ikatlah ilmu dengan menuliskannya"sanitomichie"

Friday, June 8, 2007

Bandung Zaman Baheula

Melangkah dalam satu tujuan menuju ridho illahi.

Bandung Zaman Belanda
Oleh T. BACHTIAR

SESUNGGUHNYA, untuk apa penjajah Belanda di Bandung repot-repot membangun taman-taman kota dengan baik? Sejak 1917, ketika dibentuk Komite Bagi Perlindungan Alam Bandung, Pemerintah Kolonial itu telah merancang Kota Bandung sebagai kota taman. Bahkan, mereka berambisi menjadikan Bandung ini sebagai kota yang ideal di daerah tropika.

Pada 1929 dibuatlah rencana besar pembangunan kota, yang sekarang disebut Plan Karsten. Dalam rencana itu disebutkan bahwa standar taman kota Bandung adalah 6,7 m2/orang. Empat tahun sebelum merdeka, jauh sebelum Malaysia menetapkan standar kebutuhan taman 1,9 m2 per orang dan Jepang minimal 5 m2 per orang, Thomas Nix sudah merencanakan bahwa kebutuhan taman untuk Bandung adalah 3,5 m2/orang.

Berapa luas sesungguhnya standar luas dari taman yang harus dibangun di sebuah kota? Ada yang berpendapat 7-11,5 m2 per orang, ada juga yang berdasar pada luas dan jarak jangkauan dari tempat tinggal. Ada taman kecil yang luasnya kurang dari 2 ha yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki dari lingkungan rumah. Taman menengah luasnya 20 ha yang terletak 1,5 km dari perumahan dan taman besar yang luasnya minimal 60 ha dengan jarak 8 km dari perumahan.

Pemerintah kolonial pengisap kekayaan bumi nusantara itu nyatanya masih membangun taman-taman kota Bandung dengan kesungguhan hati sehingga taman-taman kota berdiri di berbagai tempat, dari ukurannya yang luas hingga yang kecil-kecil. Tidak kurang dari 58 ha lahan dibangun menjadi taman-taman kota, yang sampai saat ini masih dapat dibanggakan, kecuali yang sudah dengan sengaja dialihfungsikan dengan restu pemerintah era kemerdekaan.

Apa yang terjadi setelah negeri ini merdeka? Dalam dokumen tertulis sudah ada. Taman kota mendapat perhatian dalam berbagai dokumen, seperti dapat dibaca dalam Master Plan 1971-1991, Rencana Induk Kota Bandung 1985-2005, Rencana Umum Tata Ruang Kota, atau Rencana Detail Tata Ruang Kota 1996-2003, atau dokumen lainnya. Sayangnya, rencana itu sekadar tertulis dalam perencanaan menjadi dokumen semata karena tak ada kesungguhan untuk mewujudkannya.

Taman kota, disadari atau tidak, telah membentuk dan membangun citra Kota Bandung. Pencitraan yang baik tentang sebuah kota, sesungguhnya itu hanya dampak dari keadaan yang sesungguhnya tentang lingkungan perkotaan yang nyaman. Taman-taman kota menjadi penting karena dapat berperan sebagai sarana pengembangan budaya kota, pendidikan, dan menjadi pusat-pusat kegiatan kemasyarakatan.

Pohon-pohon dalam taman kota juga memberikan manfaat keindahan, penangkal angin, dan penyaring cahaya matahari. Jalanan yang dinaungi pohon, suhunya 20 derajat C lebih rendah daripada jalan aspal yang tidak dinaungi pepohonan. Namun sayang, ada kecenderungan dari warga Kota Bandung, justru menebangi pohon pinggir jalan ketika memperbaharui rumahnya ketika berbagai factory outlet (FO) dan mal diresmikan sehingga lingkungannya benar-benar menjadi dibakar matahari.

Lihat saja kampus, supermarket, apartemen di Jln. Setiabudi, mal di Jln. Merdeka, di Jln. Gatot Subroto, Jln. Naripan, Jln. Kopo, Jln. Pelajar Pejuang, Jln. Ibrahim Aji, atau FO di Jln. Sukajadi, di Jln. Martadina, Jln. Cihampelas, pom bensin di Jln. Lembong, dan banyak lagi, adalah beberapa contoh bagaimana orang Bandung kini tidak paham akan manfaat pohon.

Pada era kemerdekaan, ketika ibu kota Kabupaten Bandung pindah ke Soreang, kita bisa saksikan, adakah taman kota yang dibangun anak negeri di zaman reformasi ini di ibu kota kabupaten yang sesuai dengan standar yang dibuat Thomas Nix, prakemerdekaan, misalnya?

Melihat ketidakmampuan anak negeri membangun taman-taman kota, seorang pewawancara di radio Mara beberapa waktu yang lalu menanyai narasumbernya, "Apakah menyesal merdeka?" itu pertanyaan berbahaya sekaligus menggambarkan bagaimana perasaan jengkelnya karena justru bangsa sendiri tak mampu membuat, bahkan memelihara taman yang sudah dibangun penjajah.

Pembangunan mal-mal di batas kota, pabrik, jalan tol, dan pusat perkantoran pemerintahan telah menaikkan suhu di kawasan itu karena pembangunannya tidak diimbangi dengan membuat taman, hutan kota, membuat situ, jalur hijau, menanami bahu jalan, menghijaukan sempadan sungai, dan kawasan terbuka lainnya. Akibatnya, terjadilah pulau-pulau panas yang semakin meluas di hampir seluruh kawas

Kita tahu bahwa dalam tubuh manusia terdapat organ hypothalamus yang mengatur mekanisme suhu tubuh agar tetap pada kisaran 37 derajat C. Tingginya suhu telah menyebabkan hypothalamus bekerja lebih keras dan merangsang pori-pori kulit membesar sehingga peredaran darah menjadi cepat, dan keringat akan deras ke luar, atau timbulnya reaksi tubuh yang berguna untuk mengurangi panas tubuh yang berlebih.

Bila hypothalamus sudah bekerja maksimal, tetapi suhu lingkungan tetap panas, akan terjadi gejala-gejala: gelisah, lelah, letih, lesu, sakit kepala, mual-mual, dan ingin muntah. Kemudian gejalanya meningkat menjadi mengigau, tidak sadar, dan bahkan bisa meninggal karena otak diserang panas yang berlebihan. Bisa juga berupa gejala jenuh, gelisah, sakit kepala, nafsu makan rendah, gampang tersinggung, insomnia, atau terjadi serangan jantung karena jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh untuk menurunkan suhu tubuh yang berlebih tadi.

Kalau selama ini warga Kota Bandung terkenal karena kreativitasnya, karena gagasannya, sangat mungkin itu karena tumbuh di lingkungannya yang nyaman. Lalu, bagaimana dengan lingkungan Kota Bandung dengan kenaikan suhu udaranya yang terus meningkat? Inilah hal yang harus mendapat perhatian agar generasi muda Bandung tidak semakin menurun prestasinya, tidak menurunkan kesehatan mentalnya, tidak muncul sifat-sifat beringasnya, yang belakang ini sudah terlihat dengan munculnya geng-geng ABG yang meresahkan warga kota.

Frances Kuo dari Landscape and Human Health Laboratory University of Illinois. Kuo menyimpulkan, "Tanpa akses ke rerumputan dan pepohonan, manusia adalah makhluk yang sangat berbeda. Mereka yang tinggal di gedung-gedung dekat areal hijau, memiliki rasa kemasyarakatan yang lebih kuat dan lebih baik dalam mengatasi tekanan dan kesulitan hidup." Frances Kuo yang mengadakan penelitian dampak ruang hijau bagi kesehatan warga kota di USA setelah mengadakan penelitian pada anak usia 5-18 tahun di 98 apartemen di berbagai negara bagian, Kuo sampai pada kesimpulan, "Anak-anak dengan gangguan konsentrasi memperlihatkan berkurangnya gejala-gejala gangguan saat mereka menghabiskan waktunya di lingkungan alami. Setelah bermain di ruang terbuka hijau, anak-anak itu dapat berkonsentrasi dan menyelesaikan tugas-tugas serta dapat mengikuti perintah dengan baik. Hasil penelitian lainnya adalah, semakin hijau lingkungan sekitar, semakin rendah kriminalitas terhadap manusia dan properti."

"Pepohonan dan rerumputan", begitu tulis Kuo, "dapat memengaruhi kesehatan mental warga kota karena memberikan tempat yang ramah dan nyaman untuk berkumpul."

Ini terjadi di USA tahun 2003, saat diadakan konferensi para Wali Kota se-Amerika Serikat. Mereka menandatangani resolusi hutan kota untuk meningkatkan dan pertumbuhan pepohonan dan hutan perkotaan. Dua tahun kemudian, di San Francisco, 50 pemimpin kota dari seluruh dunia menandatangani deklarasi kota hijau. Salah satu resolusinya adalah, "2015 di kota-kota itu telah dibangun taman-taman kota dan lahan terbuka hijau setiap setengah km dari rumah penduduk.

Taman-taman kota menjadi berarti bagi warganya bila taman kota itu dapat digunakan untuk berbagai kegiatan dan kepentingan, dapat digunakan oleh masyarakat umum dari berbagai latar belakang sosial, ekonomi, dan budaya serta nyaman bagi berbagai kondisi manusia, serta memiliki pertautan antara manusia, ruang, dunia luas, dan konteks sosial. Oleh karena itu, taman-taman kota dapat berfungsi sebagai tempat interaksi warga kota, dapat menjaga dan meningkatkan kualitas modal sosial warga kota.

Modal sosial itu merupakan kekuatan yang dapat menggerakkan warga kota yang merupakan bagian dari organisasi sosial, berupa hubungan sosial dan rasa saling percaya yang memfasilitasi koordinasi dan kerja sama untuk kepentingan bersama. Modal sosial ini dapat memengaruhi peningkatan perekonomian sampai terciptanya masyarakat madani yang kuat. Modal sosial mempunyai peranan yang penting dalam penciptaan pemerintahan kota yang responsif dan efisien, yang ditandai dengan adanya masyarakat madani yang kuat dan dinamis.

Mengakhiri tulisan ini, bahwa pohon yang sering dinilai tidak ekonomis di perkotaan, justru menjadi daya tarik yang luar biasa. Ini contohnya: apa yang diceritakan wisatawan sepulang dari Jln. Cihampelas? "Ada pohon besar yang rindang begitu memasuki pelataran C-Walk." Lainnya? "Sama saja, seragam bergaya dunia." Begitupun saat turis mengunjungi USA, mereka tertarik dengan adanya hutan kota di tengah Kota New York yang dinamai Central Park. Demikian juga Paris yang berhasil mengembalikan kota itu menjadi kota taman.

Bandung yang terkenal sebagai kota taman pada masa prakemerdekaan dapat ditata kembali dan dikembalikan menjadi kota yang ramah bagi warganya. Mengapa? Kalau kota ini masih bisa membangun dua tiga mal di perkotaan, itu sama artinya, kalau ada iktikad baik, juga dapat membangun dua tiga taman kota yang sesungguhnya. Masa kalah sama penjajah?***

Penulis, anggota Masyarakat Geografi Indonesia dan Kelompok Riset Cekungan Bandung.

Kau memilihnya....

Melangkah dalam satu tujuan menuju ridho illahi.

Kau Memilihnya

ku sangat sedih
ku sangat kecewa

sakit hatiku
perih yang kurasa

saat melihat kau bersamanya
saat ku tahu kau memilihnya

apa salahku
apa kurangku

sudah kukorbankan semua hanya dan demi mu
sudah kuturuti pintamu

kini hatiku terasa sedih
kini diriku menangis perih

kau tukar semua pengorbananku dengan sakit ini
kau tukar semua kebahagiaan ini dengan senyummu yang telah lukai
kadang kau memberi harapan yg membuat hatiku senang
tapi dalam waktu tak lama kau memberi harapan kosong

kenapa kau seperti itu
jika kau tak suka perglah dari hidupku
jauhi diriku untuk selamanya

jangan kau beri harapan dengan cepat kau ubah semua itu

sungguh kusangat mencintaimu
kusangat menyayangimu



myspace codes
Myspace Codes: MyNiceSpace.com










































Dunia Memang Tempat Memilih....

Melangkah dalam satu tujuan menuju ridho illahi.

Musuh yang memusuhimi dengan terang-terangan adalah lebih baik daripada kawanmu yang palsu. (Arif bijak)

Dunia Memang Tempat Memilih

Seberapa senang yang kau rasakan
Seberapa indah yang kau rasakan
Seberapa Enak yang kau rasakan di dunia ini
itu semua hanyalah fatamorgana, sesaat dan pasti ada akhirnya


Seberapa sakit yang kau rasakan
seberapa kelam hidup yang kau rasakan
Seberapa sunyi yang kau rasakan di dunia ini
itu semua hanya sementara,
kenapa masih bersedih memikirkan itu semua

Ingat kembali yuk, kemana kita akan pulang
disana tempat kita...
dan disanalah kita akan kekal, abadi…

kalo kita masih yakin dengan itu
kenapa ujian kesenangan itu melalaikan kita
kenapa ujian kesusahan membuat kita jauh dari bersyukur

di dunia adalah tempat memilih
kemana, apa yang kita pilih..
baik, buruk, susah, senang..
dan yang paling penting Surga atau Neraka
itulah pilihan kita…
semuanya terserah kita…

memang Dunia adalah tempat memilih…


myspace codes
Myspace Codes: MyNiceSpace.com





Sepenggal Doa Untukmu

Robb,...
Aku datang pada Mu dengan penuh kepasrahan
Ketika dihadapkan kepada pilihan terberat

Robb,...
Beri ketetapan hati untukku
Hati yang terbaik yang sama-sama kita lihat
Hati yang bukan saja menyejukkan dalam pandanganku
Tapi hati yang telah kau lihat sampai menembus relung kalbunya...

Alloh yang Maha Kuasa,
Maha melihat masa depan,
Maha mengetahui yang akan terjadi
Engkau jua yang mengetahui keinginan terdalam hatiku

Ya Alloh,...
Jika mendambanya adalah kesalahan
dan merindunya adalah kekeliruan
Tolong jangan biarkan hati ini terbuai dalam keindahan fatamorgana semu...

Jika kesempurnaannya bukan untukku...
Tolong bawa jauh dari relung hati...
Hapuskan khayalan keindahan tentangnya
dan jangan biarkan aku terlena dalam keindahannya...
Gantikan aku dengan kesempurnaan yang sebenarnya untuk dia

Tapi Tuhan,...
Jika kesempurnaanku adalah bersamanya
Beri aku kekuatan menentukan pilihan
Beri aku kesabaran dalam menjalani proses menggapainya
Jika dia memang untukku...
Jangan biarkan aku menyerah & terpuruk dalam belenggu masa lalu............

Smoga kau ridhoi kami untuk bersatu
Mengarungi sisa umur...
Menapaki jalan kearah Mu...
Dan melukis keindahan untuk dunia dan akhirat kami...

Tolong beri kesabaran yang penuh...
dalam melalui detik-detik waktu yang berjalan...

Amien......

Doa ini untuk seseorang yang telah mengingatkan tentang kekuasaan-Nya, menjadikan aku kembali merindukan cinta-Nya. Terimakasih atas semua yg pernah kita lalui.....
Smoga Alloh slalu membimbing & membahagiakan mu... Amien


myspace codes
Myspace Codes: MyNiceSpace.com








My Ghirah......yang kembali

Melangkah dalam satu tujuan menuju ridho illahi.:banana:banana:banana

:banana:banana:banana:banana:banana:banana:banana

GHIRAH

Ini adalah cerita baruku yang telah lama terkubur namun kini tergugah kembali
sewaktu dulu aku berjalan menapaki kerikil kerikil kecil
kerasnya batu yang kuinjak membuat aku goyah dalam melangkahkan kakiku
namun semuanya tak terasa lagi setelah lama kucoba untuk melaluinya
tiada yang besar ataupun kecil semua sama batu batu itulah yang menghadangku
terkadang kerasnya membuat aku ragu untuk melewatinya
Aku tetap berjalan dengan keyakinan batu batu itu bukanlah penghalang bagiku
mereka kelak akan menjadi sahabatku,sahabat perjalananku
mereka setia menemaiku berjalan melewati saat saat perjalananku
telah lama semua kulalui mereka kini menjadi sahabat kukembali
mereka trersenyum ketika aku kembali melewatinya
ada lamabayan yang hangat ,ada keakraban yang tersirat
dan kini aku yakin aku tak sendiri lagi dalam perjalananku
tak kan ada lagi keringat kelelahan yang selalu membasahiku
yang ku tau mereka sahabatku yang lama tlah kutinggalkan
Aku rindu padamu sahabat laluku
Aku mengharap semua takan berakhir begitu saja
seperti dulu...........
Ghirah yang pernah tertanam dalam jiwa kini bangkit kembali
melahirkan semangat yang baru
untuk menapaki jalan yang masih jauh
entah berapa lagi aku sanggup bertahan
aku tidak tau
sampai kapan
Girahku temanilah aku selalu

istanasurgaku.blogspot.com

Thursday, June 7, 2007

Selamat Tinggal 2006......

Melangkah dalam satu tujuan menuju ridho illahi.

"manusia tanpa CINTA tiada indahnya

cinta tanpa NAFSU tiada nikmatnya

nafsu tanpa AKAL tiada jaminannya

akal tanpa IMAN penah segalanya!!



MADAH CINTA TAHUN 2006

Tahun 2006 sudah pun bermula dan aku masih tercari-cari sesuatu!
Aku sendiri menjadi bingung...

Masa berlalu begitu pantas.
Yang muda semakin tua ...
Dan yang tua semakin tua .... dan bakal menghadapi kematian!

Apakah erti sebenar kehidupan ini?!

Apakah yang dikejar2 olih ramai manusia didunia ini?
Kekayaan?
Kemewahan?
Kedamaian?
Ketenangan?
Kasih sayang?
Persahabatan?......
Kebenaran?
Atau....Apa?!

Dimana-mana kita dapat melihat berbagai2 kejadian.
Hari demi hari......
Suka dan duka.
Senyum dan tangis
Tenang dan gelisah
Air-mata dan pertumpahan darah
Jaya dan gagal
Kelahiran dan kematian!

Aku masih mengira-ngira tentang itu semua.
Yang aku pasti ialah....
Masa tetap akan bejalan terus tanpa belas kasihan dan tanpa menolih kebelakang!

Manusia Bodoh......apakah Aku....

Melangkah dalam satu tujuan menuju ridho illahi.


Dahulu terasa indah
Tak ingin lupakan
Bermesraan selalu jadi Satu kenangan manis

Tiada yang salah
Hanya aku manusia bodoh
Yang biarkan semua ini permainkanku
Berulang ulang kali

Reff :
Mencoba bertahan sekuat hati
Layaknya karang yang dihempas sang ombak
Jalani hidup dalam buai belaka
Serahkan cinta tulus di dalam takdir

Tak ayal tingkah lakumu
Buatku putus asa
Kadang akal sehat ini
Tak cukup membendungnya

Hanya kepedihan
Yang selalu datang menertawakanku
Engkau belahan jiwa
Tega menari indah di atas tangisanku

Bridge :
Semua kisah pasti ada akhir
Yang harus dilalui
Begitu juga akhir kisah ini
Yakinku indah

Tapi sampai kapankah kuharus
Menanggungnya kutukan cinta ini
Bersemayam dalam kalbu


myspace codes
Myspace Codes: MyNiceSpace.com







Terbang bersama karpetku...

Melangkah dalam satu tujuan menuju ridho illahi.

arab man floatingKarpet Ajaib Ala Istanasurgaku yang akan membawa kejalan terang penuh nikmat yang kekal "surga"rindui aku berkunjung padamu bawa aku mengelilingi taman indahmu,ingin kurasa suasanamu,kemegahanmu,ingin rasanya ku kau peluk dengan kasih kekalmu yang akan memanjakanku"Surga"kuharap kau tau aku selalu merindumu.

Hiburlah Dirimu....

Melangkah dalam satu tujuan menuju ridho illahi.

"Rasulullah senantiasa berwajah ceria, beliau pernah besabda, "Janganlah terlalu membebani jiwamu dengan segala kesungguhan hati. Hiburlah dirimu dengan hal-hal yang ringan dan lucu, sebab bila hati terus dipaksakan memikul beban-beban yang berat, ia akan menjadi buta"


Do'a dikala ragu akan dirinya...:)

Bagi yang sedang bimbang oleh sang kekasih, nih ada do'a yang bagus untuk diamalkan. Selamat Mengamalkan ya....:)

Ya Allah...
Seandainya telah Engkau catatkan
dia akan mejadi teman menapaki hidup
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagiaan diantara kami
Agar kemesraan itu abadi
Dan ya Allah... ya Tuhanku yang Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini
Ke tepian yang sejahtera dan abadi

Tetapi ya Allah...
Seandainya telah Engkau takdirkan...
...Dia bukan milikku
Bawalah ia jauh dari pandanganku
Luputkanlah ia dari ingatanku
Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku

Dan peliharalah aku dari kekecewaan
Serta ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti...
Berikanlah aku kekuatan
Melontar bayangannya jauh ke dada langit
Hilang bersama senja nan merah
Agarku bisa berbahagia walaupun tanpa bersama dengannya

Dan ya Allah yang tercinta...
Gantikanlah yang telah hilang
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
Walaupun tidak sama dengan dirinya....

Ya Allah ya Tuhanku...
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan
Adalah yang terbaik buatku
Karena Engkau Maha Mengetahui
Segala yang terbaik buat hambaMu ini

Ya Allah...
Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku
Di dunia dan di akhirat
Dengarlah rintihan dari hambaMu yang daif ini

----------------------------------------
Jangan Engkau biarkan aku sendirian
Di dunia ini maupun di akhirat
----------------------------------------

Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran
Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman
Supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup
Ke jalan yang Engkau ridhai
Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh

Amin... Ya Rabbal 'Alamin

Dudung.net

Kerja Adalah Kehormatan.....

Melangkah dalam satu tujuan menuju ridho illahi.

Kemuliaan dalam kesederhanaan
Sobat, kalo kita nyadar bahwa potret masa depan telah kita bingkai sejak saat ini, tentu hidup sederhana dalam keseharian lebih keren dibanding terjebak dalam hingar-bingar kesenangan dunia belaka. Hidup sederhana yang kita maksud adalah membelanjakan harta dengan tidak berlebihan untuk memuaskan nafsunya serta nggak pelit dalam berbuat kebaikan. Allah Swt. berfirman:

“Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin, dan orang yang dalam perjalanan, dan janganlah kamu menghamburkan hartamu secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu saudaranya setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya”(QS al-Isrâ [17]: 26-27)

Jadi, kalo punya harta berapa pun, kita ikhlas membaginya untuk berbuat kebaikan, nggak semuanya dilalap untuk memenuh hasrat belanja kita yang nggak ketulungan. Oya, kalo pun mo beli barang untuk memenuhi keperluan, ya disesuaikan dengan kebutuhan kita. Bukan dipaksa memenuhi keinginan kita yang gampang tergoda oleh iklan yang bombastis. Tetep kalem, Bro! Nggak usah tergesa untuk tergoda.

Untuk itu, kita bisa menauladani kehidupan Rasulullah saw. Umar Ibnu Khattab bercerita: “Aku pernah minta izin menemui Rasulullah, aku mendapatkan beliau sedang berbaring di atas tikar yang sangat kasar, sebagian tubuh beliau berada di atas tanah, beliau hanya berbantal pelepah kurma yang keras. Aku ucapkan salam kepadanya dan duduk di dekatnya, aku tidak sanggup menahan tangisku.

“Mengapa engkau menangis, hai putra Khaththab?” Rasulullah bertanya. Aku berkata, “Bagaimana aku tidak menangis, tikar ini telah menimbulkan bekas pada tubuh engkau. Engkau ini nabi Allah, kekasihNya, kekayaanmu hanya yang aku lihat sekarang ini. Padahal di tempat sana, Kisra dan Kaisar duduk di atas kastil emas, berbantalkan sutra”.

Nabi yang mulia berkata, “Mereka telah menyegerakan kesenangannya sekarang juga, kesenangan yang akan cepat berakhir. Kita adalah kaum yang menangguhkan kesenangan kita untuk hari akhir kita. Perumpamaanku dengan dunia seperti seseorang yang bepergian pada musim panas, ia berlindung sejenak di bawah pohon, kemudian berangkat dan meninggalkannya”. (Hayat al- Shahabah 2: 352)

Untuk mewujudkan pola hidup sederhana dalam keseharian, bisa kita mulai dengan: Pertama, jinakkan perasaan tidak puas terhadap kenikmatan yang udah Allah kasih buat kita. Hidup kita bakal dibikin tekor dunia dan akhirat kalo pikiran selalu terfokus pada apa yang belum kita miliki, bukan mensyukuri apa yang sudah kita punya.

Kedua, lejitkan rasa percaya diri dalam diri kita. Orang psikologi bilang, Orang yang punya merasa rendah diri akan mudah terjebak dalam pola hidup yang tidak sederhana dengan cara menipu diri -self deception (Hamacheck: 1987). Dia takut memunculkan identitas aslinya sehingga menipu dirinya dengan menghadirkan jati diri orang lain yang dipercaya bisa diterima oleh lingkungan dibanding dirinya. Maka, sebagai remaja muslim, kudu tetep confident dengan kesederhanaan hidup kita yang terbalut ridho ilahi. Nggak mesti jadi bebek kan? Nggak usah semangat ikut yang salah.

Nah sobat, alangkah indahnya jika kita bisa menghiasi hidup kita dengan kesederhanaan. Kita bisa ngasih nilai tambah pada momen perpisahan sekolah tanpa harus menyeretnya dalam budaya pesta berbalut maksiat. Kegiatan bakti sosial, foto bareng temen-temen sekelas di halaman sekolah, atau bikin buku angkatan yang berisi biodata singkat semua sohib satu angkatan dengan catatan dan harapan masing-masing, bisa jadi alternatif agenda di akhir tahun ajaran.

So, yang penting mari kita sama-sama belajar mencontoh kehidupan Rasulullah saw. maupun para sahabat yang sederhana dalam penampilan namun berlimpah dalam kebaikan serta memberikan manfaat bagi semua orang. Itu baru cool, calm, en confident as a moslem![hafidz: hafidz341@telkom.net]

"Sering terjadi pada umur yang panjang masanya, tapi sedikit manfaatnya. Ada pula umur yang pendek waktunya, tapi panjang manfaatnya." (Ibnu Athaillah, Al Hikam)




KERJA ADALAH KEHORMATAN

Oleh : Andrie Wongso*)

Seorang eksekutif muda sedang beristirahat siang di sebuah kafe terbuka. Sambil sibuk mengetik di laptopnya, saat itu seorang gadis kecil yang membawa beberapa tangkai bunga menghampirinya.

”Om beli bunga Om.”

”Tidak Dik, saya tidak butuh,” ujar eksekutif muda itu tetap sibuk dengan laptopnya.

”Satu saja Om, kan bunganya bisa untuk kekasih atau istri Om,” rayu si gadis kecil.

Setengah kesal dengan nada tinggi karena merasa terganggu keasikannya si pemuda berkata, ”Adik kecil tidak melihat Om sedang sibuk? Kapan-kapan ya kalo Om butuh Om akan beli bunga dari kamu.”

Mendengar ucapan si pemuda, gadis kecil itu pun kemudian beralih ke orang-orang yang lalu lalang di sekitar kafe itu. Setelah menyelesaikan istirahat siangnya, si pemuda segera beranjak dari kafe itu. Saat berjalan keluar ia berjumpa lagi dengan si gadis kecil penjual bunga yang kembali mendekatinya.


”Sudah selesai kerja Om, sekarang beli bunga ini dong Om, murah kok satu tangkai saja.” Bercampur antara jengkel dan kasihan si pemuda mengeluarkan sejumlah uang dari sakunya.

”Ini uang 2000 rupiah buat kamu. Om tidak mau bunganya, anggap saja ini sedekah untuk kamu,” ujar si pemuda sambil mengangsurkan uangnya kepada si gadis kecil. Uang itu diambilnya, tetapi bukan untuk disimpan, melainkan ia berikan kepada pengemis tua yang kebetulan lewat di sekitar sana.

Pemuda itu keheranan dan sedikit tersinggung. ”Kenapa uang tadi tidak kamu ambil, malah kamu berikan kepada pengemis?” Dengan keluguannya si gadis kecil menjawab, ”Maaf Om, saya sudah berjanji dengan ibu saya bahwa saya harus menjual bunga-bunga ini dan bukan mendapatkan uang dari meminta-minta. Ibu saya selalu berpesan walaupun tidak punya uang kita tidak bolah menjadi pengemis.”

Pemuda itu tertegun, betapa ia mendapatkan pelajaran yang sangat berharga dari seorang anak kecil bahwa kerja adalah sebuah kehormatan, meski hasil tidak seberapa tetapi keringat yang menetes dari hasil kerja keras adalah sebuah kebanggaan. Si pemuda itu pun akhirnya mengeluarkan dompetnya dan membeli semua bunga-bunga itu, bukan karena kasihan, tapi karena semangat kerja dan keyakinan si anak kecil yang memberinya pelajaran berharga hari itu.


Tidak jarang kita menghargai pekerjaan sebatas pada uang atau upah yang diterima. Kerja akan bernilai lebih jika itu menjadi kebanggaan bagi kita. Sekecil apapun peran dalam sebuah pekerjaan, jika kita kerjakan dengan sungguh-sungguh akan memberi nilai kepada manusia itu sendiri. Dengan begitu, setiap tetes keringat yang mengucur akan menjadi sebuah kehormatan yang pantas kita perjuangan.


Salam sukses luar biasa!
Andrie Wongso ( cyberMQ )


Bangkrutkah kita

Oleh : Amri Knowledge Entrepreneur

Suatu ketika saya berkesempatan mengisi acara di teman-teman kontraktor pengembang perumahan dengan materi “The Spiritual Financial”, yaitu bagaimana mengelola kehidupan keuangan kita secara spiritual.

Salah satu pertanyaan yang sangat mengejutkan kami adalah “Mengapa hampir 90 %, para pengembang diakhir hidupnya menjadi bangkrut secara keuangan dan kesehatan?”

Secara pribadi, saya sangat kesulitan untuk menjawab, disebabkan oleh rasa takut kalau jawaban akan menyinggung peserta. Namun karena didesak terus untuk menjawab, maka saya menjawab dengan salah satu sisi kehidupan saja.

Kalau sahabat-sahabat pernah membaca buku “The Power Of Water”, salah satu dari analisa tentang kedasyatan air adalah air yang dipuji kristalnya sangat bagus bila dipanding dengan air yang dimaki atau di cuekin. Bahkan dalam buku itu juga dibahas bahwa makanan yang dipuji akan jauh lebih lama membusuknya bila dibanding dengan makanan yang dimaki atau dicuekin saja.

Oleh karena itu, analisa tentang air yang dipuji dan air yang dimaki, berdampak dalam bentuk kristal yang berbeda dan itu akan mempengaruhi daya kesehatan air terhadap tubuh.

Tubuh kita, lebih dari 85 % komponennya mengandung air. Apabila diri kita sebagai pengembang perumahan yang sering hanya bagus di iklan dan pamflet saja, sedangkan kenyataan lapangan sering merugikan konsumen dan bahkan banyak yang sudah membayar lunas, namun tetap tidak segera dibangun atau dibangun tidak sesuai dengan janji mutu rumah dan sekaligus mutu insfra struktur, maka siap-siap saja akan dimaki-maki oleh konsumen.

Kalau ratusan dan bahkan ribuan konsumen memaki-maki kia, sehingga mempengaruhi kristal kandungan air dalam tubuh kita, maka siap-siap saja kesehatan dan ketajaman dalam menganalisis bisnis tidak seakurat bila diri kita mendapatkan pujian dan doa dari para konsumen yang sebagian besar merasa puas karena kita memberikan lebih dibanding iklan yang dijanjikan.

Sayabat CyberMQ

Sebenarnya, tidak hanya menyangkut para pengembang perumahan saja, ini hanya merupakan studi kasus saja. Namun secara garis besar, kalau kita sering merugikan banyak orang, hasil pengamatan kami, diri kita maupun perusahaan kita lama kelamaan akan bangkrut, walaupun didalamnya terdiri dari para professional dibidangnya. Sebab kristal-kristas dalam tubuh kita mutunya sangat jelek karena mendapat makian dari banyak orang dan itu mempengaruhi kejernihan dalam berpikir dan bertindak.

Apalagi kalau kita menyadari betul dengan hadist Rasulullah Muhammad saw yang intinya adalah “Hati-hati dengan mulut orang, sebab kita tidak tahu dari mulut mana yang doanya terkabul”, atau hadist lain yang salah satu intinya adalah: “Doa orang yang terdhalimi sangat terkabul”.

Lompatan kesuksesan, salah satu faktor pentingnya adalah doa-doa dari konsumen kita, begitu juga lompatan kejatuhan, salah satu faktor utamanya adalah makian-makian dari konsumen kita.

Berani hadapi tetap menjadi pengusaha apapun namanya dan selalu bersungguh-sungguh menjadikan konsumen ceria, sehingga kita mendapat pujian dan bukan makian ??? Bagaimana pendapat sahabat.

Masrukhul Amri: Seorang Knowledge Entrepreneur-pengusaha gagasan, bertempat tinggal di hp. 0812-2329518, Aktivitas sehari-hari sebagai Konsultan Manajemen Stratejik-Alternatif dan Director The Life University; Reengineering Mindsets - Unlocking Potential Power, TIM Daarut Tauhiid Bandung, sampai sekarang mengasuh acara MQ Enlightenment di 102.7 MQ FM. Spesialis konsultasi alternatif di beberapa perusahaan nasional dan multi nasional MBA-Main Bersama Amri di CyberMQ dan dosen tamu di beberapa perguruan tinggi di Bandung dan luar Bandung. Mottonya adalah mari sama-sama belajar menjadi yang terbaik. e-mail : amri{at}mq{dot} co{dot}id



Disiplin, Harga Diri yang Hakiki

Oleh : KH Abdullah Gymnastiar

Saudaraku, terkadang kita tidak menyadari bahwa harga diri kita terletak pada sejauh mana sikap disiplin ada dalam diri. Namun tidak sedikit diantara kita yang menyadari sehingga menganggap harta, pangkat dan jabatan menjadi tolak penghargaan seseorang. Maka tak sedikit orang lebih hormat pada orang yang berpangkat tinggi tapi tidak disiplin dari pada karyawan yang disiplin.

Seseorang yang memiliki jiwa disiplin, kapan pun dimana pun berada senantiasa taat peraturan. Aturan ditempat kerja, misalnya. Di kala jam masuk kerja telah ditentukan, serta merta dia datang tepat waktu setidaknya sepuluh menit sebelum waktu kerja sudah berada di tempat kerja. Pun dia tidak akan pulang sebelum waktu yang telah ditentukan. Waktu kerjanya dimanfaatkan untuk waktu kerja, tidak untuk kepentingan pribadi.

Sesorang yang bersikap disiplin banyak orang yang kagum kepadanya. Walaupun begitu, tidak akan menyurutkan niat dan tekadnya dalam bekerja. Sehingga kerjanya betul-betul berkualitas. Yang ada dalam dirinya bagaimana caranya agar waktu dan kesemptan yang ada digunakan sebaik-baiknya. Dia menyadari betul bahwa disiplin adalah harga dirinya.

Dalam aturan adanya tuntutan kedisiplinan, jika melanggar ada resikonya. Di tempat kerja salah satunya. Jika tidak sesuai dengan aturan, waktu masuk seenaknya, kerjaan dikerjakan ogah-ogahan, dapat dipastikan dia akan menerima resikonya. Bisa jadi perusahaan tidak membutuhkannya. Sehingga disepak begitu saja. Bukan hanya itu, aturan dalam ibadah saja jelas hukumannya. Ketika kewajiban shalat tidak ditunaikaan, murka Allah menimpanya. Jika dikerjakan tidak tepat waktu pun akan berdampak juga. Nilainya akan berbeda dengan yang dikerjakan tepat waaktu apalagi disertai berjamaah.

Untuk itu, saudaraku marilah kita disiplin diri. Yakinlah bahwa disiplin merupakan harga diri yang hakiki yang tidak akan tergantikan dengan apapun. Yakini pula bahwa disiplin yang akan menyelamatkan hidup kita di dunia dan akhirat. Tentu, disertai keridhaan Allah SWT. Wallahu 'alam bishawab.


Myspace Contact Tables

Myspace Contact Tables

Myspace Codes

Wednesday, June 6, 2007

Cahaya Hati..........

Melangkah dalam satu tujuan menuju ridho illahi.

Cahaya Hati
Oleh K.H. ABDULLAH GYMNASTIAR

SEMOGA Allah menganugerahkan kepada kita semua hati yang lapang dan sejuk. Apalah artinya rumah mewah dengan halaman yang luas jika hati kita sempit karena berbagai penyakit. Semoga Allah senantiasa mengaruniakan kekuatan kepada kita untuk memelihara hati ini.

Banyaknya permasalahan di negeri ini bukan karena kurang lapangnya tanah dan kekayaan negara, melainkan kurang lapangnya hati para pemimpin dan rakyatnya. Jika hati kita sempit, perkara kecil bisa menjadi besar.

Hidup ini bergantung "salah satunya" pada suasana hati. Suasana hati yang sedih akan berimplikasi pada hal yang lainnya. Tidak mungkin kita tertawa terbahak-bahak kalau hati kita sedih. Jika pada kenyataannya ternyata demikian, pasti ada sesuatu yang salah.

Semoga Allah yang menggenggam langit dan bumi, membuka pintu hati kita semua agar dapat memahami hikmah di balik kejadian apa pun yang menimpa; semoga Allah juga membimbing kita untuk bisa menyikapi kejadian apa pun dengan sikap terbaik.

Nurul yaqin atau cahaya keyakinan yang tersimpan di dalam hati hamba Allah yang arifin dan berkeyakinan teguh, ternyata datang dari khazanah kegaiban Allah Ta'ala. Alam semesta ini menjadi terang benderang karena cahaya benda-benda langit yang diciptakan Allah. Sedangkan cahaya yang menerangi hati manusia, adalah nur (cahaya) dari sifat-sifat Allah. Cahaya yang tampak adalah bekas cahaya yang diciptakan Allah, dan cahaya yang tidak tampak adalah cahaya dari sifat-sifat Allah SWT.

Syekh Athaillah dalam Kitab Al Hikam bertutur, "Nur yang tersimpan dalam hati, datang dari cahaya yang langsung dari khazanah-khazanah kegaiban. Nur yang memancar dari pancaindramu, adalah berasal dari ciptaan Allah, dan cahaya yang memancar dari hatimu adalah berasal dari sifat-sifat Allah."

Saudaraku, ada mata indra, ada pula mata hati. Mata indra bisa melihat apa yang diberikan cahaya oleh Allah, yaitu segala sesuatu yang bisa terlihat oleh mata. Sedangkan mata hati dapat melihat sesuatu yang tidak terlihat oleh pandangan mata.

Allah SWT tidak bisa dilihat oleh mata, karena mata ini terlalu lemah. Melihat sesuatu yang sangat dekat saja tidak mampu. Begitu pula untuk melihat benda yang sangat jauh. Orang yang hatinya diberi cahaya oleh Allah ketika melihat sesuatu, hatinya pun ikut melihat keagungan Allah.

Kalau hati tertutup, dunia ini menakutkan. Melihat uang, akan takut tidak mendapatkan bagian. Sebaliknya, bagi orang-orang yang hatinya terbuka, insya Allah tidak ada kerisauan tentang rezeki. Mengapa? Rezeki kita sudah pasti. Allah-lah yang membagikan semuanya. Apa yang kita dapat, tidak akan pernah tertukar. Namun, begitulah, kalau manusia risau, itu karena hatinya belum yakin dan tidak beriman.

Lihatlah para koruptor yang mencuri uang rakyat. Kalau memang mempunyai iman, mengapa harus licik? Rezeki sudah ada sebelum kita dilahirkan. Akan tetapi, begitulah orang-orang yang takut, mereka memilih rezeki dengan cara yang tidak halal. Padahal, yang seharusnya ditakuti bukan takut tidak punya uang, tetapi takut tidak punya sikap jujur, takut tidak punya rasa syukur, dan takut tidak punya kesabaran yang tinggi.

Jika seseorang diberi ujian harus merasakan sakit, hikmahnya, tubuh merasakan sakit, kemudian hati mengenal dan mengingat dosa. Kita juga mengingat bahwa ada orang lain yang lebih menderita. Namun, ada juga yang terkena musibah sakit, tetapi ia tidak sampai pada kesadaran bahwa sakitnya adalah sebuah peringatan dari Allah SWT.

Oleh sebab itu, sejak saat ini marilah kita lebih memperbanyak zikir daripada banyak bicara yang tidak bermanfaat. Orang yang beruntung itu adalah orang yang selalu diingatkan di dunia ini. Justru, yang celaka adalah orang yang diberi kelancaran oleh Allah untuk berbuat maksiat.

Apa yang harus dilakukan untuk menjaga hati? Langkah-langkah untuk menjaga hati yaitu, pertama adalah dengan cara menghindari maksiat. Mengapa? Maksiat itu menutupi hati. Jika telanjur berbuat maksiat di masa lalu, bertobatlah dengan cara menyesalinya, memohon ampunan kepada Allah SWT, dan menjauhi apa yang menjadi jalan maksiat.

Kedua, perbanyaklah membaca Alquran karena akan menghidupkan hati.

Ketiga, perbanyaklah menuntut ilmu. Ilmu bisa membuat kita semakin tahu apa yang akan kita kerjakan. Ilmu juga akan memperkuat motivasi. Mengapa? Kalau kita tidak tahu ilmu untuk apa kita hidup, kita tidak akan mempunyai motivasi.

Terakhir, carilah lingkungan yang baik. Ibaratnya, bergaul dengan tukang minyak wangi akan terbawa harum; bergaul dengan pandai besi akan bau bakaran; bergaul dengan ahli mesum menjadi mesum; bergaul dengan ahli tahajud menjadi tahajud; bergaul dengan yang tidak merokok menjadi tidak merokok.

Marilah kita rasakan, apa pun yang kita raba dengan indra, membuat kita mengenal hikmah di balik setiap kejadian yang ada. Berhati-hatilah dalam menjaga diri. Bencana tidak akan pernah menimpa kita, kecuali karena hasil perbuatan sendiri. Wallahu'alam. ***

myspace codes
Myspace Codes: MyNiceSpace.com

Kesombongan Pernah Menghancurkan Negara-negara Arab

PERANG Enam Hari merupakan perang antara Arab melawan Israel, bulan Juni 1967. Disebut enam hari karena memang hanya berlangsung dari tanggal 3 sampai 8 Juni, ketika pesawat-pesawat tempur Israel menghancurkan seluruh skuadron udara Mesir langsung di landasannya sendiri. Diikuti gerakan pasukan infanteri menyerang Gurun Sinai, Dataran Tinggi Golan, dan Tepi Barat Sungai Yordan. Perbatasan konvensional Jerusalem, yang membelah kota tua itu menjadi barat (dikuasai Israel sejak perang pertama, Mei 1948), dan timur (dikuasai Yordania), jebol.

Para pengikut Zionis fanatik menganggap Perang Enam Hari (Milhemet Sheshet Ha-Yamim), sebagai kemenangan utama, karena berhasil mempersatukan kembali Jerusalem. Perluasan wilayah ke Sinai, Golan, dan Tepi Barat hanya sekadar dampak dari keharusan melindungi Jerusalem sebagai ibu kota abadi Eretz Yisrael (Israel Raya).

Tanggal 8 Juni, perang dianggap selesai. Negara-negara Arab peserta perang mengibarkan bendera putih. Sedangkan Israel mendongakkan kepala ke langit. Menunjukkan suatu bentuk keangkuhan untuk membuktikan diri sebagai Bangsa Terpilih di muka bumi.

Hanya enam hari! Sungguh sangat mengejutkan. Para pemimpin dan seluruh bangsa Arab termangu bingung. Bagi mereka, Harbul Ayyamus sitta, perang yang cuma berlangsung enam hari dengan kerugian berlipat ganda, mulai dari kehilangan wilayah seluas 400 km persegi di kawasan-kawasan strategis Mesir (Sinai), Suriah (Golan), dan Yordania (Tepi Barat), pasukan dan alat-alat tempur, serta yang terpenting harga diri.

Bertahan

Para pengamat Timur Tengah mempertanyakan, mengapa tahun 1948, untuk menggagalkan proklamasi Israel, pasukan Liga Arab mampu menyerang dan bertahan 6 bulan melawan Israel yang dibantu para veteran Perang Dunia II, tahun 1956 ketika menghadapi krisis Suez, mampu bertahan 6 pekan. Akan tetapi, pada perang Juni 1967, dengan persenjataan lengkap serta modern, hanya mampu bertahan 6 hari?

Ternyata, menurut para tokoh kritis, baik di Mesir maupun Arab Saudi, kekalahan itu bersumber dari ketidaksiapan mental bangsa Arab sendiri. Mereka yang terbiasa berperang menggunakan senjata-senjata tradisional, tidak dapat beradaptasi dengan peralatan modern serbacanggih dan serbaotomatis. Terjadilah gagap teknologi.

Militer Arab, mulai dari panglima hingga prajurit, sangat memercayai keampuhan senjata-senjata perang mutakhir buatan Uni Soviet. Sehingga mereka berkeyakinan, tanpa disentuh dan dikendalikan manusia, senjata-senjata itu akan beroperasi sendiri melawan musuh. "Maka jangan heran, jika satu jam sebelum serangan udara Israel, masih ada pilot pesawat tempur Mesir terlelap tidur. Ketika bangun, ia melihat pesawat yang dibangga-banggakannya telah hancur berkeping-keping," tulis Muhammad al Ghazali dalam bukunya Li Madza Filistiniya? (1974).

Muhammad al Gazhali, dan rekan-rekannya, seperti Muhammad Qutub, Yusuf al Qardhawi, adalah oposisi Mesir. Mereka ditangkapi oleh rezim Presiden Gamal Abdul Nasher, beberapa saat menjelang perang, karena dianggap mengganggu konsentrasi pemerintah. Padahal kritik-kritik mereka justru diharapkan menyadarkan rakyat dan pemerintah Mesir agar jangan terlalu percaya diri, serta terlalu percaya kepada para penasihat militer Uni Soviet.

Bagaimanapun, demikian ungkap al Ghazali dan kawan-kawan, orang-orang Uni Soviet itu secara ideologis lebih dekat kepada Zionis Israel daripada kepada bangsa Arab yang notabene Muslim. Buktinya, 450 pesawat tempur AU Mesir yang semuanya buatan Uni Soviet MIG 21 dan Tu-16 ditempatkan di kawasan terbuka, tanpa penyamaran dan tanpa perlindungan. Tidak heran, jika pesawat-pesawat tempur Israel, yang dibantu foto satelit pesawat mata-mata Amerika Serikat, sangat mudah menjadikannya sebagai sasaran tembak.

Kesombongan

Terlalu percaya diri yang membuahkan kesombongan itu, tampak dari siaran-siaran propaganda radio Timur Tengah. Muhammad Natsir, tokoh Islam Indonesia yang menjadi anggota Rabithah Alam Islami, dalam bukunya Masalah Palestina (1970) mengungkapkan, betapa orang Arab telah kehilangan nalar sehat. Mereka merasa jadi makhluk paling digdaya, dan menganggap Israel hanya seekor serangga. Natsir mengutip isi siaran propaganda Radio As Shautul Arab (Suara Arab), 2 Juni 1967: "Kita ini pasukan malaikat langit yang tidak mungkin dikalahkan pasukan mana pun di muka bumi. Jumlahnya banyak, persenjataannya lengkap. Bahkan malaikatulmaut pun tidak akan mampu mengganggu kita. Apalagi Zionis Israel yang tidak lebih dari sekumpulan nyamuk. Mereka akan musnah hanya sekali tepuk!"

Kekalahan Perang Enam Hari sempat sedikit terobati pada Oktober 1973. Perang Ramadan yang dikobarkan Presiden Mesir Anwar Sadat, berhasil merebut benteng Bar Lev di Gurun Sinai dan membuat Israel kocar-kacir dan frustrasi. Akan tetapi, Israel segera bangkit. Melakukan serangan balik mematikan. Gejala Perang Enam Hari mulai tampak setelah infanteri Israel merebut Kota Iskandariah (Alexandria) dan memotong jalur distribusi logistik ke Sinai. Juga merebut kembali beberapa posisi pertahanan di dataran tinggi Golan.

Di tengah keadaan amat gawat, Raja Saudi Arabia, Faizal bin Abdul Aziz mengambil tindakan tegas. Embargo minyak bumi untuk Amerika Serikat dan Eropa, yang terang-terangan membantu Israel.

Padahal, sesungguhnya Arab menderita kerugian besar. Pertama-tama, Raja Faisal yang heroik dan patriotik dibunuh oleh keponakannya sendiri yang diperalat Mossad (1975). Kedua, Mesir dikucilkan oleh negara-negara Arab yang tidak mau mengakui kedaulatan Israel. Bahkan kemudian, Anwar Sadat, pahlawan Perang Ramadan tewas ditembak oleh anggota pasukan kehormatan Republik Mesir, ketika sedang memperingati 10 tahun kemenangan perang itu.

Mengenang 40 tahun kekalahan Arab di medan Perang Enam Hari, sekelompok generasi muda Muslim dari berbagai negara, melakukan renungan singkat di pelataran Masjidilharam, Mekah, awal Juni kemarin. Semacam muhasabah (koreksi diri). (H. Usep Romli H.M., dari berbagai sumber)***

Myspace Online Now Icons
Myspace Online Now Icons
Myspace Codes
"Orang mukmin itu pemimpin atas dirinya. Sesungguhnya ringanlah hisab atas suatu kaum yang menghisab dirinya di dunia.Dan sesungguhnya sukarlah hisab pada hari kiamat atas suatu kaum yang mengambil persoalan ini tanpa hisab" (Hasan Al Bashri)

khenshin....samurai x

The image “http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/3/3b/Kenshin_Apothecary.JPG” cannot be displayed, because it contains errors.

Melangkah dalam satu tujuan menuju ridho illahi.

Puisi Cinta Suka Dan Duka

Di gelapnya malam
Kuciptakan satu bintang untukmu
Berharap dalam gelap
Kau lihat sinarku

Di sejuknya pagi
Kuteteskan embun di daunmu
Berharap terbangun
Kau rasakan tulusku

Dalam teriknya panas
Ku coba menjadi hitam bayanganmu
Berharap tersadar
Kau rasakan setiaku

Sebuah Pilihan Hati

Takkan pernah kusesali
Semua cinta yang kuberi
Untukmu, kasih suci
hanya memberi, mengerti

Meski kau takkan kembali
Hatiku takkan berhenti
Untukmu cinta abadi
Takkan kucoba menduakan diri

Ku tahu kau bukan dewi
Juga bukan seorang putri
Namun Ku tetap mencintai
Tetap kau paling berarti


Kenangan Itu

Kenangan itu
Adalah awal sebuah kita
Begitu indah
Namun kini berakhir sudah
Kenangan itu
Mencipta semua arti kita
Terasa indah
Dan kini tak berarti sudah
Kenangan itu
Selamanya ada di hidupku
Tak peduli kini kau m’lupakanku
Kau tetap terindah dihidup ini

Melangsungkan Harap

Kutuliskan semua kata yang terlintas
Dalam bait-bait puisi kerinduan
Meski seperti tanpa arti
Asa ini tak boleh mati…

Cinta di hati…kala sendiri
Baru kumengerti satu yang kuingini
Kuat kuyakini takkan terganti
Menanti…walau mungkin s’lamanya sepi

Cinta…bukan yang kupuja
Memang tak sempurna, tapi toh terasa
Takkan kulupakan semua
Setiap detiknya…ku kan bertahan


Menanti

Sebentuk cinta yang ada di hati
Teruntukmu pasangan jiwa
Sebentuk kasih tulus nan suci
Teruntukmu selamanya
Janji yang terucap
Bukan tuk sesaat kala teringat
Hati yang t’lah terpatri
Dapat terlepas namun berbekas
Kuhanya mencoba mengertimu
Menahan inginku, endapkan rindu
Setitik asa kutitipkan dalam egomu


The image “http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/9/98/Rurouni_Kenshin_manga.jpg” cannot be displayed, because it contains errors.

Sunday, June 3, 2007

RENCANA ALLOH ITU INDAH

Melangkah dalam satu tujuan menuju ridho illahi.


RENCANA ALLOH ITU INDAH

Di waktu ku masih kecil ku teringat suatu hari Ibu ku sedang menyulam sehelai kain, aku sedang bermain dilantai.....aku pun bertanya "Ibu apa yang sedang kau lakukan? sambil tersenyum ibuku menjawab " wahai anakku ibu sedang menyulam" akupun bertanya"Ibu bolehkah aku melihatnya" ibu menjawab"Teruskanlah engkau bermain, nanti kalau ibu telah selesai akan ku dudukkan kau di pangkuannku" waktu pun terus berjalan ibuku pun memanggil aku "Anakku kemarilah ibu telah selesai. Aku pun menghampirinya dan ibu mendudukkanku dipangkuannya.
Setelah kududuk diatas pangkuannya aku pun terkejut betapa indahnya gambar pemandangan diatas kain tersebut. Akupun bertanya"Ibu mengapa tadi yang ku lihat dibawah hanyalah benang-benang kusut ,tapi yang kulihat sekarang pemandangan yang indah" dengan tersenyum ibuku menjawab"Ibu hanya mengikuti pola yang sudah tergambar dikain ini"
Seiring dengan usia ku dewasa aku pun bertanya " Ya ALLOH kenapa hidupku seperti ini.....susah.....sedih....kenapa hidupku tidak semuanya indah...hatiku sakit ya ALLOH"dengan kasih sayangNya ALLOH menjawab"Wahai Hambaku sabarlah engkau dengan semua itu, AKU sedang menyulam kehidupan mu, teruskanlah pekerjaan mu dibumi ini....kelak akan AKU panggil engkau dan engkau pun akan melihat rencana KU yang indah untukmu"

Sahabatku dari ilustrasi diatas semoga dapat menjadi bahan renungan untuk kita dalam menjalani kehidupan ini, bahwa kita tidak tahu apa yang sedang direncanakan ALLOH untuk kehidupan kita kelak ketika kita kembali padaNya. ALLOH Maha sempurna telah menciptakan kita dengan sempurna oleh karena itu berhusnudzonlah padaNya..niscaya kau akan bahagia dunia dan akhirat.

By; ASMUL 2007

MEMAHAMI HIKMAH DARI UJIAN DALAM KEHIDUPAN

Melangkah dalam satu tujuan menuju ridho illahi.

MEMAHAMI HIKMAH DARI UJIAN DALAM KEHIDUPAN
03/06/2007

Kehidupan manusia ini memang tidak pernah terlepas dari ujian. Tidak kira sama ada orang itu Islam atau bukan Islam, ada pegangan agama atau tidak, kecil atau besar, tua atau muda. Bagi orang bukan Islam, mereka menghadapinya dengan berbagai kaedah yang difikirkan logik mengikut akal mereka. Jika akal mereka sudah tidak mampu berfikir, maka mereka mengambil jalan singkat dengan makan ubat tidur, makan racun atau membunuh diri sendiri. Bagi orang Islam pula, mereka ada jalan penyelesaian yang telah Allah tunjukkan tetapi mereka perlu kepada ilmunya.

Setiap ujian yang Allah timpakan ada maksud tersirat dari Tuhan yang ramai manusia tidak tahu akan hikmah di sebalik ujian tersebut. Ujian; sama ada ujian sakit, ujian miskin, ujian isteri atau suami meragam, ujian anak-anak, kena fitnah, kena hina dan sebagainya semuanya dalam kuasa Tuhan. Hakikatnya Tuhanlah yang mendatangkan ujian itu.

Ujian yang datang ada tiga peringkat atau untuk tiga golongan manusia.

Peringkat pertama:

Untuk peningkatan darjat.
Allah berikan ujian adalah kerana hendak naikkan darjat seseorang di sisi-Nya di Akhirat kelak. Ketinggian darjat di sisi Tuhan ini adalah untuk orang-orang yang taat dengan Tuhan ketika di dunia lagi. Di dunia dia banyak berbuat amal soleh, amal kebajikan tapi masih lagi Allah beri ujian yang berat kepadanya. Ini tidak lain tidak bukan ialah untuk meninggikan darjatnya di Akhirat kerana ketabahannya dan kesabarannya menghadapi ujian. Ujian seperti ini adalah untuk para rasul, para nabi, para wali dan paling rendah ialah orang soleh. Ujian paling berat kita lihat dalam sejarah seperti yang ditanggung oleh para nabi dan rasul yang mana ia sangat bersesuaian sekali dengan tingginya darjat mereka.

Peringkat kedua:

Untuk penghapusan dosa dan didikan langsung dari Tuhan.
Ujian yang diberi untuk orang-orang Islam yang berdosa. Semua orang ada membuat dosa tidak kira dosa besar atau kecil. Ini adalah kerana manusia biasa bukannya maksum iaitu terpelihara dari dosa seperti para rasul. Jika kita merasakan diri kita tidak berdosa, itu juga merupakan satu dosa.

Jadi segala ujian ini Allah berikan tidak sia-sia dan ia ada dua tujuan:

1. Penghapusan dosa Allah Maha Penyayang kepada hamba-hamba-Nya.
Sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya melebihi dari kasih sayang yang diberikan oleh seorang ibu kepada anaknya. Walaupun hamba-hamba-Nya telah berbuat dosa tapi masih diberi peluang untuk membersihkan dosa sebelum pulang ke pangkuan-Nya dengan jalan diberikan ujian-ujian. Kesabaran dan redha dalam menerima ujian itu akan dinilai oleh Allah sebagai penghapusan dosa.

2. Untuk ‘post-moterm’ diri
Manusia lazimnya akan mudah sedar dari kesilapannya apabila ia diuji. Terutama apabila ujian itu benar-benar memberikan kesan yang mendalam dalam kehidupannya. Manusia yang telah Allah sedarkan ini akan mudah insaf dan akan sentiasa membaiki diri daripada kesalahan lalu dari masa ke semasa. Maha Suci Tuhan yang amat kasih akan hamba-Nya, walaupun telah banyak berbuat dosa tapi Allah masih beri jalan untuk menghapuskan dosa-dosa tersebut dengan cara diuji. Tetapi kita mesti faham benar akan maksud Tuhan itu. Supaya dengan itu kita dapat tabah dan redha dengan ujian Tuhan. Jika terasa berat ujian yang ditanggung, kita faham ujian itu memang sesuai dengan kita kerana telah banyak buat kesalahan dengan Tuhan atau sesama manusia. Oleh itu jika kita sedar maka kita akan berkata,
“Terima kasih Tuhan kerana sesungguhnya Engkau masih sayang lagi kepadaku. Semoga dengan ujian ini Engkau ampunkanlah segala dosa-dosaku yang lalu.”

Manusia apabila ditimpa musibah sebagai ujian hidupnya, dia akan mudah insaf akan kesalahan yang telah dilakukan. Jika tidak dia akan mudah lupa daratan, merasa diri hebat, tidak mahu terima pandangan orang lain. Ujian ini bagi orang yang faham ialah didikan terus dari Allah SWT. Tetapi jika seseorang itu tidak tahan dengan ujian yang didatangkan, ia akan hilang pertimbangan dan tidak boleh menilai tujuan baik Tuhan dalam memberi ujian itu. Orang yang tidak redha ini biasanya disebabkan tidak faham akan ilmunya. Jika ilmu mengenai ujian itu sendiri tidak ada, bagaimana pula hendak mengamalkannya?

Peringkat ketiga:

Bala atau hukuman dari Tuhan
Diperingkat ini ujian terbahagi pula kepada dua:

1. Untuk orang-orang kafir
Ujian diturunkan untuk semua peringkat manusia bukan untuk orang Islam sahaja bahkan termasuk juga orang-orang bukan Islam. Mereka juga menghadapi musibah kesusahan, kesedihan, mala petaka seperti gempa bumi, kebakaran, kematian dan sebagainya. Tetapi oleh kerana mereka itu orang-orang yang tidak beriman maka segala ujian yang ditimpakan ke atas mereka itu tidak boleh meningkatkan diri mereka itu menjadi baik. Malah mereka menjadi semakin jahat, semakin jauh dari Tuhan. Jika mereka boleh bersabar sekalipun dengan ujian tersebut, tiada pahala dan apa-apa kebaikan Akhirat untuk mereka.

2. Untuk orang Islam

Iaitu orang-orang Islam yang sudah terlalu jahat atau terlalu zalim dan sudah tidak boleh diinsafkan lagi. Tujuan didatangkan ujian di dunia ialah kerana Tuhan hendak hukum dia di dunia lagi sebelum di Akhirat. Jika ujian yang Allah berikan di dunia itu dapat menyedarkannya, maka selamatlah dia di Akhirat kelak. Itu pun jika dia faham akan hikmah yang tersirat dalam ujian itu. Kesimpulannya jika kita diuji oleh Allah, lebih baik kita anggap diri kita dalam golongan peringkat kedua kerana golongan dalam peringkat yang pertama hanya untuk orang yang luar biasa iaitu para nabi dan rasul.. Kita anggap diri kita golongan yang banyak berdosa kepada Tuhan dan layaklah kita dihukum. Manakala

3. Untuk orang yang jahat.

Kalau selepas diuji dia bertaubat, betulkan sembahyang, berpuasa, bermaaf-maafan, bertolong bantu, insya-Allah di samping Allah mengampunkan dosa kita, Tuhan juga akan selesaikan masalah kita.

Minda : ABUYA Ust Ashaari Muhammad At Tamimi

Rini,Teh Ninih & Aa Gym......

Melangkah dalam satu tujuan menuju ridho illahi.

Luqman al-Hakiim berkata, "Wahai anakku, barangsiapa suka berbohong, ia telah kehilangan air mukanya (malunya), dan siapa yang buruk akhlaknya akan banyak susahnya. Memindahkan batu yang besar lebih mudah daripada memberi pemahaman kepada orang yang bodoh."

440_garis_atas.gif (100 bytes)

Gereja Katolik Kini Dalam Masa Keterbukaan
Aktivis Kristen Bandung Kunjungi Daarut Tauhiid

BANDUNG, (PR).-
Rombongan tokoh dan aktivis Kristen Kota Bandung yang berasal dari Keusukupan Bandung, kemarin, mengunjungi kompleks Pondok Pesantren Daarut Tauhiid (DT), di Jln. Gegerkalong Girang no. 38, Bandung.

Mereka yang datang bersama seorang pimpinan Keuskupan Bandung, Pastur Y.C.Abukusman, OSc (Ketua Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan) itu, disambut para aktivis dan sukarela Gema Nusa (Gerakan Membangun Nurani Bangsa) Posko Pusat Bandung.

Sebelum berdialog dengan K.H. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) di Taman Graha MQ, rombongan sempat menyaksikan berbagai kegiatan di kompleks DT dan berbincang-bincang dengan para aktivis DT.

Dalam dialog yang dipandu Ipong Witono (aktivis Keuskupan Bandung), Aa Gym mengemukakan, Pesantren DT selama ini dikunjungi bukan hanya oleh umat Islam dari berbagai daerah di dalam dan luar negeri, tetapi juga didatangi masyarakat non-Muslim dari dalam dan luar negeri.

Disebutkan Aa Gym, para pengurus dan aktivis Pesantren DT adalah orang-orang Muslim yang sedang belajar mengamalkan sedikit ajaran Islam. Karenanya, pengetahuan dan pengamalan ajaran Islam cenderung yang sifatnya praktis dan mudah, seperti kedisiplinan, kebersihan, kiat mengatur waktu, kepemimpinan diri dan keluarga, kebersamaan, ukhuwah Islamiyah, dan sejenisnya.

Terbuka

Sementara itu, Pastur Y.C. Abukasman mengatakan, para aktivis Gereja Katolik sebenarnya saat ini sudah berada dalam masa keterbukaan. "Kami sekarang berprinsip, di luar Gereja Katolik ada juga kebenaran dan ada spiritualitas lainnya. Dulu, sejarah Gereja Katolik tidaklah demikian."

Dikemukakannya, berdasarkan pengamatan selama ini dan hasil kunjungan ke Pesantren DT menunjukkan, nilai-nilai dan semangat yang dikembangkan Aa Gym bersama rekan-rekannya bersifat universal dan persaudaraan. Melalui pertemuan itu diharapkan ada keterbukaan dan pemahaman yang tepat di kalangan umat Katolik lainnya yang selama ini mungkin bersikap inklusif. (A-44)***





Rini Memeluk Teh Ninih di Depan Aa Gym

SENIN (4/12) pagi, Alfarini Eridani (37)--istri kedua K.H. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym)--berjumpa dengan "PR" di sebuah rumah di kompleks Pesantren Daarut Tauhiid (DT). Keponakan mantan Presiden RI, B.J. Habibie ini menyatakan terkejut mengetahui foto dirinya terpampang di halaman 1 "PR", Senin (4/12).

Untuk pertama kalinya, usai menjalani ”prosesi penerimaan" sebagai keluarga besar Pesantren Daarut Tauhiid (DT)-Manajemen Qalbu (MQ) di Masjid DT Bandung, Senin (4/12) sekira pukul 9.25 WIB, Alfarini Eridani bersama Teh Ninih diajak Aa Gym menuju ke rumahnya untuk beristirahat.*ACHMAD SETIYAJI/"PR"

Dia menanyakan asal usul foto tersebut, dan "PR" pun menjelaskan foto setengah badan berbusana hitam itu diterima "PR" dari pasangan Hj. Ninih Muthmainnah (Teh Ninih) dan Aa Gym tatkala makan bersama di sebuah kafe di Jln. Dago Bandung pada Minggu (3/12) malam. Mendengar hal itu, Rini--begitu panggilan Alfarini Eridani--tersenyum.

Senin (4/12), memang hari istimewa bagi Rini. Selain merupakan hari ulang tahun yang ke-37, Rini secara spontan juga menjalani prosesi "penerimaan" keluarga besar Pesantren DT dan Manajemen Qalbu (MQ). Pasalnya, dalam forum tausiyah rutin yang diisi ceramah oleh Aa Gym dan Teh Ninih, Rini didaulat untuk hadir dan berbicara di depan audiens.

Ceritanya, setelah sekira setengah jam Aa Gym menjelaskan secara runtut dan lengkap "lelakon"-nya hingga menikahi Rini, seorang santri DT, Yuliawati (penanggung jawab operasional yatim piatu anak-anak asuh Aa Gym) menanggapi materi ceramah Aa Gym, serta mengajak hadirin untuk memaklumi kenyataan yang dialami Aa Gym dan Teh Ninih. Yuliawati menyarankan untuk menghadirkan Rini.

Aa Gym pun menganjurkan Yuliawati untuk menjemput Rini dari rumahnya, yang tak jauh dari masjid DT. Suatu peristiwa menarik pun terjadi, Yuliawati bergegas naik motornya dan tancap gas. Seorang wartawan "mengejar" Yuliawati agar dapat mengabadikan momentum langka tersebut.

Sementara itu, para staf sekpim dan pengawal Aa Gym--yang biasanya peka dan tanggap terhadap keperluan Aa Gym dan Teh Ninih--tampak terperanjat dengan situasi tersebut. Barulah setelah ada yang mengingatkan tugasnya, seorang staf sekpim menyusul Yuliawati dengan kendaraan. Standar pengamanan kepada istri kedua Aa Gym itu, langsung diberlakukan.

**

DENGAN tersipu-sipu malu, Rini turun dari mobil, lalu masuk ke masjid DT. Ribuan orang tampak memerhatikannya. Roman muka hadirin beragam, terutama kaum perempuan. Di antara mereka ada yang terlihat tersenyum hangat, dan ada pula yang tersenyum agak terpaksa.

Saat itu, Aa Gym langsung meminta Rini berbicara. Kepada hadirin, Rini meminta maaf apabila yang dilakukannya--menikah dengan Aa Gym--menimbulkan suasana kurang nyaman di tengah keluarga besar DT-MQ. "Saya sadar, ini semua takdir dari Allah SWT, dan saya tidak menyangka prosesnya secepat ini," tutur Rini.

Teh Ninih yang duduk di samping Rini, diminta Aa Gym untuk berbicara. Seraya mengutip ayat suci Alquran, Teh Ninih--dengan penuh haru--menuturkan, "Allah menciptakan hamba-Nya untuk saling mengenal dan berkasih sayang. Firman Allah SWT adalah kebenaran, sehingga pengamalan ajaran Allah SWT seperti saling berkasih sayang tentunya mengandung banyak hikmah."

Usai Teh Ninih bicara, Aa Gym menegaskan bahwa dengan kehadiran Rini di tengah forum tausiyah itu, diharapkan keluarga besar DT-MQ dapat menerimanya dengan baik. "Mulai hari ini tentunya Mbak Rini adalah bagian dari keluarga besar DT dan MQ. Mudah-mudahan kita bisa sama-sama berdakwah," ujar Aa Gym.

Acara prosesi itu pun berakhir. Rini langsung mencium tangan Teh Ninih dan memeluknya. Para santri putri juga menyalami serta mencium Rini dan Teh Ninih. Banyaknya santri dan ibu-ibu yang menyalami serta mengucapkan selamat, menjadikan Rini dan Teh Ninih sulit bergerak dari tempatnya duduk.

Selanjutnya, Aa Gym turun keluar masjid. Teh Ninih bersama Rini menyusulnya. Di depan masjid DT, ratusan santri dan ibu-ibu menyalami Teh Ninih dan Rini.

Tak lama kemudian, dengan didampingi Teh Ninih dan Rini, Aa Gym menuju ke rumahnya yang jaraknya dari masjid sekira 200 meter. Jemaah dan warga setempat pun memanggil-manggil Aa Gym, Teh Ninih, dan Rini. Mereka tampak senang dengan "mencair"-nya suasana di lingkungan pesantren DT.

Untuk pertama kalinya setelah "bersembunyi", Rini memasuki rumah Aa Gym dengan didampingi Teh Ninih. Di dalam rumah itulah, Rini merasakan kembali kehangatan suasana rumah tangga yang diikhtiarkan oleh Aa Gym dan Teh Ninih sebagai "rumahku-surgaku".

**

SEBELUM Rini ”didaulat" hadir, Aa Gym menjelaskan, tujuan utama poligami ialah menghilangkan citra bahwa poligami suatu kekeliruan atau kejahatan, menyadarkan masyarakat untuk berhati-hati dan tidak menggampangkan berpoligami.

"Selain itu, bagi yang sudah telanjur berpoligami diharuskan menata keluarganya menjadi sakinah mawaddah wa rahmah. Sepanjang satu tahun saya sering salat istikarah, memohon petunjuk-Nya. Saya yakin ini perjuangan, sehingga risiko caci maki, dan hinaan saya terima. Tapi saya yakin, satu atau dua tahun mendatang akan terlihat hikmahnya," tuturnya.

Menurut Teh Ninih, pada awalnya merasa berat menerima Aa Gym berpoligami. Kenapa? Karena, sebagai perempuan, yang dipakai perasaan. Antara perasaan dan hawa nafsu sulit dibedakan. "Selama lima tahun saya dipersiapkan oleh Aa Gym untuk menerima konsep poligami. Kini saya sadar, poligami itu indah dan komplet sebagai bagian dari pembelajaran manajemen qalbu menuju bersih hati. Saya tidak mau menuhankan hawa nafsu dengan menolak ajaran Allah dalam hal berpoligami," tutur Teh Ninih.

Pernyataan senada diungkapkan pengamat keagamaan, H. Nanang Iskandar Ma'soem, S.E.,M.S., K.H. Shidiq Amien, dan Dr. K.H. Miftah Faridl. Menurut Nanang Iskandar, status kemusliman seseorang perlu ditinjau kembali bila menentang ajaran Allah ihwal poligami. (Achmad Setiyaji/"PR")***

Friday, June 1, 2007

Tuntutlah Ilmu............

Melangkah dalam satu tujuan menuju ridho illahi.

The image “http://www.sk-sungaidua.edu.my/Grafik/nasyid2.jpg” cannot be displayed, because it contains errors.
Tuntutlah Ilmu untuk kebahagiaan Dunia Akhirat.sanitomichie

MAWADDAH FOTO.....

Melangkah dalam satu tujuan menuju ridho illahi.

MAWADDAH NASYID



ilmu adalah investasi tiada henti