ikatlah ilmu dengan menuliskannya"sanitomichie"

Tuesday, June 12, 2007

4 Visi Rumah Tangga Sakinah Mawaddah Warahmah

Melangkah dalam satu tujuan menuju ridho illahi.

Rumah Tangga Sebagai Pusat Kemuliaan

Dan yang terakhir saudara saudaraku"Khairun nas anfauhun linnas"sebaik baik manusia adalah manusia yang banyka manfaatnya,maka demikian pula sebaik baik diantara keluarga adalah keluarga yang paling banyak manfaatnya. Oleh karena itu,bulatkan tekad mulai saat ini,pastikan kita menjadikan rumah tangga ini benar benar bagai cahaya matahari,ia menerangi kegelapan ,menumbuhkan bibit ,menyegarkan yang layu,selalu dinanti cahayanya ,dan membuat gembira yang terkena tebarfvan cahayanya. Pastikan pula rumah tangga kita ini menjadi rumah tangga yang menjadi rumah tangga kebahagiaan,khususnya kepada kedua orangtua kita. Sembilan bulan kita menghisap darfahnya didalam perut.keluar kita bersimbah darah berkuah air mata.dua tahun kita hisap air susunya,puluhan tahun sampai saat ini kita hisap tenaga,kerinagt ,air mata mereka,mereka sampai rela berkorban nyawa mempertaruhkan hidupnya hanya untuk kita. Kini kita reguk kebahagiaannya,adalah zalim jikalau kebahagiaan ini tidak menjadi kemuliaan bagi kedua orang tua kita,oleh karena itu berjuanglah sekuatnya agar rumah tangga ini menjadi kebanggaan bagi ibu bapak kita. Agar rumah tangga ini melahirkan keturunan yang dapat mengangkat derajat orang tua kita. Jadikan rumah tangga kita rumah tangga yang anggota keluarganya shaleh,yang doanya bisa menjadi cahaya bagi kubur menjadi safaat di akhirat kelak,hati hati jangan biarkan rumah tangga kita menjadi beban pikiran,beban perasaan orang lain atau mencoreng aib kedua orang tua kita,Na'udzubillahi min dzaliq.' Termasuk diantara bakti kita kepada kedua orang tua kita adalah bersungguh sungguh mendidik keturunan kita,menjadikan mereka orang orang yang mulia,sehingga doanya bisa sampai,insya Allah pada kita kita ini. Keluarga kita pun harus menjadi contoh kebaikan bagi kerabat kita,kita harus menjadi contoh ,sehingga tiada yang diucapkan tentang keluarga kita selain kebaikan ,tiada yang ditiru selain kemuliaan ,tiada yang diperbincangkan selain kehormatan,Subhanallah! Selalu jadikan rumah tangga kita menjadi contoh kalau kita belum bisa membagikan harta,kalu kita tidak bisa membaggikan kekayaan ,maka bagikanlah contoh kebaikan dari rumah tangga kita sehingga setiap orang yang habis bertamu kerumah kita mendapatkan ilmu,mendapatkan wawasan tentang bagaimana berumah tangga yang baik.
Tekadkan pula agar rumah tangga kita bisa menjadi jalan terkenyangkannya orang orang yang lapar sebanyak banyaknya,bisa menjadi jalan berpakaian nya oarang tak berbaju,menjadi tempat berteduh orang orang yang kepanasan dan kehujanan menjadi tempat penyejuk bagi oprang yang hidup dalam kegersangan. Oleh karena itu,carilah nafkah sebanyak-banyaknya carilah rezeki sebanyak-banyaknya dan tekadkanlah agar rezeki itu bertebaran dimana mana,Rezeki syriatnya dari kita hakikatnya dari Allah Subhanahuwa ta'ala, Alangkah beruntungnya jikalau rumah tangga kiota hidup bersahaja,karena dari sana begitu banyak orang orang yang akan merasa tercukupi,yang merasa terpenuhi,hutang hutang akan terlunasi.Allahu Akbar! cari terus dunia agar kita bisa menjadi jalan kemuliaan bagi mahluk mahluk Allah yang lain. Selanjutnya milikilah kedudukan yang setinggi tingginya agar kita bisa meneagakan yang hak memberantas yang batil,miliki pula kekuatan sekuat kuatnya agar kita bisa menjadi jalan perlindungan Allah baghi orang orang yang lemah.
Nah ,,,saudara saudaraku ,jadikanlah diri kita menjadi jalan limpahan kakrubnia Allah yang menyebar kepada mahluknya kalu kita mau menjalani ini dengan iklas ,kita akan dapat hidup bersahaja dengan melimpahnya karunia Allah kepada mahluk mahluk-Nya lewat diri kita,itulah sebaik baik manusia itulah sebaik baik keluarga. Percayalah ,kita tidak akan terjamin dengan harta yang kita kumpulkan,tapi kita akan terjamin dengan amal shaleh yang kita lakukan,insya Allah. Kita tidak akan terjamin dengan orang orang yang menjaga disekitar kita tetapi kita akan terjamin jikalau kita lebih mampu menjaga banyak orang. Semakin kita banyak menolong,semakin banyak kita deitolong oleh Allah,semakin kita melapangkan urusan orang lain
semakin kita dilapangkan oleh Allah. Memang tiodak ada yang pernah tertukar.seseorang tidak akan mendapatkan dari apa yang diharapkan,tapi orang akan mendapatkan lebih banyak dari kebaikan yang bisa ia lakukan."Fa man ya'mal mitsqala dzarratin khayranyarah,wa man ya'mal mitsqala dzarratin syrran yarah."( QS Al Zalzalah 99;7-8).barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun,niscaya dia akan melihat (* balasan)Nya. Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrahpun,niscaya dia akan (melihat)nya pula. Semoga Allah yang maha menatap dan memperhatikan menggolongkan rumah tangga kita ini menjadi rumah tangga yang penuh barokah,rumah tangga yang menjadi jalan kemuliaan di dunia dan jalan kesejahteraan di akhirat.Amiin ya Allah ya Rabbal aalamiin.

myspace codes
Myspace Codes: MyNiceSpace.com


4 Visi Rumah Tangga Sakinah Mawaddah Warahmah

Melangkah dalam satu tujuan menuju ridho illahi.

Rumah Tangga Sebagai Pusat Nasihat

Kita harus tahu persisi bahwa semakin hari semakin banyak yang harus kita lakukan.Untu itulah kita butuh orang lain agar bisa melengkapi kekurangan kita guna memperbaiki kesalahan kita "Watawa shawbilhaqqi wa tawa shawbishshabr"( QS Al Ashr 103:3) inilah rahasia yang sangat penting.rumah tangga yang akan bahagia itu adalah rumah tangga yang dengan sadar menjadikan kekayaanya saling menasihati,saling memperbaiki,serta saling mengoreksi dalam kebenaran dan kesabaran. Suami yang paling baik adalah suami yang paling sanggup berkata pada istrinya " Duhai istriku saya hanyalah seorang manusia yang sedang belajar menemukan jalan hidup. Mungkin ada kelebihan karunia Allah yang harus kita syukuri,tapi pasti lebih banyak kekurangan yang mungkin dengan kehadiranmu saya akan lebih baik.Duhai istriku jikalau engkau mencintaiku,ingin menjadikan diriku pewaris surga,terus koreksilah suamimu ini agar bisa menjadi suami yang baik agar bisa menjadi suami yang bertanggung jawab."
Pada saat yang sama istrinyapun mengatakan " Wahai suamiku saya rindu menjadi istri yang mulia dalam pandangan Allah,teruslah koreksi dan nasihati saya." Begitupun kalau kita punya anak anak"Wahai anak anak bapak ibu khuatir jika kelak dituntut oleh kalian diakhirat hanya karena tidak sanggup mendidik.maka bantulah bapak bisa memperbaiki diri menjadi seorang ayah yang benar,menjadi seorfang ayah yang bertanggung jawab dan juga menjadi seorfang ibu yang arif dan bijak.
Apabila sebuah rumah tangga mulai saling menasihati maka rumah tangga akan bagaikan cermin,akan membuat anggota keluarganya berpenampilan lebih baik dan lebih baik lagi.karena tidak pernah ada koreksi yang paling aman selain korreksi dari keluarga kita,karena dia adalah darfah daging kita sendiri. Rumah tangga yang barokah itu dicirikan oleh rumah tangga yang selalu merasakan nikmat dan ringan dalam saling menasihati dengan tulus agar semakin hari semua anggotanya semakin mulia,semakin terperbaiki,dan semakin berkedudukan disisi Allah,inilah rumah tangga yang akan dijamin beruntung.


myspace codes
Myspace Codes: MyNiceSpace.com




4 Visi Rumah Tangga Sakinah Mawaddah wa Rahmah

Melangkah dalam satu tujuan menuju ridho illahi.

Rumah Tangga Sebagai Pusat Ilmu

Rumah tangga yang akan ditingkatkan derajatnya oleh Allah SWT,ternyata bukan rumah tangga yang memiliki kedudukan tinggi,tak jarang kedudukan yang tinggi itulah yang menghinakan.
Tidak jarang pula kekayaan yang banyak akan membuat sebuah rumah tangga "dimiskinkan" oleh keinginan keinginan,diperbudak dan dinistakan oleh apa yang dimiliki. Ingat "Yarfa 'illahul ladziina aamanu minkum,walladziina utul'ilma darajaat"( QS.Al mujaadilah 58:11).Ditinggikan oleh Allah orang orang yang beriman dan berilmu beberapa derajat.Artinya sesudah memantapkan niat kita kepada Allah untuk berumah tangga ,maka kekayaan yang harus kita miliki dalam berkeluarga adalah ilmu..Barang siapa yang ingin didunia harus pakai ilmu ,ingin akhirat harus pakai ilmu,ingin dunia dan akhirat harus pakai ilmu.
Kegigihan sebuah rumah tangga dalam menuntut ilmu,kegigihan rumah tangga dalam memperkaya ilmu,kegigihan sebuah rumah tangga dalam meluaskan ilmu adalah kekayaan yang teramat berharga. Karena orang yang tidak mempunyai ilmu seperti orang main fim,main sinetron,tapi tidak mengenal sekenario.
Ibarat orang yang memasuki rimba belantara tetapi tidakmembawa peta,seperti orang yang memasukilorong gua tanpa mengenali jalan jalannya,Sepanjang harinya dipenuhi oleh rasa was was,sepanjang waktunya diselimuti oleh kegelisahan,musibah dan fitnah akhirnya menjadi akrab dengan rumah tangga tersebut.
Oleh karena itu,wahai sidang pembaca yang budiman,pastikankekayaan kita adalah ilmu.
Pupuk iman adalah ilmu.Memiliki harta tapi kurang ilmu,malah kita akan menjadi "Penjaga Harta"Kalau memiliki ilmu yang banyak maka ilmulah yang akan menjaga kita.Harta dinafkahkaj bisa habis ilmu bila kita nafkahkan bisa melimpah.Oleh karena itu,pastikan agar anggota keluarga kleuarga kita selalu sungguh sungguh mencari ilmu,baik ilmu tetang hidup didunia maupun ilmu akhirat. Allah menjanjikan jikalau Allah cinta pada sebuah keluarga cirinya ialah dibukakan hati mereka untuk belajar ilmu agama. Untuk itu carilah majelis talim(majelis ilmu ) datangi dengan sungguh sungguh beli buku buku agama jadikan perpustakaan menjadi bagian penting dari perhiasan rumah kita .Dengarkan radio beli kaset VCD atau apasaja yang membuat kita makin mengenal siapa Allah,bagaimana erjalanan menuju kepada-Nya,dan bagaiman amneyikapi hidup di jalan yang disukai oleh Allah.
Percayalah rumah tangga yang kurang ilmu adalah rumah tangga yang hanya akan akrab dengan sikap emosi,jauh dari kearifan dan hanya mengandalkan kekasaran,padahal rumah tangga semacam ini kian hari akan selalu bertambah masalahnya,kian hari bertambah kebutuhannya,dan bertambah potensi konfliknya,bagaiman amungkin segala yang bertambah disikapi dengan ilmu yang tidak bertambah pula. Maha suci Allah yang menjanjikan kemuliaan hanya bagi orang orangyang beriman dan berilmu.

myspace codes
Myspace Codes: MyNiceSpace.com

4 Visi Rumah Tangga Sakinah Mawadda wa Rahmah

Melangkah dalam satu tujuan menuju ridho illahi.

Rumah Tangga Sebagai Pusat Ketentraman Batin & Ketenangan Jiwa

Seharusnya rumah tangga itu dapat menjadi pangkalan ketentraman batin dan pangkalan ketenangan jiwa.Sehingga ketika suami sudah berlumur keringat,bersimbuh peluh,bekerja dengan keras ,ia akan selalu merindukan untuk pulang kerumah.Karena rumah tangga adalah sumber ketenangan dan ketentraman yang tidak akan diperoleh dalam hiruk pikuknya kehidupan sehari hari.Demikian pula sepatutnya seorang anak begitu merindu untuk pulang kerumah karena disana akan ia dapati ibu dan ayah yang bagaikan air pelepas haus dikala dahaga. Sepatutnya pula seorang istri selalu merasa aman ,nyaman dan tentram berada untukmenikmati perjumpaan dengan suami serta anak-anaknya,sehingga semua anggota keluarga sepakat menjadikan rumah sebagai pusat ketentraman batin dan ketenangan jiwa. Namun kenyataan yang dapat Qt saksikan dikiri kanan ,tidak sedikit suami yang enggan pulang kerumahnya,hanya karena setiap memasuki rumah yang dirasakannya adalah ketidaknyamanan lantaran sikap istri dan anak anaknya,bayangkan akan pulang kemana lagi seorang suami bila ia tidak mendapatkan ketentraman dirumahnya sendiri. Demikian pula dapat kita saksikan bagaiman anak anak yang banyak berkreluyuran ,enggan pulang kerumah hanya karena mereka tidak mendapatkan ketentraman berada dirumah.Bahkan ad juga istri istri yang lebih sibuk mengutamakan aktivitas luar ,disebabkan karena tidak bisa juga merasakan serta mendapatan kenyamanan dan ketentraman hati dirumah yang ia urus.
Mengapa semua otu dapat terjadi....? padahal kalu diperhatikan rumah sudah lapang ,hartanya sidah banyak,kedudukan penghuni rumahnya begitu tinggi ,mengapa ....?sebab ketentraman dan ketenangan jiwa itu hanya akan ditemui dengan satu satunya jalan"Alaa bi dzikrillahi tathmainnul quluub"( QS.Ar ra'd 13:28) camkan,hati hanya kan tenang tentetram jikalau ingat kepada Allah.
Dengan kata lain,rumah tangga yang dibangun tanpa mengingat Allah,tidak taat kepada Allah,tidak mengenal Allah,maka demi Allah sehebat apapun harta yang ada,setinggi apapun kekuatan anggota keluarganya,semelimpah apapun kekayaan mereka,sehebat apapun kekuasaanya,tidak akan pernah bisa membeli ketentraman jiwa.karena dunia berikut isinya tidak pernah cocok dengan hati,dia hanya cocok untuk kebutuhan lahiriah belaka.
Oleh karena itu,rumah tangga yang penuh barokah itu adalah rumah tangga yang tujuannya adalah Allah SWT. Yang sehari harinya diisi dengan kesungguhan mendekat kepada Allah dan dia nafkahkan dijalan Allah,yang rumahnya disukai oleh Allah yang isinya tidak membuat murka Allah,rumah tangga yang menjadikan Allah sebagai tujuan,pegangan pergantungan hidupnya dan dibuktikan dengan ketaatan,inilah rumah tangga yang benar benar akan merasakan ketentraman.
Maaf wahai saudara saudaraku,saya berani bersumpah,demi Allah,tidak akan pernah tenbang tentram siapapun termasuk yang berumah tangga ,yang tidak menjadikan anggota keluarganya untuk bersungguh sungguh taa dan mendekat kepada Allah SWT.
Ingat jangan sampai kita terkecoh,hidup ini milik Allah,Dialah yang menguasai semua jalan kebahagiaan dan semua jalan kebaikan,dunia itu tertutup kecuali bagi orang orang yang selalu berusaha mendekat dan taat pada-Nya.
Untuk itu,pastikan rumah tangga kita menjadi rumah tangga yang ahli sujud,rumah tangga yang ahli taat,rumah tangga yang menghiasi dirinya dengan dzikrullah,dan rumah tangga yang selalu rindu untuk mengutuhkan kemuliaan hidup didunia terutama mengutuhkan kemuliaan dihadapan Alloh SWT kelak disurga.Amin yaa Rabbal'alamiin.

myspace codes
Myspace Codes: MyNiceSpace.com

Monday, June 11, 2007

tex 4 flowers


Melangkah dalam satu tujuan menuju ridho illahi.


"Wahai anak manusia, setiap kali engkau meminta kepada-Ku dan mengharap dari-Ku, maka Aku akan ampunkan bagimu apa yang telah lalu dan Aku tidak peduli betapapun besar dan banyaknya dosamu. Wahai anak manusia, seandainya dosa-dosamu mencapai setinggi langit, kemudian engkau meminta ampun kepada-Ku, maka Aku akan mengampunimu dan Aku tidak peduli. Wahai anak manusia, seandainya engkau datang kepada-Ku dengan membawa setumpuk dosa sebesar bumi, kemudian engkau berjumpa dengan-Ku tanpa menyekutukan Aku dengan sesuatu apapun, maka Aku akan memberikan ampunan sebesar bumi itu pula" (Hadits Qudsi Riwayat Turmudzi)

Di manakah Allah..........................."Aa Gym ".............................

Melangkah dalam satu tujuan menuju ridho illahi.


Di Manakah Allah?
Oleh K.H ABDULLAH GYMNASTIAR

DI manakah Allah SWT? Sebagian orang tidak pernah mengakui bahwa sepanjang hidupnya tidak pernah mengenal agama, namun tidak pernah menyadari bahwa Allah SWT yang Maha Melihat senantiasa menyaksikan apa pun yang digerakkan anggota badan, yang dipendam dalam lubuk hatinya.

Sebagian manusia lainnya baru teringat kepada Allah hanya apabila musibah datang menimpa atau kesengsaraan terus mendera, sehingga sangat merindukan Allah segera mengeluarkannya dari musibah dan kesengsaraan itu. Sementara sebagian lagi begitu rajin berdoa, sangat merindukan Allah mengabulkan segala keinginannya, namun ternyata pertolongan Allah SWT itu tak kunjung tiba. Sehingga iapun bertanya-tanya, apakah Allah SWT tidak mendengarkan doa-doanya? Kapankah pertolongan-Mu datang, Yaa, Rabb? Bukankah Engkau telah berjanji akan mengabulkan segala doa?

Akan tetapi, Subhanallah, ternyata ada juga sebagian manusia mungkin sedikit saja jumlahnya, yang begitu istiqamah melakukan amalan saleh, salat di awal waktu dengan penuh khusyuk, membaca Alquran dengan air mata bercucuran, tangannya tak lekang dari berderma, ikhlas melakukan amalan-amalan sunah; semua itu ia lakukan bukan karena merindukan agar keinginan Allah senantiasa sesuai dengan keinginannya, yang mungkin tanpa sadar diliputi hawa nafsu, melainkan semata-mata ingin selalu menghambakan diri kepada Allah Azza wa Jalla.

Dari lisannya sesungguhnya keluarnya ucapan; di manakah Allah? Itu karena ia siang malam begitu sangat merindukan pertemuan dengan Allah, sehingga kemana pun matanya memandang, yang terlihat hanyalah kemahabesaran Allah SWT, Dzat yang tiada Tuhan selain Dia. Ia merasakan selalu kehadiran Allah SWT, sehingga hari-harinya sangat dipenuhi oleh kehati-hatian agar tidak sampai tergelincir berbuat sesuatu yang dapat mengundang murka-Nya. Hari-harinya pun merupakan hari-hari yang penuh perjuangan yang disukai Allah SWT, yang belum dilakukannya.

Segera ditepisnya segala sesuatu yang bisa memalingkan dari cinta dan rida Allah SWT. Segera dibuang sejauh-jauhnya segala benda, segala hal yang dapat membuatnya merasa tergantung, kendati sekecil apa pun kepadaNya selain Allah SWT.

Ia pun sampailah pada suatu tingkat kearifan, bahwa adanya segenap makhluk di jagat raya alam semesta ini tak ubahnya bayangan pohon di permukaan air. Bayangan pohon itu sama sekali tidak akan menghalangi lajunya sebuah perahu. Demikianlah adanya hakikat makhluk atau benda di dunia ini. Keberadaan makhluk sama sekali tidak mampu menghijab seorang hamba dari Allah SWT. Kalaupun seseorang merasa terhijab, itu sesungguhnya karena ia mengira "bayangan pohon di permukaan air" itu memang ada. Padahal itu hanyalah bayangan belaka.

Persis seperti seorang musafir yang bermalam di sebuah gubuk di pinggir hutan. Saat tengah malam tiba, ketika hendak buang hadas kecil di belakang gubuk, tiba-tiba mendengar suara yang menyeramkan dari balik semak-semak, persis seperti harimau. Karuan saja ia ketakutan sehingga urung melaksanakan hajatnya.

Esok paginya ia memeriksa semak tempat asal suara itu. Ternyata itu hanya desiran angin yang cukup kuat, yang masuk ke sebuah lubang sehingga menghasilkan suara menggeram layaknya harimau. Dengan begitu akal pikiriannya telah salah menyimpulkan, sehingga ia tertahan bukan karena harimau, melainkan karena tertipu oleh prasangkanya sendiri.

Nah, seperti itulah gambaran orang yang menganggap adanya sesuatu yang layak ditakuti dan dijadikan tempat bergantung selain Allah. Sebenarnya ia tertipu oleh khayalan dan pikiran sendiri yang dangkal, sehingga mudah terjebak dan terpesona oleh penampakan-penampakan belaka.

Pantaslah Ibnu Atho'illah dalam kitabnya yang terkenal Al-Hikam memberikan kesimpulan, "Tiada suatu benda pun yang menghijab engkau dari Allah karena sesungguhnya yang menghalangi (pandangan) mu itu adalah prasangkamu akan adanya sesuatu di samping Allah SWT. Padahal, segala sesuatu selain Allah itu pada hakikatnya tidak ada. Yang wajib ada hanyalah Allah semata, sedangkan yang lainnya terserah pada belas kasih Allah SWT untuk diadakan atau pun ditiadakan."

Sayangnya, di sinilah justru letak kelemahan sebagian besar manusia. Kita hanya sampai sebatas duniawi, karena dunia memang penuh aneka warna yang indah-indah dan sesuai dengan selera hawa nafsu. Terus menerus pikiran kita melingkar-lingkar dan mereka-reka suatu keadaan yang lebih baik harta yang melimpah, isteri yang cantik atau suami yang tegap tampan, pangkat, dan kedudukan yang tinggi. Ke mana-mana dimuliakan dan dihormati, yang kesemuanya itu ujung-ujungnya hanya akan semakin jauh memerosokkan diri kedalam gelimang kenikmatan cinta dunia. Dan tentu saja, hijab kegelapan pun semakin pekat dan gulita, sehingga semakin lama semakin terjauhkanlah kita dari rahmat dan pertolongan Allah Azza wa Jalla.

Begitukah pada akhirnya kita akan lebih merasa tenteram kalau uang tersimpan di dompet atau di bank ketimbang dibelanjakan di jalan Allah. Hari-hari yang dijalani pun akan diliputi oleh ambisi mengejar harta, gelar, pangkat, dan jabatan, dengan serta merta dicekam kecemasan dan kegelisahan, manakala apa yang dirindukan tiada didapat atau lepas dari genggaman.

Padahal, kalau soal uang, bukanlah oleh pelacur atau perampok pun bisa didapatkan. Perkara pangkat dan kedudukan, tidakkah pimpinan gangster, raja kokain atau oleh Allah diberi kesempatan? Sekiranya demikian halnya, lantas apa bedanya kita dengan mereka? Memang, orang yang tidak pernah melatih akal pikirannya, hanya akan bisa melihat fenomena-fenomena lahira. Dan ini tidak cukup bisa untuk menikmati hidup dengan baik.

Mulailah belajar berpikir banyak merenung dan tafakur. Lihatlah kedalam diri anda lihatlah pula keadaan di sekeliling kita. Kalau melihat suatu kejadian, janganlah teperdaya oleh fenomena kejadiannya saja. Akan tetapi, renungkanlah, mengapa semua itu terjadi dan kita ditakdirkan Allah; bisa menyaksikannya, mendengar kabarnya atau bahkan mengalaminya sendiri.

Gunung meletus, banjir melanda, musibah penyakit mewabah, kapal karam di tengah lautan, genderang perang berdentam-dentam di berbagai belahan dunia, sehingga karena semua itu ratusan manusia tak berdosa menjadi korban. Pikirkan, apa hikmah di balik segala kejadian itu?

Mudah-mudahan dengan kesungguhan kita ingin mengetahuinya, Allah menolong kita memahami hikmah di balik segala kejadian, sehingga setiap kejadian bisa meningkatkan wawasan, ilmu, dan juga kedekatan kita kepada Allah SWT.

Insya Allah akan didapatkan jawaban yang lebih banyak dan lebih mengesankan, seperti berada di tengah lautan manusia. Kemudian kita bisa naik keatas, sehingga bisa melihat segalanya dengan lebih leluasa dan menemukan jalan keluar yang lebih sempurna. Kita akan bisa merasakan nikmatnya hidup ini sekiranya mempunyai kemampuan berpikir yang baik. Sungguh akan hidup ini tampak lebih menenteramkan, lebih mudah, lebih mengesankan, lebih indah.

Semua kejadian ada hikmahnya. Suatu kejadian yang jelek menurut pandangan kita, apabila kita dalami hikmahnya, insya Allah bisa kita temukan hakikat sesungguhnya,jangan tergesa-gesa untuk kecewa karena siapa tahu di balik kejadian yang mengecewakan itu ada kebaikan kemudian hari. Sebaliknya, jangan tergesa-gesa bergembira karena siapa tahu ketergesa-gesaan untuk bergembira membuat kita tidak waspada terhadap ancaman yang berada di balik kegembiraan itu. Pendek kata, jangan tergesa-gesa untuk mengambil suatu tindakan, tetapi bertindaklah sesudah kita berpikir dengan baik.***


Perempuan ( khususnya Untuk Para Lelaki ).......



Melangkah dalam satu tujuan menuju ridho illahi.



PEREMPUAN (khususnya untuk para lelaki)


Dia yang diambil dari tulang rusuk. Jika Tuhan mempersatukan dua orang yang berlawanan sifatnya, maka itu akan menjadi saling melengkapi. Dialah penolongmu yang sepadan, bukan sparing partner yang sepadan.

Ketika pertandingan dimulai, dia tidak berhadapan denganmu untuk melawanmu, tetapi dia akan berada bersamamu untuk berjaga-jaga di belakang saat engkau berada di depan atau segera mengembalikan bola ketika bola itu terlewat olehmu, dialah yang akan menutupi kekuranganmu.

Dia ada untuk melengkapi yang tak ada dalam laki-laki : perasaan, emosi, kelemahlembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan, mengurusi hal-hal sepele...�ò ³¥ hingga ketika laki-laki tidak mengerti hal-hal itu, dialah yang akan menyelesaikan bagiannya...sehingga tanpa kau sadari ketika kau menjalankan sisa hidupmu... kau menjad! i lebih kuat karena kehadirannya di sisimu.

Jika ada makhluk yang sangat bertolak belakang, kontras dengan lelaki, itulah perempuan. Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hati hanya dengan sebuah senyuman, itulah perempuan.
Ia tidak butuh argumentasi hebat dari seorang laki-laki... tetapi ia butuh jaminan rasa aman darinya karena ia ada untuk dilindungi.... tidak hanya secara fisik tetapi juga emosi.

Ia tidak tertarik kepada fakta-fakta yang akurat, bahasa yang teliti dan logis yang bisa disampaikan secara detail dari seorang laki-laki, tetapi yang ia butuhkan adalah perhatiannya... kata-kata yang lembut... ungkapan-ungkapan sayang yang sepele... namun baginya sangat berarti... membuatnya aman di dekatmu....

Batu yang keras dapat terkikis habis oleh air yang luwes, sifat laki-laki yang keras ternetralisir oleh kelembutan perempuan. Rumput yang lembut tidak mudah tu! mbang oleh badai dibandingkan dengan pohon yang besar dan rindang... seperti juga di dalam kelembutannya di situlah terletak kekuatan dan ketahanan yang membuatnya bisa bertahan dalam situasi apapun.

Ia lembut bukan untuk diinjak, rumput yang lembut akan dinaungi oleh pohon yang kokoh dan rindang. Jika lelaki berpikir tentang perasaan wanita, itu sepersekian dari hidupnya.... tetapi jika perempuan berpikir tentang perasaan lelaki, itu akan menyita seluruh hidupnya...Karena perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki- laki, karena perempuan adalah bagian dari laki-laki... apa yang menjadi bagian dari hidupnya, akan menjadi bagian dari hidupmu. Keluarganya akan menjadi keluarga barumu, keluargamu pun akan menjadi keluarganya juga. Sekalipun ia jauh dari keluarganya, namun ikatan emosi kepada keluarganya tetap ada karena ia lahir dan dibesarkan di sana.... karena mereka, ia menjadi seperti sekarang ini. Perasaannya terhadap keluarganya, akan menjadi bagian dari perasaanmu juga... karena kau dan dia adalah satu.... dia adalah dirimu yang tak ada sebelumnya. Ketika pertandingan dimulai, pastikan dia ada di bagian lapangan yang sama denganmu.

(dari teh Sejuk )�Dudung.net

myspace icons
Myspace Icons
Semangat tanpa pengetahuan sama dengan api tanpa cahaya.myspace icons
Myspace Icons

Bersabarlah.....( KarenaWanita INgin Dimengerti )


Melangkah dalam satu tujuan menuju ridho illahi.

"Semakin cinta kita terhadap sesuatu maka akan semakin memperbudak dan menyiksa diri kita. Semakin kita kaya, semakin takutlah berkurang kekayaan kita."(Aa Gym)



Karena Wanita Ingin Dimengerti


Pernah-pernik kisah kehidupan berumah tangga kadang membuat saya sedih, tapi banyak juga yang membuat saja tersenyum ketika membaca atau mendengarnya. Seperti Ibu saya. Pernah suatu ketika ayah saya sedikit marah kepada Ibu saya. Ibu saya tak mau berkomentar atau membalas dengan kemarahan serupa. Hanya saja, langsung masuk ke kamar dan menangis sejadinya. Kalau sudah begitu, ayah saya luluh juga, kemudian minta maaf karena mungkin telah berlaku kasar atau marah yang kadang hanya karena persoalan sepele saja. Untuk mereka berdua, salam cinta, semoga dirumah baik-baik saja

Ada cerita dari dosen dan juga “guru mengaji “ saya. Suatu ketika istrinya bepergian untuk urusan tertentu dan sang suaminya belum berkesempatan menemani karena alasan kesibukan. Perjalanan cukup jauh dan melelahkan. Dalam kondisi seperti itu, istrinya ingin sekali mendapatkan hiburan dari suaminya. Yah, sebuah SMS menanyakan kabarnya cukuplah. Tapi itu tidak dilakukan oleh suaminya. Dan tentu saja, istrinya bete. “Suamiku tega sekali, nggak khawatir apa dengan diriku” begitu kira-kira.

Setelah urusan selesai, pulanglah sang istri ke rumah. Mengucapkan salam lantas masuk kerumahnya. Apa yang terjadi, ternyata suaminya biasa saja. Tak mengekspresikan rasa kangennya kepada istrinya. Dan bagi istrinya, ibarat sebuah pertandingan, itu merupakan pukulan telak, kecewa..kecewa. Awalnya suaminya cuek saja. Tapi pada akhirnya dia menyadari bahwa sikapnya kurang benar. Ya, setidaknya membukakan pintu dan tersenyum sambil basa-basi menanyakan apakah perjalanannya baik-baik saja itu cukup. Tapi sayang, hal itu tak dilakukannya. Dia baru sadar ketika melihat gelagat istrinya yang lagi benar-benar BT alias butuh tatih tayang….

Ada juga kisah imajinatif yang inspiratif….tentang ayam dan bebek.

Suatu ketika sepasang pengantin baru berjalan-jalan menikmati indahnya perkampungan yang masih belum tersentuh bising dan aroma kota. Ketika mereka bercanda, tiba-tiba terdengar suara dari kejauhan “Kuek.kuek..kuek”

“Dengar sayang, ada ayam” kata istrinya

“bukan..bukan, itu suara bebek” kata suaminya.

“nggak, itu suara ayam” istrinya bersikeras.

“istriku..itu suara bebek, suara ayam itu bunyinya kukururyuuuuk, kalau bebek itu ya kuek..kuek..kuek, nah itu bebek sayang, bukan ayam “kata suaminya mencoba menjelaskan.

“Nggak, aku yakin itu suara ayam” kata istrinya

“Sayang, itu bebek, kamu ini..kamuuuuuuuu” suaminya agak kesal

seketika itu basahlah pipi istrinya, dia menangis sambil tersendu tapi tetap berkata.

“Aku yakin itu ayam, bukan bebek” masih kata istrinya.

Kemudian sang suami sadar tak mau ribut lagi dan berkata.

“Ya kamu benar sayang, itu suara ayam” kata suaminya bersamaan dengan suara dari kejauhan ..kuek..kuek..kuek..

Kadang seorang suami memang perlu bersikap demikian. Untuk sesuatu yang kecil dan sepele tak perlu terlalu diributkan. Yang terpenting adalah membangun keharmonisan rumah tangga. Pertikaian dan hancurnya rumah tangga seringkali terjadi karena kita meributkan hal-hal sepele. Maka dari itu, untuk mencegahnya kita perlu sesekali memahami isi hati seorang wanita yang kita cintai itu

Dan pada akhirnya, untuk menghormati dia, seorang wanita yang kita cintai, kita perlu bersikap bijaksana. Itu semua perlu dilakukan, seperti syair dalam lagu pop… karena wanita ingin dimengerti. Itu saja. (yon’s revolta)


Bersabarlah kepada setiap orang, tetapi lebih bersabarlah kepada dirimu sendiri. Janganlah gelisah karena ketidaksempurnaanmu, dan bangunlah selalu dengan perkasa dari suatu kejatuhan.



myspace codes
Myspace Codes: MyNiceSpace.com













Sunday, June 10, 2007

Berkirim Email Secara Menyenangkan

Melangkah dalam satu tujuan menuju ridho illahi.

"Jiwa manusia, apabila telah terputus tali-tali ikatannya, kemudian tidak diikat dengan satu peraturan yang dapat mengatur segala macam urusan kehidupannya dan memusatkan kekuatannya, maka perasaan dan pikirannya akan sama seperti biji-bijian yang bercerai berai, tertumpah berserakan. Tidak ada kebaikan sama sekali padanya, serta tidak memiliki kekuatan sedikitpun". (Muhammad Al-Ghazali)



Berkirim Email Secara Menyenangkan

Manfaat email sejak ditemukannya internet sungguh-sungguh luar biasa. Kita bisa menghemat waktu, tenaga dan uang untuk bertukar informasi dengan rekan-rekan kita di bagian belahan dunia yang tidak bisa terjamah dengan mudah.

Bahkan dengan surat elektronik ini kita bisa menggaet teman baru sebanyak-banyaknya, karena di internet kita bisa dengan mudah menemukan profile-profile baru yang kita kehendaki.

Bagi yang sudah bertahun-tahun �mengabdikan� diri menghadapi layar monitor menatap dunia maya, pasti tidak heran kalau dia sering menerima email-email, yang berguna dan yang tidak berguna. Yang tidak berguna contohnya email iklan, bom email, email virus, email fishing (pemancing) dll. Malah terkadang kita menerima email dari orang yang kita kenal secara bertubi-tubi, padahal yang bersangkutan belum tentu mengirim email itu.

Sebelum kita membicarakan tentang seluk beluk manfaat dan madlarat email dan macam-macamnya, baik kita bicara mulai dari dasar dulu, bagaimana berkirim email secara menyenangkan.

Seperti berikirim surat lewat pos, berkirim email juga punya etika. Berikut TOP TEN etiket dalam berkirim email :

1. Hindari spam, bombing.

Spamming adalah pengiriman email secara berulang-ulang dengan topik berbeda atau sama. Orang yang menerima spam ini akan jengkel, karena bisanya isinya menawarkan informasi, produk atau jasa yang sebenarnya tidak kita butuhkan. Sedang email bomb adalah pengiriman email dengan subject sama secara bertubi-tubi dengan maksud mailbox penerima cepat penuh.

Termasuk spamming adalah mengirim email terlalu sering, kecuali diminta.

Kenapa? Karena orang yang dikirimi email akan merasa jenuh. Memang kita kadang menyangka kalau orang yang kita kirimi email akan selalu merasa senang. Padahal belum tentu. Apalagi kalau isi emailnya itu-itu saja. Supaya tidak membosankan, kirimlah email lagi kalau anda sudah mendapat balasan. Tapi jangan juga terlalu lama tidak mengirim email. Teman anda bisa lupa.

2. Jangan memforward email tanpa diedit.

Seringkali kita punya berita bagus yang perlu kita teruskan/forward ke orang lain. Kalau setting si penerima masih manual, pesan yang diforward itu setiap line akan dihiasi oleh tag seperti ini: > . Usahakan tag-tag ini dibuang dulu biar email kelihatan rapi. Kalau anda orang pertama yg memforward, baru satu tag saja setiap barisnya. Tapi kalau anda yang ke 2, 3, 4 dst, maka tagnya terus bertambah. Email jadi tidak menyenangkan.

Dalam memforward ini, rule #1 juga harus digunakan yaitu, jangan terlalu sering.

3. Ganti judul email bila perlu.

Biasanya ini musti dilakukan dalam sebuah forum atau mailing list. Saking asyiknya balas-balasan, topiknya jadi bergeser. Kalau subject pembicaraan sudah bergeser, gantilah subjeknya. Tentu ini ada alasanya, selain tidak membingungkan peserta lain, pencarian/pelacakan file-file topik diskusi yang sudah lewat jadi mudah.

4. Body reply jangan dikirim semua.

Lama-lama email yang kita reply akan tertambah sizenya. Hal ini terjadi karena tiap kali kita membalas email, seluruh email yang akan kita balas kita kirimkan lagi. Untuk menghindarinya, hapuslah sebagian body email yang akan kita reply. Sisakan kalimat-kalimat yang perlu kita jawab saja.

5. Jangan tanggapi emailTBC�.

Anda mungkin pernah menerima email yang menyuruh anda untuk meneruskannya ke sejumlah orang, supaya bernasib baik. Kalau tidak diteruskan ke sekian orang, maka anda akan ketimpa sial. Email semacam ini jangan ditanggapi. Ini namanya email TBC (takhayul, bid'ah dan khurafat). Teruskan saja ke tong sampah.

6. Jaga account orang lain.

Kalau anda mereply atau berkirim email, jangan sertakan email-email yang tidak anda kenal atau anda kenal dalam heading �To� nya. Kalau itu anda lakukan, sama saja anda memaksakan anak gadis anda berkenalan dengan lelaki yang bukan muhrimnya. Akibatnya accaount email-email orang yang muncul di email orang lain, bisa tersebar luas, dibajak, dan dispam. Kalau terpaksa mengirim email ke puluhan atau ratusan orang, gunakan header BCC (blind carbon copy), supaya alamat-alamat email yg banyak itu tidak muncul di halaman muka penerima email anda.


7. Hindari Full Caps Lock / huruf besar semua.

Supaya menarik perhatian pembaca, kadang kita menggunakan huruf besar alias capital word, yang di keyboard disebut caps lock. Menggunakan huruf besar secara full, akan mendapat image, bahwa anda sedang marah dan tidak tahu etika. Tampilan email pun jadi tidak menarik kalau penulisannya menggunakan huruf besar semua. Gunakan caps bila mana PERLU saja. Kalau tidak PERLU tidak perlu DIGUNAKAN.

8. Hindari kalimat singkat dalam mereply.

Misalkan teman anda panjang lebar menulis email, bercerita tentang keindahan alam Mesopotamia . Lalu anda membalasnya dengan kalimat singkat, �oh ya?� atau �enak ya�, �benarkah� dan semacamnya. Kalau belum punya konsep, mendingan tidak usah mereply emailnya. Sebab kalimat ungkapan begitu cuma bikin gregetan dan hanya pantas diketik di chating saja.

9. Cek ulang sebelum di �send�.

Setelah email rapi ditulis, luangkan waktu untuk mengecek ulang ejaan, susunan kalimat dan kalau perlu tata bahasanya. Sebab sekali tombol �send� kita klik, tidak bisa dicancel atau dibatalkan. Semuanya langsung terkirim ke recipient dalam hitungan detik.

10. Bersabarlah menerima balasan.

Kalau sudah dikirim, sabarlah menanti balasannya. Sebab tidak semua orang punya akses yang mudah untuk berinternet ria. Tidak semua orang punya waktu luang membaca email-email anda.

Sambil menanti balasan, bagaimana kalau anda menyebar-luaskan email ini ke teman-teman anda? Barangsiapa memforward email ini maka hidupnya akan beruntung. He he he, bukan TBC lho.

M.Abdullah
emabdulah@yahoo.com
tommy_ikhsan@yahoo.com

http://istanasurgaku.blogspot.com

myspace icons
Myspace Icons



Kisah Cinta Manusia Manusia Langit

Melangkah dalam satu tujuan menuju ridho illahi.

Barangsiapa mengerjakan amal saleh, itu adalah untuk dirinya sendiri, dan barangsiapa mengerjakan kejahatan, itu akan menimpa dirinya sendiri, kemudian kepada Tuhanmulah kamu dikembalikan al-Jaatsiyah : 15




Bila Aku Jatuh Cinta

Allahu Rabbi aku minta izin
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang
Hingga membuat lalai akan adanya Engkau

Allahu Rabbi
Aku punya pinta
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu yang tak terbatas
Biar rasaku pada-Mu tetap utuh

Allahu Rabbi
Izinkanlah bila suatu saat aku jatuh cinta
Pilihkan untukku seseorang yang hatinya penuh dengan
kasih-Mu
dan membuatku semakin mengagumi-Mu

Allahu Rabbi
Bila suatu saat aku jatuh hati
Pertemukanlah kami
Berilah kami kesempatan untuk lebih mendekati cinta-Mu

Allahu Rabbi
Pintaku terakhir adalah seandainya kujatuh hati
Jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku
Anugerahkanlah aku cinta-Mu...
Cinta yang tak pernah pupus oleh waktu

Amin !


myspace codes
Myspace Codes: MyNiceSpace.com




Kisah Cinta Manusia-Manusia Langit
Author: Abu Saifulhaq Asaduddin

Cinta adalah karunia Allah. Bahkan Allah menciptakan alam semesta ini karena cintaNya. Karenanya ALAM DAN DUNIA INI ADALAH LAUTAN CINTA. Kekuatannya mampu meluluhlantahkan arogansi diri dan kerendahan materi. Maka bukan tanpa alasan seorang Saini KM menuliskan bait-bait terakhirnya dalam puisi Burung Hijau :

Saat kamu tengadah dan dengan tersipu berkata: / 'Memang, yang terbaik dari diri kita layak disatukan.' / Saya pun mabuk karena manis buah berkah, dan melihat: / Malaikat menghapus batas antara dunia dan akhirat.

Ibnu Qoyyim Al jauziyah pernah berkata tentang arti sebuah cinta : 'Tidak ada batasan cinta yang lebih jelas daripada kata cinta itu sendiri; membatasinya justru hanya akan menambah kabur dan kering maknanya. Maka batasan dan penjelasan cinta tersebut tidak bisa dilukiskan hakikatnya secara jelas, kecuali dengan kata cinta itu sendiri.'

Kenyataannya, SEJARAH ISLAM MENCATAT KISAH-KISAH CINTA MANUSIA-MANUSIA LANGIT DENGAN TINTA EMAS DALAM LEMBARAN-LEMBARAN SEJARAH PERADABAN. Sebuah sejarah yang mengartikan cinta bukanlah utopia dan angan-angan kosong belaka dalam sebuah potret realita.

  • Tak apalah meregang nyawa bagi seorang Hisyam bin �eAsh takkala mendengar seorang saudaranya merintih kehausan dalam peperangan Yarmuk, memberikan air miliknya sementara bibir bejana hampir menyentuh bibirnya.
  • Atau indahnya ungkapan yang diberikan seorang sahabat yang mencintai sahabatnya karena Rabb-Nya.
  • Atau seorang Rasul yang memanggil umatnya takkala sakaratul maut menyapa dirinya.
  • Teringat episode cantik dalam sejarah seorang wanita yang rela menukar cinta dan hatinya dengan Islam sebagai maharnya. Takkala Rumaisha binti Milhan dengan suara lantang menjawab pinangan Abu Tholhah, seorang terpandang, kaya raya, dermawan dan ksatria 'Kusaksikan kepada anda, hai Abu Tholhah, kusaksikan kepada Allah dan Rasul Nya, sesungguhnya jika engkau Islam, aku rela engkau menjadi suamiku tanpa emas dan perak. Cukuplah Islam itu menjadi mahar bagiku !' Akhirnya tinta emas sejarah mencatatnya sebagai seorang ummu Sulaim yang mendidik anaknya, Anas bin Malik dan dirinya sebagai perawi hadits Rasulullah sementara suaminya menjadi mujahid dalam sejarah Islam.
  • Melagu hati Sayyid Qutb dalam nada angan akan sebuah keinginan. Lompatan jiwanya melebihi energi yang ada. Baginya kehidupan dunia bukanlah segalanya. Ia belokkan gelora yang ada hanya pada pencipta-Nya yang dengannya syahid menjadi pilihan hidupnya. Tiada mengapa tanpa wanita.
  • Gejolak gelora percintaan Rabiah dengan Rabbnya mengajarkan keikhlasan akan sebuah arti penghambaan. Tak sanggup rasanya mengikutinya yang mengharap Ridho-Nya sekalipun neraka menjadi pilihan akhir tempat tinggalnya.
  • Lain pula kisah sang Kekasih Allah, Nabiyullah Ibrahim �eAlaihissalam. Sebuah kisah yang menggoreskan samudra hikmah kehidupan bagi manusia yang mengedepankan ketundukan dan kepasrahan yang terbalut cinta daripada darah daging sendiri untuk menjadi persembahan.

Adakah CINTA YANG MASIH ADA DI HATI KITA MENYAMAI ATAU BAHKAN MELEBIHI CINTA MEREKA TERHADAP APA YANG MEREKA CINTAI? Jika tidak, lantas APA YANG MEMBUAT KITA MEMBUSUNGKAN DADA DAN MENGKLAIM SEBAGAI PECINTA SEJATI HANYA LANTARAN BUNGA-BUNGA KATA TANPA MAKNA REALITA YANG KITA LONTARKAN?

Diri KITA SERINGKALI MENCARI PEMBENARAN (APOLOGI) ATAS KETIDAKMAMPUAN DAN KETIDAKBERDAYAAN DALAM MENGAKUI SEGALA KELEMAHAN YANG KITA MILIKI. Jika cinta yang mereka hadirkan dapat begitu mempesona bukan hanya karena mereka para sahabat dan shabiyah atau para Nabi dan Rasul. Perlu diingat, mereka juga adalah manusia yang mempunyai keinginan dan kecenderungan sebagaimana manusia biasa. Artinya kecintaan mereka dapat kita duplikasikan pada diri kita.

Lihatlah bagaimana SEJARAH MENCATAT KEMBALI ARTI SEBUAH CINTA ANAK MANUSIA DALAM AKHIR HAYATNYA, sebuah cinta yang dihadirkan oleh mujaddid akhir zaman, Hasan Al Banna yang mendahulukan iparnya Abdul Karim Mansur untuk diberi pertolongan justru pada saat tujuh peluru masih bersarang ditubuhnya...

Ibnu Taimiyah berkata, 'MENCINTAI APA YANG DICINTAI KEKASIH ADALAH KESEMPURNAAN DARI CINTA PADA KEKASIH.' Teori ini bukanlah teori belaka. Teori ini merupakan SEBUAH KONSEKUENSI LOGIS DARI SEBUAH CINTA. Segala daya dan upaya �ekan menjadi tak berharga jika ia dapat menjadi serupa. Hal ini berlaku kebalikannya. MEMBENCI APA SAJA YANG DIBENCI KEKASIH ADALAH KESEMPURNAAN DARI CINTA PADA KEKASIH. Amboi, indahnya jika semua itu dilandasi atas kecintaan kepada Rabb-Nya. Dan menundukkan kecintaan lainnya karena ia hanyalah kenikmatan sesaat.

Sesungguhnya siapakah kita ini kekasihku? / Hanya setitik debu melekat di bintang mati. / Menggeliat sejenak karena embun dan matahari: / Hanya sedetik dalam hitungan tahun cahaya. (Saini KM)

Jika saja Sapardi mengungkapkan kekuatan keinginan cintanya dengan bait-baitnya : Aku ingin, / Aku ingin mencintaimu dengan sederhana / dengan kata yang tak sempat diucapkan / kayu kepada api yang menjadikannya abu / Aku ingin mencintaimu dengan sederhana / dengan isyarat yang tak sempat disampaikan / awan kepada hujan yang menjadikannya tiada (Sapardi Dj. D), maka ISLAM MENGAJARKAN INDAHNYA CINTA DALAM UNTAIAN DO'A :

' Ya Alloh, Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu. Telah berjumpa dalam taat pada-Mu. Telah bersatu dalam da'wah pada-Mu. Telah terpadu dalam membela syari'at-Mu. Kokohkanlah, Ya Allah ikatannya, kekalkan cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan cahaya-Mu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal pada-Mu. Nyalakanlah hati kami dengan ma'rifat kepada-Mu. Matikanlah ia dalam syahid di jalan-Mu. Sesungguhnya Engkaulah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong...'

*IKATLAH ILMU DENGAN MENULISKANNYA*
Al-Hubb Fillah wa Lillah,

Abu Aufa


myspace codes
Myspace Codes: MyNiceSpace.com



Dudung.net









































test 10 juni 07

Melangkah dalam satu tujuan menuju ridho illahi.

myspace icons
Myspace Icons

Ketika Setan Jadi Pahlawan

Melangkah dalam satu tujuan menuju ridho illahi.

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya, Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (al-Baqarah: 286)



Ketika Setan Jadi Pahlawan
Ketika guru itu hampir frustrasi karena sekolah budi pekerti yang dibukanya ternyata tak membuat seorang pun berminat untuk menjadi muridnya, suatu hari datanglah setan mendaftarkan diri.
Tentu saja guru itu terkejut! Apa yang sesungguhnya terjadi sehingga setan yang satu ini datang dan ingin berguru budi pekerti kepadanya? Bukankah setan adalah makhluk jahat yang menghembuskan kejahatan ke dalam diri manusia sehingga ia tidak lagi punya budi pekerti? Guru itu merasa gugup dan takut, terlebih ketika setan itu memaksa agar ia diterima sebagai muridnya. Tapi di tengah ketakutannya, guru tersebut masih sempat bertanya tentang alasan mengapa setan yang satu itu ingin belajar budi pekerti.

Teriakan Antiperang dari Tubuh Tony Broer
Tubuh-tubuh merangkai membentuk lingkaran. Dalam posisi tidur, kepala dan sebagian besar wajahnya dibalut kain. Cahaya lampu melingkari tepat sebesar lingkaran tubuh. Tak ada kata atau desah napas sedikit pun, semuanya terbujur kaku. Lewat tayangan foto-foto slide dan film dokumenter perang di layar putih, tubuh-tubuh korban perang tampak bergelimpangan di mana-mana. Besamaan dengan itu ilustrasi musik memperkuat dan mengantarkan aroma kegetiran, kehancuran, dan kematian. Tubuh-tubuh itu lahir, tubuh-tubuh itu bangkit, tubuh-tubuh itu mengerang, menggeliat penuh kewaspadaan dan protes.



Perempuan Kedua
Cerpen LABIBAH ZAIN

Perempuan berumah di ujung gang itu benar-benar membuat sekujur tubuhku tegang. Cara bicaranya yang lembut, membuat aku kalang kabut. Sungguh aku tak mengira akan jatuh cinta macam anak-anak SMA.

Aku bertemu perempuan itu, ketika menghindari tabrakan dengan ojek. Motor yang aku kendarai dengan memboncengkan Dina, anak perempuanku itu, terjerembab di salah satu got, dekat rumahnya. Tangis anakku yang meraung-raung, membuat perempuan itu datang menawarkan bantuan. Gini, nama perempuan itu. Dia menggandeng Dina ke rumahnya dengan kasih sayang seorang ibu.

Aroma sabun wangi badan Gini tercium tanpa sengaja olehku, ketika dia memberikan secangkir air putih.

Sejak pertemuan itu, hidupku tak tenang. Aku mulai membanding-bandingkan keadaan perempuan itu dengan Gami, istriku. Seandainya istriku bisa serapi Gini, pastilah aku tambah betah di rumah. Seandainya perut istri serata Gini, pastilah aku tak harus mencari-cari foto-foto wanita setengah telanjang di tabloid jalanan hanya untuk meningkatkan gairahku di kasur. Tetapi, semua membuatku frustrasi. Begitu membuka mata, yang kulihat hanyalah tubuh Gami yang mulai berlemak di sana-sini.

Otakku mulai berputar-putar tak karuan. Bagaimana cara agar aku bisa mengunjungi Gini tanpa ada yang curiga. Sungguh! Dua hari tak bertemu Gini, membuatku seperti orang gila. Mulailah kuatur rencana demi rencana untuk bisa menemuinya.

**

Kucukur habis bulu-bulu yang ada diwajahku. Kusemprotkan minyak wangi di tubuhku. Ah, ternyata aku masih ganteng juga. Kutatap wajahku di cermin. Tak kalahlah dengan Doni Damara, pikirku. Melihat penampilanku, istriku bertanya-tanya. Katanya, aku seperti orang yang sedang puber kedua. Aku bilang saja, semuanya kulakukan karena aku harus foto buat kartu identitas di kantorku besok pagi. Istriku pun tampak paham.

Aku tidak bohong. Memang besok paginya ada acara foto-foto untuk melengkapi kartu identitas perusahaan. Hanya saja, sepulang dari kantor, aku mengajak Dina untuk mengunjungi Gini.

Gini dan dua anaknya, Tono dan Tini menyambut kedatangan kami dengan gembira. Dina langsung bermain sepeda dengan mereka. Aku pun duduk berdua dengan Gini di ruang tamu. Dari percakapan sore itu, aku tahu kalau Gini seorang pengajar bahasa Inggris di salah satu lembaga bahasa. Satu ide melintas. Saat itu, aku meminta Gini untuk memberikan kursus bahasa Inggris buat Dina, karena Dina berumur 4 tahun. Sudah saatnya belajar bahasa Inggris. Gini setuju untuk memberi kursus Dina setiap hari Senin dan Rabu. Ketika pulang ke rumah dan kurundingkan dengan Gami tentang kursus itu, dia tak keberatan sedikit pun.

Sejak itu, hari Senin dan Rabu merupakan hari yang sangat kutunggu-tunggu. Kursus hanya berlangsung selama satu jam saja, tetapi Dina selalu meminta untuk tinggal di rumah Gini agak lama, karena dia ingin bermain bersama Tini dan Tono. Jadilah aku punya alasan untuk ngobrol panjang lebar dengan Gini.

Berbicara dengan Gini, aku serasa menemukan masa mudaku lagi. Ternyata Gini suka puisi. Lantaran bicara puisi-puisi Gibran, kami menjadi semakin akrab dan terbuka.

Gini juga bercerita tentang seorang duda, yang menjadi direktur lembaga bahasa tempat ia bekerja itu, beberapa kali memintanya untuk menjadi istrinya. Bagi Gini, penampilan duda itu tak menarik. Dia lebih suka lelaki yang suka menghadiahinya puisi, seperti almarhum suaminya.

Tahu akan hal itu, aku pun getol menghadiahi satu puisi buat Gini setiap pagi. Puisi itu aku serahkan sebelum aku pergi ke kantor. Sepulang kerja, aku pun sering mampir ke rumahnya hanya untuk mencekoki Gini dengan kata-kata yang menghiba-hiba tentang penderitaanku sejak menikahi Gami.

"Jangankan merawat anak dan suami, merawat diri pun dia tak mampu. Daster kumalnya menjadi pemandanganku sehari-hari. Makanan hambar alakadarnya menjadi menuku sehari-hari. Tempat tidur bau ompol anak, menjadi alas tidurku sepanjang malam. Dengkuran istriku menjadi musik pengantar tidurku. Secangkir teh atau kopi sepulang kerja hanyalah impian. Aku sangat menderita!"

Gini memandangku dengan muka murung. Sepertinya aku sudah berhasil menarik simpatinya dengan rahasia-rahasia rumah tanggaku.

''Seandainya istriku itu adalah kamu, Gini…… ''

Pipi Gini merona. Matanya berkejapan. Aku merasa terbang ke langit ketujuh. Seperti berdendang, kata-kata itu terus ku ulang-ulang.

Lama-kelamaan, aku punya keyakinan, kalau Gini juga menaruh perhatian terhadapku. Oleh karenanya, dengan mengumpulkan segala keberanian, aku menyatakan cinta di beranda rumahnya! Gini tersentak. Tetapi di wajahnya, aku melihat kebahagiaan yang menggelegak.

Dia berkata, "Mas ‘kan sudah punya istri...."

"Tapi kau kan tahu kalau aku menderita?"

"Selesaikan baik-baik hubungan Mas dengan Isteri. Kalau memang Mas tak bahagia, Mas harus menceraikannya secara baik-baik atau minta izin kepadanya untuk menikahiku."

Aku bersorak. Masalah dengan istriku? Gampanglah diatur.

Dengan hati berbunga-bunga, aku pulang ke rumah. Begitu malam tiba, kutidurkan Dina sebelum jamnya. Setelah itu, aku mulai mencumbui Gami seperti layaknya pengantin baru. Usai bercinta, kubuatkan istriku mi goreng instant. Sepiring berdua kami makan bersama. Selama dua minggu kami tampak mesra. Gami menatap curiga tetapi dia tampak bahagia.

Pada minggu ketiga, mulailah aku bercerita tentang banyaknya orang-orang yang perlu disantuni. Anak yatim dan janda yang terlunta-lunta. Gami yang mudah tersentuh sangat terharu, tetapi menjadi pilu ketika aku mulai mengemukakan pintu surga bagi istri yang merelakan suaminya menikahi janda miskin.

Dari tatapan matanya, aku tahu hatinya teriris. Tapi tekatku tak terkikis. Kupeluk dia. Di telinganya, kubisikan betapa aku mencintai dia dan berjanji semuanya takkan berubah. Istriku menatapku. Dia bilang, dia ingin bertemu Gini. Aku pun setuju. Kucium keningnya. Kuusap-usap rambutnya sampai dengkurnya terdengar. Malam itu, dia terlelap di pelukanku.

**

Akhirnya di rumahku, kedua perempuan itu bertemu. Dari jendela rumahku, aku bisa melihat kalau istriku tampak tegang dan Gini tampak salah tingkah. Tetapi, beberapa saat kemudian mereka bersalaman, mulai bicara dan akhirnya tertawa-tawa. Sejak itu, keduanya memang tambah akrab. Aku lega. Hajadku ada di depan mata!

**

Pagi ini, ketika aku hendak menyelipkan satu puisi di rumah Gini, aku mendapati rumah Gini lengang. Suara keributan anak-anak Gini karena hendak bersiap-siap berangkat ke sekolah, tak kudengar.

Kuketuk rumahnya berkali-kali. Tak ada yang menjawab. Aku semakin keras mengetuk pintunya. Sepi!

Kugedor dan kugedor lagi pintunya. Kali ini, Ibu Karto, tetangga sebelah rumahnya, muncul dan mengabarkan bahwa Gini dan anak-anaknya pulang ke kampung halaman untuk mempersiapkan pernikahannya dengan direkturnya!

Gini, perempuan ranum yang hendak kujadikan istri keduaku, hendak menikah tanpa memberitahuku sama sekali.

Kurasakan perasaan tersinggung mulai menggelegak di dadaku! Dalam keadaan limbung, aku ingat istriku. Perempuan setia yang selalu menerimaku apa adanya. Boleh jadi tubuhnya menjadi tak terawat, karena waktunya habis buat mengurus rumah tangga dan uang belanja yang kuberikan dihabiskannya buat urusan keluarga daripada untuk dirinya sendiri. Tiba-tiba, aku ingin memeluk istriku dan meneriakkan betapa tak ada perempuan lain yang lebih aku butuhkan di dalam hidupku selain dirinya.

Sepeda motor pun kukebut dengan kecepatan tak kira-kira. Sampai di rumah, kembali aku terpana. Kudapati rumahku tak berpenghuni. Kuperiksa pot tanaman, tempat Gami biasa menyimpan kunci kalau dia harus pergi. Di situ kutemukan kunci rumahku dan sepucuk surat.

Mas Poly,

Merangkai kata, aku memang tak pandai tetapi semoga yang akan kusampaikan ini bisa kau mengerti.

Beberapa bulan yang lalu, ada seorang pria yang perhatiannya membuatku berbunga-bunga.

Tetapi kemudian aku sadar bahwa cinta itu seperti tanaman. Dia bisa mati kalau kita tak merawatnya. Nah! Cinta yang kita bina sudah layu! Hampir mati! Kalau aku mencoba merawat tanaman lain, bagaimana mungkin aku bisa yakin kalau dua-duanya tak mati? Sedang merawat satu tanaman saja, aku tak bisa?

Oleh karenanya, aku memutuskan untuk merawat cinta kita dan mematikan cinta-cinta yang lain. Bagiku keluarga berada di atas segala-galanya.

Tetapi, takdir bicara lain. Mas memilih hendak membawa tanaman lain dengan cara menikah lagi. Bagiku, dua orang istri terlalu banyak dalam satu pernikahan dan susah bagiku untuk berbagi perasaan. Daripada aku tertekan, akhirnya kuputuskan untuk melayangkan gugatan cerai ke pengadilan agama. Dengan demikian, kita bisa berbahagia dengan merawat satu cinta di keluarga masing-masing. Mas menikah dengan Gini. Aku pun akan bahagia karena Mas Mono, tetangga kita yang pernah memberikan perhatiannya kepadaku itu, berjanji akan menikahiku begitu selesai masa idahku.

Salam Gami

Aku merasa tubuhku dipukul-pukul dengan martil hingga lenyap terkubur rencana-rencanaku sendiri. Kupandangi rumah Mono. Tiba-tiba, aku ingin membunuh perjaka tua itu!***

Januari, 2007


Tan Boen Kim dan Tragedi Sang Pelacur

Cerita Fientje de Feniks yang ditulis oleh Tan Boen Kim memang fenomenal dan menginspirasi banyak penulis. Salah satunya adalah Pramoedya Ananta Toer. Ia mengadaptasi kisah nyata kematian pelacur Indo kelas atas yang legendaris ini ke dalam alur cerita Rumah Kaca (1988).
Dalam novel terakhir dari tetralogi Pulau Buru itu, nama Fientje de Feniks diubah menjadi Rientje de Roo.

Jumat, 17 Mei 1912. Batavia gempar. Sesosok mayat wanita muda ditemukan membusuk di Pintu Air Kali Baru.

Tubuh si mayat berada di dalam karung beras yang mengambang. Kedua tangannya terikat. Melihat keadaannya, tidak diragukan lagi bahwa wanita muda yang telah menjadi mayat itu adalah korban pembunuhan.

Pada bulan-bulan berikutnya, diketahui bahwa mayat itu bernama Fientje de Feniks. Seorang wanita Indo berumur sekitar dua puluh tahun yang berprofesi sebagai "nona goela-goela" alias pelacur. Ia tercatat sebagai anggota dari "roemah plesiran" yang dikelola oleh mantan pelacur kelas atas bernama Jeanne Oort.

Setelah dilakukan penyelidikan oleh polisi, pembunuhnya diketahui adalah seorang pria Belanda. Namanya Willem Frederik Gemser Brinkman. Pria ini dikenal sebagai seorang hartawan yang berstatus sebagai pegawai Gouvernement Bedrijven. Ia adalah pelanggan sang pelacur.

Brinkman membunuh Fientje karena cemburu. Asal mula permasalahannya muncul, ketika ia menggundik wanita itu dan menyuruhnya untuk tidak melacurkan diri lagi. Namun, Fientje tetap melakukan profesinya. Brinkman lalu memergoki nyai-nya bersama pria lain. Ia menjadi panas hati dan pembunuhan yang terencana pun terjadi.

Kasus ini kemudian dibawa ke Raad van Justitie. Proses peradilannya memakan waktu dua tahun. Brinkman dan puluhan saksi dihadirkan dalam persidangan. Sang tersangka dibela oleh pengacara terkenal Mr. Hoorweg. Dengan didampingi pembela yang piawai, Brinkman dinyatakan tidak bersalah.

Kasus yang menggemparkan ini terus menjadi pembicaraan masyarakat Batavia. Koran-koran terus memuatnya sebagai berita utama. Raad van Justitie pun mencatat proses persidangannya secara cermat dan teliti. Dengan data yang berlimpah, tak heran apabila kematian Fientje de Feniks ini menjadi satu di antara banyak kejadian nyata yang dibukukan sebagai novel pada dekade awal abad ke-20.

Memang, sastra Melayu-Rendah mulai membangun tradisi sejak munculnya Hikayat Nyai Dasima pada 1896. Kejadian nyata yang sensasional sering diangkat menjadi tema cerita dalam novel.

Umumnya, kejadian nyata itu berupa kasus-kasus pembunuhan. Hal ini berlangsung setidaknya hingga 1930-an. Tak aneh apabila novel-novel pada masa itu lazim mengidentifikasikan diri sebagai "satoe tjerita jang betoel soeda terdjadi".

Pembunuhan Fienjte de Feniks yang sensasional itu dibukukan menjadi novel berjudul Nona Fientje de Feniks, atawa djadi korban dari tjemboeroean. Edisi pertama novel ini diterbitkan tahun 1915. Penulisnya adalah seorang Tionghoa peranakan bernama Tan Boen Kim (TBK).

Di dalam buku Literature in Malay by the Chinese of Indonesia: a Provisional Annotated Bibliography (1981), Claudine Salmon mengatakan bahwa TBK dilahirkan pada 1887. Tidak diketahui apakah TBK mendapat pendidikan formal atau tidak. Namun yang pasti, ia adalah seorang jurnalis yang berpengalaman.

Pria ini pernah menjadi direktur harian Tionghoa peranakan Thjioen Thjioe di Surabaya 1916. Setahun kemudian, ia bekerja sebagai editor mingguan Ien Po di Batavia. Tahun 1926, TBK hijrah ke Palembang selama beberapa bulan dan bekerja untuk mingguan Kiao Po.

Tulisan-tulisan TBK terkenal sangat tajam dan kritis. Ia sering keluar masuk penjara karena buah penanya. Tak jarang, ia dianiaya oleh orang-orang yang tidak meyukai tulisan-tulisannya. Oleh karena itu, TBK menjadi terkenal sebagai orang yang kenjang dibatjok dan keloear masoek pendjara.

Nona Fientje de Feniks adalah novel TBK yang paling sukses. Karyanya ini adalah perpaduan antara keakuratan data dan kelincahan bercerita. Kesuksesan novel tersebut telah membuat TBK menulis kelanjutan ceritanya: Njai Aisah atawa djadi korban dari rasia dan G. Brinkman atawa djadi korban perboeatannja. Kedua novel ini juga diterbitkan pada 1915.

Seperti halnya novel pertama, kedua sekuel ini pun diangkat dari kisah nyata yang merupakan kelanjutan kasus Fientje de Feniks. Ceritanya seputar kisah hidup Brinkman yang menjadi buronan polisi setelah dinyatakan tidak bersalah atas tuduhan pembunuhan Fientje.

Setelah sekian lama menjadi pelarian karena melakukan perampokan-perampokan dan pembunuhan terhadap Aisah, istri dari salah satu anggota komplotannya, Brinkman akhirnya tertangkap dan diadili. Ia divonis hukuman mati. Di ujung cerita, ia dikisahkan melakukan bunuh diri di penjara. Kematian Brinkman mengakhiri cerita berantai Fientje de Feniks.

Kedua novel lanjutan ini juga terbilang sukses. Dengan latar belakang kesuksesan itu, pada 1916 TBK menggabungkan trilogi Fientje de Feniks-nya ke dalam satu buku. Akan tetapi, ceritanya tidaklah lagi berbentuk prosa melainkan dalam bentuk syair. Buku itu berjudul Sair Nona Fientje de Feniks dan sekalian ia poenja korban jang bener terdjadi di Betawi antara taon 1912-1915.

Cerita Fientje de Feniks yang ditulis oleh TBK memang fenomenal dan menginspirasi banyak penulis. Salah satunya adalah Pramoedya Ananta Toer. Ia mengadaptasi kisah nyata kematian pelacur Indo kelas atas yang legendaris ini ke dalam alur cerita Rumah Kaca (1988).

Dalam novel terakhir dari tetralogi Pulau Buru itu, nama Fientje de Feniks diubah menjadi Rientje de Roo. Wanita ini juga dikisahkan menjadi seorang pelacur yang dibunuh. Bedanya, Pram mengisahkan Rientje de Roo memiliki seorang pelanggan bernama Jacques Pangemanann yang menjadi tokoh utama cerita.

Ketika Rientje dipanggil untuk "dipakai", Pangemanann mendengar kabar bahwa bahwa sang pelacur telah mati. Tidak diceritakan siapa pembunuhnya dan bagaimana kelanjutan kasusnya. Cerita Rientje hanya dipaparkan sebatas hubungannya dengan tokoh utama. Akan tetapi, kisah kematian yang diselipkan ini turut membangun cerita utama Rumah Kaca secara keseluruhan.

Selain Pram, penulis lain yang tampaknya terinspirasi oleh karya TBK ini adalah seorang pria berkebangsaan Belanda bernama Peter van Zonneveld. Ia menulis buku De Moord op Fientje de Feniks (Pembunuhan Fientje de Feniks) yang diterbitkan pada 1992.

Kesuksesan trilogi Fientje de Feniks dan buku syairnya ternyata tidak berbanding lurus dengan kehidupan sang penulis. TBK menjalani tahun-tahun terakhir kehidupannya dalam kemelaratan. Ia diketahui tinggal menumpang dalam sepetak ruangan Jinde Yuan, salah satu kelenteng tertua di Jakarta hingga akhir hayatnya. Sungguh sangat ironis.

Untungnya, satu perhargaan tak terhingga diberikan kepada TBK oleh Leo Suryadinata. Sinolog terkemuka ini mengabadikan riwayat hidup TBK di dalam bukunya Prominent Indonesian Chinese: Biographical Sketches (1995).

Lewat buku yang berisi biografi orang-orang Tionghoa peranakan terkemuka ini, Leo menyatakan bahwa TBK adalah seorang Tionghoa peranakan yang unggul di bidangnya. Penilaian ini bukan tanpa alasan.

Kesuksesan menulis trilogi Fientje de Feniks menjadi salah satu pertimbangannya. Selain itu, produktivitas TBK dalam menulis juga menjadi nilai tambah. Ia tercatat telah menghasilkan lebih dari 20 karya selama periode 1912-1933. Umumnya, karyanya berupa novel yang diangkat dari kisah nyata.

TBK memang telah meninggal pada 1959. Namun, kisah tentang tragedi sang pelacurnya tetap hidup dan menginspirasi banyak orang.*** Pikira Rakyat.9 juni 07

IRAWAN SANTOSO S.B.
Penulis, tinggal di Bandung


myspace icons
Myspace Icons





ilmu adalah investasi tiada henti