehingga berpikir tidak akan bisa melakukan shalat Arbain. “Saya sudah pasrah karena badan saya demam, panas tinggi seperti terbakar. Bahkan saya merasa tidak bakal hidup lebih lama lagi,” ujarnya.

Ia duduk di pinggiran masjid, sampai kemudian datang seorang wanita tua yang membawa air zamzam di tangannya. Wanita itu mendoakannya dengan doa waktu Nabi Ibrahim dibakar oleh Raja Namrud dan membasuhnya dengan air itu. Ia juga diminta untuk melakukan shalat Tobat.

Ia pun bergerak untuk melakukan shalat. Di rakaan kedua, ia merasa badannya ringan. Usai shalat, ia merasa panas tubuhnya menurun. “Saya bahkan sempat membaca Alquran meskipun tajwid saya waktu itu tidak bagus,” ujarnya. “Subhanallah!” kata itu yang selalu keluar dari bibirnya jika mengingat kebesaran Allah yang dilimpahkan baginya.

( dam )
ilmu adalah investasi tiada henti